
Ketika Claudia dan Kenzo berlalu dari kantor Atmaja Group, semua mata tertuju kepada keduanya. yang mana keju menarik tangan Claudia berjalan dengan tergesa-gesa masuk ke dalam lift khusus petinggi perusahaan.
Claudia sama sekali tidak mengetahui keju akan membawa dirinya ke mana. tetapi karena keju merupakan atasannya ia harus mengikuti langkah bosnya itu. Setelah tiba di parkiran kantor Kenzo meminta Claudia untuk duduk di kursi samping kemudi.
Setelah Claudia penduduk di samping kemudi Kenzo langsung duduk di kursi kemudi, dan menghidupkan mesin mobil miliknya melajukannya ke arah jalan raya menuju rumah sakit di mana Nyonya Kanada saat ini dirawat.
Sebenarnya kita mau ke mana sih Pak? tanya Claudia yang masih penasaran ke mana Kenzo akan membawa dirinya.
"Ke rumah sakit! jawab Kenzo dengan wajah yang datar
"Memangnya siapa yang sakit?
"Mami."
Claudia menganggukkan kepalanya. Ya dulu saat Claudia dan Kenzo masih memiliki hubungan kekasih, Claudia pernah bertemu beberapa kali dengan Nyonya Kanada.
"Memangnya tante sakit apa? Claudia penasaran sehingga ia pun kembali bertanya kepada Kenzo.
Kenzo tidak menjawab, pandangannya lurus ke depan. Dan menyetir mobil miliknya dengan kecepatan sedang. Karena tak kunjung mendapat jawaban dari Kenzo Claudia memilih Untuk diam dan mengalihkan pandangannya ke arah kaca nako samping kemudi.
Menatap pepohonan dan beberapa kendaraan yang berlalu lalang di sana. Beberapa menit kemudian, mereka tiba di rumah sakit. Setelah memarkirkan mobil miliknya Kenzo keluar dari mobil diikuti oleh Claudia tanpa menunggu Kenzo membuka pintu mobilnya.
"Ngapain?
"Mau bukain pintu untukku?
"Tidak perlu. Claudia bisa membukanya sendiri." ucap Claudia sambil melangkah masuk ke arah loby rumah sakit. Claudia bertanya kepada sang resepsionis keberadaan Nyonya Kanada di mana.
"Maaf cogan ruang rawat inap Nyonya Kanada di mana ya? tanya Claudia kepada salah satu pria bagian resepsionis yang berjaga saat itu. Karena kebetulan resepsionis wanita sedang istirahat.
__ADS_1
"Wow terima kasih nona cantik, Kamu memanggilku dengan cogan Apa memang benar begitu? tanya lelaki itu menyahuti candaan Claudia. Claudia menganggukkan kepalanya lalu mengembangkan senyumnya menatap pria yang ada di hadapannya.
Sementara pria itu sambil melihat di layar komputer dimana ruang rawat inap Nyonya Kanada berada. "Bagaimana cogan di mana ruang rawat inap Nyonya Kanada? Claudia kembali bertanya kepada pria itu.
"Nyonya Kanada dirawat di ruang VVIP yang letaknya di daerah sana."ucap pria itu sambil menunjukkan arah ruang VVIP tempat di mana Nyonya Kanada dirawat.
"Terima kasih cogan!" ucap Claudia kepada pria itu, sambil meninggalkan pria itu.
setelah mendapat informasi Claudia dan Kenzo berlalu meninggalkan resepsionis itu.
"Ganjen banget sih jadi orang." gumam Kenzo yang dapat didengar oleh Claudia.
"Saya tidak ganjen memang pria itu terlihat tampan." Sirik banget sih lo jadi orang. mataku kan normal melihat yang bening-bening seperti dia wow perfect." ucap Claudia yang mampu membuat Kenzo emosi tingkat dewa. Tetapi karena saat ini mereka di rumah sakit sehingga Kenzo menahan amarahnya.
Beberapa menit kemudian, Claudia dan Kenzo tiba di ruang rawat inap Nyonya Kanada. Kenzo dan Claudia menghampiri Nyonya Kanada yang sedang berbaring lemah di atas berakar yang sudah disediakan oleh pihak rumah sakit. Nyonya Kanada melihat kedatangan Kanada dengan seorang wanita yang tidak asing wajahnya membuat Nyonya Kanada mengerutkan keningnya.
"Mungkin saat pesta arisan kemarin Mami salah makan." sahut Nyonya Kanada dengan enteng, dia tidak mengetahui kalau Kenzo sangat panik ketika salah satu asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama keluarga Atmaja membuat dirinya panik.
Perlahan netra Nyonya Kanada menatap Claudia yang berdiri di samping Nyonya Kanada. "Kamu Claudia kan? Tanya Nyonya kanada memastikan kalau dirinya tidak salah.
"Iya Tante." sahut Claudia sambil memberi salam kepada Nyonya Kanada. Claudia mengembangkan senyumnya menatap Nyonya Kanada dengan Tatapan yang sulit diartikan.
"Wah sudah sangat lama kita tidak bertemu kamu kelihatan tampak semakin cantik.
"Tante bisa saja, sahut Claudia sambil tersipu malu.
"Sekarang kamu masih kuliah?
"Tidak tante, Claudia sekarang sudah tidak kuliah lagi. Kebetulan tahun yang lalu Claudia sudah lulus dan menyandang gelar sarjana.
__ADS_1
"Wah.....Selamat ya. Kamu sudah menjadi seorang sarjana. Kalau begitu Kamu sudah kerja dong.
"Iya tante, Claudia sudah bekerja saat ini. walaupun hanya karyawan rendahan." sahut Claudia sambil mengembangkan senyumnya menatap Nyonya Kanada dengan Tatapan yang sulit diartikan.
Nyonya Kanada mengangguk pelan. "Kalau kamu sudah bekerja atau sudah tidak kuliah lagi, mau nunggu apa lagi? kalian tinggal menikah saja." ucap Nyonya Kanada asal. Karena nyonya Kanada mengira hubungan antara Claudia dengan Kenzo masih berjalan, karena selama ini Kenzo tidak pernah memberitahu kepada Nyonya Kanada kalau hubungannya dengan Claudia sudah putus sekitar satu tahun yang lalu.
Claudia berusaha mengembangkan senyumnya mendengar apa yang diucapkan oleh Nyonya Kanada."Berarti Nyonya Kanada tidak mengetahui kalau hubunganku dengan Kenzo sudah berakhir satu tahun yang lalu gumamnya dalam hati sembari melirik ke arah Kenzo. Tetapi Kenzo memilih untuk mengalihkan pandangannya.
Tiba-tiba seorang suster masuk ke dalam ruang rawat inap Nyonya Kanada, untuk memeriksa perkembangan kesehatan Nyonya kan ada. "Suster Bagaimana kondisi Ibu saya apa dia baik-baik saja? tanya Kenzo untuk mengalihkan pembicaraan Nyonya Kanada dengan Claudia.
Tensinya sudah mulai normal, tetapi sepertinya Nyonya Kanada memang keracunan makanan. Untuk itu kami menganjurkan agar Nyonya Kanada dirawat inap di Rumah Sakit ini. Agar kami dapat memantau kondisi kesehatannya secara intensif. Dan Sepertinya dokter yang harus menjelaskannya Tuan, karena dokter sebenarnya sudah menunggu Tuan di ruang kerjanya." Ucap Suster itu dibalas anggukan dari Kenzo
Claudia menghela nafas, ternyata kondisi Nyonya Kanada tidak terlalu parah. Tuan Kenzo yang terhormat, sepertinya kondisi Nyonya Kanada baik-baik saja. Jadi saya harap izinkan saya untuk kembali ke kantor.
"Kamu tidak mendengar kalau Suster itu meminta saya untuk berbicara langsung dengan dokter? itu berarti ada sesuatu penting yang harus saya ketahui tanpa harus diketahui oleh Mami bisik Kenzo tepat di telinga Claudia.
Claudia hanya terdiam memang benar suster mengatakan seperti yang diucapkan oleh Kenzo."Ya sudah tunggu apa lagi lebih baik Tuan Kenzo langsung pergi menemui dokter Saya tidak ingin berlama-lama disini. Masih banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan. Jika saya tidak kerjakan sekarang, nanti Tuan menyuruh saya lembur lagi."ucap Claudia dibalas tatapan tajam dari Kenzo.
Tetapi Claudia seolah tidak peduli dengan tatapan keju yang begitu tajam kepadanya seperti setajam silet. Yang ia khawatirkan Nyonya Kanada akan berpikir lebih jauh tentang hubungannya dengan Kenzo.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak.
__ADS_1