
Kenzo merasa sangat bahagia mendengar Kalau tuan Thomson merestui hubungan mereka berdua. Ia berniat meminta kepada nyonya Kanada untuk langsung melamar Claudia secepat mungkin. Claudia seolah tidak percaya begitu saja, apa yang diucapkan oleh ayahnya.
"Apa Ayah memang serius merestui hubungan Claudia dengan mas Kenzo tanya Claudia Aulia Thomson kepada Tuan Thomson.
"Tidak ada alasan ayah untuk tidak merestui hubungan kalian, jika kalian memang benar-benar saling mencintai." sahut Tuan Thomson sambil mengembangkan senyumnya menatap Putri kesayangannya itu.
Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 malam kini Kenzo harus segera berpamitan kepada tuan Thomson dan juga Claudia. "Maaf Ayah Kenzo harus segera kembali ke rumah, karena ini sudah malam." ucap Kenzo sambil melihat jarum jam yang ada di pergelangan tangannya.
"Kau hati-hati di jalan, jangan ngebut. Jika kau ngebut itu dapat membahayakan orang lain dan juga dirimu sendiri." ucap Tuan Thomson mengingatkan Kenzo agar lebih berhati-hati dalam mengendarai mobilnya.
"Terima kasih Ayah. Ayah sudah mengingatkanku."ucapnya sambil melambaikan tangannya masuk ke dalam mobil miliknya.
Claudia menatap kepergian Kenzo, hingga bayangan mobil Kenzo pun hilang dari pandangannya. Tuan Thomson meninggalkan Claudia di sana. Sontak Claudia langsung memanggil ayahnya."Apa Ayah yakin benar-benar merestui Claudia? kembali Claudia bertanya kepada tuan Thomson.
"Iya sayang, kamu tenang saja. Ayah bahagia jika kamu bahagia." sahut Tuan Thomson
Sementara di tempat lain, tepatnya di apartemen mewah milik Cleo, terlihat Mischa dan Cleo sedang membereskan barang-barang milik Cleo. kita akan segera berangkat ke Medan 2 hari lagi. Kamu tidak apa-apa kan? tanya Cleo penuh selidik kepada Mischa.
Tentu aku tidak apa-apa, yang penting bagiku Aku dapat bekerja dengan nyaman dan baik Agar aku bisa mengecil hutang-hutangku kepada Pak Cleo." ucap Mischa sambil mengembangkan senyumnya. Cleo menganggukkan kepalanya, lalu mendudukkan bokongnya di sofa yang berada di ruang tamu, ingin menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta.
__ADS_1
Mischa yang mengetahui kalau saat ini Cleo Pasti sangat lelah. ia pun memberikan Air minum hangat untuk Leo berharap rasa lelah Cleo saat ini agak berkurang setelah ia memberikan air mineral hangat untuknya.
"Sebelum kita berangkat ke Medan. Lebih baik kau bersiap Sekarang kita pergi ke suatu tempat.
"Kemana?
"Nanti juga kamu akan mengetahuinya." sahut Cleo sambil beranjak dari tempat duduknya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai melakukan ritual Mandinya Cleo keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di pinggangnya. Membuat dada bidang dan tubuh sixpack milik Cleo terekspos jelas di mata Mischa. Mischa langsung memalingkan wajahnya, ia tidak kuat memandang tubuh sixpack yang dapat membuat dirinya terpesona akan ketampanan yang dimiliki oleh Cleo.
"Tidak ada orang di sana, orangnya ada di sini." ucap Cleo berniat untuk menjahili Mischa. "Cepat pakai pakaianmu, jangan seperti itu." ujar Mischa sambil terus menghadap ke tembok. Cleo tertawa cengengesan lalu masuk ke dalam kamar untuk menggunakan pakaian santai yang hendak iya gunakan saat pergi ke suatu tempat bersama Mischa.
Mischa kembali menghampiri Cleo yang duduk di sofa. Ketika Mischa keluar dengan menggunakan kaos berwarna putih sedikit ketat, dan celana jeans biru yang melekat di pinggangnya, rambutnya diikat ekor kuda dipadukan dengan sepatu sport putih yang biasa ia gunakan kemana-mana. Wajahnya dipoles bedak tipis dan bibirnya dipoles dengan lip gloss yang tipis, membuat aura kecantikan Mischa semakin terpancar.
Cleo yang menatap Mischa keluar dari Kamar terpesona melihat kecantikan yang begitu Natural. Cleo sampai tidak berkedip melihat penampilan Mischa yang begitu mempesona.
"Ayo kita pergi sekarang."ucap Mischa tetapi Cleo tak kunjung menjawab netranya sama sekali tidak berkedip menata penampilan mischa yang begitu berbeda menurutnya.
Hingga Mischa melambaikan telapak tangannya, kehadapan Cleo membuat Cleo pun tiba-tiba tersadar akan lamunannya.
__ADS_1
"Mas Cleo kenapa?
"kok malah bengong?
"Jadi pergi tidak?
"Eh maaf, saya salah fokus." ucap Cleo sedikit gelegapan ketika dirinya kepergok Miska menatap Mischa karena merasa takjub menatap kecantikan Mischa yang begitu alami.
"Jadi dong, Ayo kita pergi." ucap Cleo sambil menarik tangan Mischa keluar dari apartemen miliknya. Mereka masuk ke dalam lift menuju lantai dasar apartemen. "Kau tunggu saja di lobby, aku akan mengambil mobil dari parkiran." ujar Cleo sambil mengembangkan senyumnya menatap penampilan Mischa yang begitu mempesona.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA, LIKE COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓🙏🙏
sambil menunggu karya ini up kembali. mampir ke karya teman emak
__ADS_1