
Setelah selesai acara jamuan makan semua para undangan menyalami Kenzo dan juga Claudia untuk sekedar mengucapkan selamat kepada kedua mempelai.
Tanpa mereka sadari seseorang Katy yang berada dirumah sakit menonton acara live pernikahan mereka. Ia masih belum terima kalau Kenzo menikah dengan Claudia. Apalagi Katy tidak mengetahui kalau kalau Claudia merupakan Putri kandung Nyonya Riana.
" Huh.....kamu tunggu aja gadis miskin, kamu pasti akan ditinggalin laki laki ngak punya akhlak itu." ucap Katy Menatap layar televisi yang ada di ruang rawat inapnya
" Lihat aja Kenzo akan ku buat hancur rumah tangga mu, seperti kamu menghancurkan impianku" ucap Katy dalam hati. Ia sengaja terus menonton acara pesta pernikahan Kenzo dan Claudia. Walau dia marah dan emosi agar Katy merencanakan sesuatu dapat menghancurkan pernikahan Claudia dan Kenzo.
Sementara di tempat lain tepatnya di lokasi acara resepsi pernikahan Kenzo dan Claudia. Terlihat Claudia sedikit meringis kesakitan. kakinya yang sudah merasa pegal karena terlalu lama berdiri memberi salam kepada para tamu undangan, yang memberikan selamat kepada mereka. hingga membuat kaki glowing merasa kesemutan.
"Mas kaki Claudia sangat pegal, Claudia capek sekali.
"Sabar ya Sayang sebentar lagi acara resepsinya akan selesai. Tunggu para tamu undangan sudah pertulangan baru kita akan istirahat.
"Tapi kakiku sudah terasa pegel."
"Kamu tenang saja sayang, Mas akan memberikan pijatan yang dapat membuat kamu tidak akan melupakannya seumur hidup." ucap Kenzo sambil mengembangkan senyumnya mengedipkan matanya sebelah ke arah istrinya.
"Jangan bercanda mas Claudia serius," gerutu Claudia yang menganggap kalau Kenzo saat itu sedang bercanda. Sepertinya Tuan Thomson mengetahui keluhan putrinya. membuat dirinya pun langsung menghampiri Kenzo dan Claudia. Sebelumnya Tuan Thomson sudah memberitahu keluhan Claudia. Karena Tuan Thomson benar-benar mengetahui sikap asli putrinya. Terlihat sudah mengambil dari raut wajahnya.
"Nyonya kanada mengikuti Tuan Thomson, menghampiri kedua mempelai. "Kalian pasti sudah lelah, lebih baik kalian istirahat. Biarkan ayah dan Mami kamu yang melayani para tamu undangan. Mereka pasti memahaminya kalian terlihat sangat lelah.
"Mami sudah menyiapkan kamar khusus untuk kalian di hotel ini. jadi tidak perlu pulang ke rumah, nikmati malam pertama kalian di sini bisik Nyonya Kanada tepat di telinga Kenzo.
Kenzo mengembangkan senyumnya. menatap Nyonya Kanada dengan seksama,
"Mami bisa saja ngomongnya. santai aja dong Mom, jangan seperti ini tidak mungkin juga malam ini. Lagian Kenzo dan Claudia saat ini sangat lelah, yang kami butuhkan sekarang hanya istirahat dan dapat merebahkan tubuh. Kaki Claudia sudah terasa pegal Begitu juga dengan kaki Kenzo yang tidak biasa berdiri terlalu lama.
__ADS_1
Kenzo dan Claudia pun berlalu dari pelaminan. Berniat untuk Langsung istirahat di kamar, yang sudah disediakan oleh pihak hotel tentunya sesuai dengan pesanan Kanada. Claudia tampak bernafas lega, setidaknya dia dapat duduk dengan nyaman.
Keduanya sudah berada di dalam kamar yang terlihat sudah di desain sedemikian rupa. terlihat taburan bunga mawar merah dan putih di atas tempat tidur, dan bunga-bunga hidup semerbak disana. Membuat aroma kamar pengantin itu tercipta hal romantis yang dapat membuat setiap penghuni yang ada di sana akan takjub dengan dekorasi dan kemegahan kamar itu.
Claudia terenak melihat kamar yang begitu mewah dan megah."Mas apa semuanya Mami yang mengatur ini semua? Kenzo menggelengkan kepalanya.
"Lalu siapa Mas? Jangan katakan mas yang melakukan ini dan merencanakan ini semua.
"Memang kenyataannya seperti itu sayang. malam pengantin impian Mas selama ini bersama kamu wanita yang sangat mas cintai.
"Jujur Mas sangat bahagia hari ini, dapat bersanding dengan wanita yang sangat mencintai. Apalagi pernikahannya sesuai dengan impian.
"Benarkah sayang? tiba-tiba saja Claudia memanggilnya dengan panggilan sayang. membuat kebahagiaan Kenzo berlipat-lipat ganda. Panggilan sayang dari mulut Claudia membuat hati Kenzo berbunga-bunga.
"Mas sepertinya tubuh Claudia sudah sangat gerah, Claudia membersihkan diri. Tapi Claudia tidak ada baju ganti bagaimana kita akan menginap di sini?
Claudia berlalu ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Saat berada di kamar mandi ia kewalahan membuka gaun yang ia kenakan, saat merayakan pesta resepsi pernikahan mereka.
"Astaga, Bagaimana mungkin aku bisa mandi seperti ini aku tidak bisa membuka gaun ini sendiri. gumam Claudia dalam hati
lama Claudia berada di dalam kamar mandi, tapi tak kunjung bisa membuka gaun yang ia gunakan. Dengan terpaksa Ia pun harus memanggil suaminya Kenzo.
"Mas..... Teriak Claudia dari dalam kamar mandi.
"Iya Sayang, ada apa?
"Mas Bisa bantuin Claudia tidak?
__ADS_1
Kenzo langsung menghampiri Claudia yang berada di kamar mandi. lalu ia pun masuk setelah menutup pintu dan Claudia membuka pintu.
"loh kok kamu belum mandi Sayang?
"Bagaimana bisa aku mandi, membuka gaun ku sendiri saja aku tidak bisa."
Kenzo tertawa cengengesan. lalu membantu Claudia membuka gaun dari bagian belakang. melihat punggung mulus Claudia membuat Kenzo sangat terpesona. Seolah dirinya tidak sanggup menatap punggung mulus itu ingin sekali dirinya langsung memberikan kecupan hangat di sana.
Tetapi Kenzo khawatir kalau istri yang tidak menyetujui seperti itu. Ia ingin melakukannya jika istrinya benar-benar mengizinkannya.
"Saat gaun itu sudah terbuka, Claudia meminta Kenzo keluar dari kamar mandi. bukan Malah keluar justru Kenzo langsung membuka pakaiannya keseluruhan. dan mengguyur tubuhnya dengan menggunakan air shower. Karena ia tidak dapat menahan hasratnya melihat tubuh mulus Claudia.
"Mas keluar." tadi Claudia bilang ingin mandi, kok malah Mas yang mandi duluan. Kenzo tertawa, lalu menarik Claudia memeluk Claudia di bawah air shower.
"Mandi berdua Lebih asik daripada mandi sendiri-sendiri. Tidak perlu malu Kau istriku sudah sewajarnya kita seperti ini."ucap kencuk sambil langsung memberikan kecupan hangat di bibir Claudia.
Perlahan kecupan itu semakin mendalam. Claudia sudah mulai menikmati kecupan itu membuat dirinya pun membuka rongga mulutnya. Hingga lidah Mereka pun saling bertautan di sana. Claudia merasakan getaran yang cukup hebat di tubuhnya, saat suaminya sudah mulai menyentuh gunung kembar milik Claudia.
Perlahan Claudia sudah mulai membalas kecupan yang diberikan Kenzo kepadanya. membuat Kenzo merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Hingga suara merdu dari pasangan pengantin baru itu, menggema di dalam kamar mandi. Claudia dan Kenzo benar-benar melupakan rasa lelah mereka, saat kobaran Asmara sudah menyelimuti keduanya.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih
JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏
sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak
__ADS_1