
Mischa mengolah bahan makanan yang ada di dalam kulkas untuk sarapan pagi, pagi itu. "Syukurlah aku sempat membeli bahan makanan yang dapat diolah untuk sarapan pagi."gumam Mischa dalam hati sambil terus berkutat mengolah makanan itu di dapur.
Saat Mischa sedang sibuk mengolah menu makanan sarapan pagi untuk mereka berdua, Cleo bangun dari pembaringannya berniat untuk mengambil air mineral yang ada di dapur. Tiba-tiba dia disuguhi dengan pemandangan yang indah seorang wanita berparas cantik sedang sibuk mengolah makanan layaknya seorang istri menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya sebelum berangkat ke kantor. "Serasa memiliki istri." gumam Cleo dalam hati
Niat hati Cleo untuk mengambil air mineral, diurungkan oleh Cleo. Dan memilih untuk tetap memperhatikan interaksi wanita berparas cantik yang ada di dapur apartemen miliknya.
Ketika Mischa sudah selesai memasak sarapan pagi,ia menata masakan itu di meja makan kecil yang ada di ruang makan apartemen. Cleo memilih Terus Berdiri menatap wanita yang tiba-tiba saja hadir di kehidupannya. yang ia sama sekali tidak mengetahui siapa sosok wanita itu sebenarnya.
Yang Cleo tahu saat ini ia merasa nyaman berada di dekat Mischa di hatinya tidak ada aura negatif yang dilihatnya dari Mischa . sehingga dirinya yakin akan wanita yang ada di hadapannya kalau wanita itu wanita baik-baik.
Ehemm....
Cleo berdehem masuk ke dapur dan langsung mengambil air mineral dan diteguknya sampai habis dari gelas miliknya.
"Mas Cleo sudah bangun?
"Ngak ke kantor kan hari ini?
"Tidak."
"Memangnya kenapa?
"Tidak apa-apa Mas, lebih baik kita sarapan kebetulan Mischa sudah siap memasak sarapan pagi untuk kita. semoga saja Mas menyukainya soalnya Mischa tidak mengetahui selera mas." ucap Mischa sambil mengembangkan senyumnya mempersilakan Cleo menikmati sarapan pagi yang ia masak.
__ADS_1
Cleo mendudukkan bokongnya di hadapan Mischa."Maaf Mas Jika menu sarapan paginya tidak mas suka, dan kalau tidak suka tidak apa-apa biar nanti Mischa yang makan untuk siang ." ucap Mischa sambil menundukkan kepalanya.
Cleo tidak menjawab. ia memilih diam dan langsung meraih piring yang ada di hadapannya, menyendok nasi goreng olahan Mischa untuk yang kedua kalinya. Terlihat Cleo sangat lahap memakan nasi goreng buatan Mischa membuat Mischa sedikit mengerutkan keningnya, tetapi tidak ada komentar sama sekali dari Cleo.
"Bagaimana Apa kamu suka?
"Hummmm....
sahut Cleo sambil kembali menambahkan nasi goreng sisa ke dalam piringnya.
"Kau masak sarapan pagi begini terus bisa-bisa aku gemuk. Aku tidak bisa menahan seleraku jika makanannya sudah pas di lidahku."ucap Cleo sambil terus menyantap nasi goreng yang ada di hadapannya. membuat Mischa merasa lega. Ternyata nasi goreng buatan dimakan Cleo dengan lahap.
"Syukurlah Ternyata mas memakan masakan sederhana seperti ini. Mischa mengira Kalau mas tidak akan memakannya tadi. karena bisa tidak mengetahui makanan kesukaan Mas." ucap Mischa merasa bahagia akhirnya ketawatirannya sirna begitu saja. Melihat Cleo menyantap nasi goreng itu dengan lahap.
****
Dua hari kemudian sebelum Cleo berangkat ke kota Medan, ia terlebih dahulu mengadakan perpisahan untuk rekan-rekan kerjanya yang ada di Atmaja Group kantor pusat. Cleo masuk ke kantor Atmaja group bersama dengan Mischa. Semua mata tertuju kepadanya melihat sosok Cleo masuk dengan seorang wanita yang berparas cantik tetapi tak pernah sekalipun datang menghampiri Cleo di Atmaja Group.
Sebelumnya Cleo sudah memberitahu kepada Kenzo dan juga Nyonya Kanada Admaja, kalau dirinya akan mengadakan perpisahan untuk rekan-rekan kerjanya yang ada di sana. "Siapa wanita itu? guman salah satu karyawan yang bertugas di Atmaja Group. yang juga menaruh simpati kepada Cleo
"Iya, wanita itu cantik sekali. Sepertinya Dia kekasih Tuan Cleo." sahut Ricardo yang tiba-tiba saja nongol di sana, yang baru tiba di kantor pun. Terlihat kehadiran Cleo dengan mischa di sana. Begitu juga dengan Claudia Aulia Thomson bersama Kenzo yang baru berada di kantor Atmaja Group.
"Selamat pagi semuanya!" sapa Cleo kepada setiap orang yang hadir di kantor Atmaja Group. sebelumnya Kenzo sudah mengumumkan Kalau acara perpisahan untuk Cleo diadakan hari itu. "Tentunya kalian sudah mengetahui kalau saya akan dipindah tugaskan memimpin perusahaan yang ada di kota Medan.
__ADS_1
Sejujurnya berat sekali rasanya meninggalkan kantor ini, karena begitu banyak kenangan yang sudah dilalui bersama rekan-rekan kerja yang begitu sulit untuk Aku tinggalkan. Tetapi yang namanya tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin kantor cabang, aku harus tetap meninggalkan kantor ini." ucap Cleo sambil menelisik seisi ruangan itu.
Mischa hanya berdiri tepat di samping Cleo. "Siapa wanita itu? bukankah Cleo sangat mencintai Claudia selama ini? Apakah secepat itu Dia melupakan Claudia? Diana bermonolog sendiri sembari memperhatikan Miska yang masih setia berdiri di samping Cleo.
Kali ini Diana sangat kepo dengan sosok wanita yang bersama Cleo. Wanita yang belum pernah ia lihat bersama Cleo. Claudia yang berada di samping Kenzo pun melihat Cleo yang terlihat bahagia bersama Mischa, Claudia mengira kalau Cleo menjalin hubungan serius dengan Mischa. "pasangan yang serasi." gumam Claudia yang dapat didengar oleh Kenzo.
Setelah kita mungkin mereka akan menyusul ke jenjang pernikahan bisik Kenzo tepat di telinga Claudia. Claudia menganggukkan kepalanya dan memilih untuk Diam Tanpa menyahut Kenzo sama sekali."kali ini aku ingin berpamitan kepada kalian semua. Jika ada kesalahan yang saya sengaja ataupun tidak sengaja, Cleo Atmaja meminta maaf." ucap Cleo meminta maaf kepada seluruh karyawan-karyawati yang berada di Atmaja grup.
Setelah selesai mengucapkan sepatah dua kata kepada karyawan karyawati dan juga petinggi perusahaan, Cleo pun mempersilahkan untuk setiap yang hadir di sana mencicipi menu makanan yang sudah dihidangkan di sana.
"Kapan Mas mengatur ini semua? bisik mischa kepada Cleo karena dirinya tidak melihat sama sekali Cleo melakukan apa beberapa hari belakangan ini, semenjak Mischa berada di apartemen miliknya. Setelah pulang kantor,Cleo langsung pulang ke apartemen.
"Cleo mengembangkan senyumnya. " Tidak sulit mengatur ini semua, tinggal telepon dari pihak terkait semuanya sudah beres." Bisiknya tepat di telinga mischa yang masih bingung dengan acara mewah yang diselenggarakan di ruangan aula kantor Atmaja Group.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA, LIKE COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓🙏🙏
sambil menunggu karya ini up kembali. mampir ke karya teman emak
__ADS_1