MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 37. KEDATANGAN NYONYA RIANA _MBMM


__ADS_3

Beberapa hari kemudian kini Claudia sudah semakin menyadari begitu besar cinta dan kasih sayang Kenzo terhadapnya. Ia pun sudah memantapkan diri untuk menerima cinta Kenzo kembali. lelaki yang pernah ada di masa lalunya.


Terlihat pagi itu Claudia ingin segera berangkat ke kantor. Ia berpamitan kepada Tuan Thomson. Ketika Claudia keluar dari rumah sederhana yang mereka tempati, terlihat Tuan Thomson menghantarkan putrinya sampai gerbang rumah.


Claudia memberi salam kepada Tuan Thomson sebelum dirinya berlalu dari sana. Tanpa mereka sadari sebuah mobil mewah yang terparkir di seberang jalan, menatap Claudia dengan Tuan Thomson secara bergantian.


Ketika Claudia sudah berlalu meninggalkan Tuan Thomson sendiri di rumah sederhana yang mereka tempati. Nyonya Riana memutar balik mobil miliknya. lalu menghentikan mobilnya tepat di depan rumah sederhana yang selama ini ditempati oleh Claudia dan Tuan Thomson.


Ketika Nyonya Riana sudah berada di depan gerbang itu. Tuhan Thomson yang sedang sibuk menyiram tanaman sayuran dan juga bunga yang ada di pekarangan rumahnya. Nyonya Riana menghampiri dirinya.


"Thomson????


Tuan Thomson membelikan tubuhnya karena merasa namanya dipanggil dari pintu gerbang. Tuan Thomson melihat aras suara yang memanggil dirinya. "Riana!" gumamnya tetapi ia seolah tidak percaya apa yang ia lihat.

__ADS_1


Tuan Thomson menghentikan aktivitasnya sejenak. "Ia menatap Nyonya Riana. Nyonya Riana memberanikan diri mendekatkan dirinya menghampiri Tuan Thomson.


"Apa kabar Mas Thomson?


"Ngapain lagi kamu datang ke sini? lebih baik kamu segera pergi dari sini. Aku tidak ingin melihat wajahmu lagi.


"Mas, aku minta maaf atas apa yang aku lakukan terhadap Mas dan Putri kita." ucap Nyonya Riana sembari langsung bersujud di kaki Tuan Thomson. "lebih baik anda berdiri Nyonya Riana yang terhormat. Anda tidak pantas seperti itu, dihadapan orang miskin seperti saya.


"Saya tidak pernah peduli terhadap kamu karena air mata saya sudah kering hanya untuk menangisi kepergianmu menatap Putriku yang kecil kamu tinggalkan. Sekarang putriku Sudah tumbuh besar dan dapat merawat aku. Untuk apa kau datang ke sini lagi? Apa kau ingin menertawakanku?


Nyawaku pun akan kuberikan kepadanya. asalkan dia bahagia. Kau begitu tega meninggalkan seorang anak kecil. Hanya untuk mengejar lelaki yang kaya raya karena kamu tidak ingin hidup miskin denganku. Tapi aku sekarang sudah merasa kaya raya. aku bisa menyekolahkan Putriku tanpa bantuan kamu sedikitpun,


Sepertinya nyonya Riana saat ini tujuannya gagal total. "Mas biarkan aku menjelaskannya terlebih dahulu.

__ADS_1


"Tidak perlu kamu menjelaskannya kepadaku. karena itu tidak ada artinya bagiku saat ini. aku sudah sangat bahagia hidup bersama Putriku yang sangat menyayangiku dengan tulus. Walaupun kondisiku saat ini pincang.


"Apa yang terjadi sama kamu sehingga kamu pincang seperti itu? Tuhan Thomson tersenyum sinis menatap Nyonya Riana dengan tatapan penuh kebencian. "Tidak perlu sok perhatian sekarang kepadaku. Mau bagaimanapun aku itu bukan urusan kamu lagi. Karena bagiku wanita yang meninggalkan suaminya pergi bersama lelaki lain, itu aku anggap sudah sampah.


Mampu menjual harga dirinya hanya karena uang. sungguh miris wanita yang mampu melakukan hal itu."Mas Tolong dengarkan penjelasan Riana baru malas mengambil keputusan.


"Keputusan apalagi? semuanya sudah jelas lebih baik kamu benahi diri kamu sendiri. daripada membuat drama yang tak penting di sini. "Ini bukan drama Mas. kalau bukan drama Terus apa namanya?


Tuhan Thomson mendudukkan bokongnya di atas kursi rotan yang ada di teras rumahnya. Nyonya Riana terus mengikuti Tuan Thomson hingga Tuan Thomson pun mempersilahkan Nyonya Riana duduk di kursi sebelahnya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


"


__ADS_2