MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 39. MAKAN SIANG _MBMM


__ADS_3

Claudia berlalu meninggalkan ruang kerja Kenzo."Aku akan menunggu jawaban kamu."ucap kencuk sambil mendudukkan bokongnya di kursi kerajaannya. Claudia tidak menjawab. Ia pergi begitu saja tanpa menoleh. Saat sudah berada di meja kerjanya lamaran kerja yang tiba-tiba menari-nari di kepala Claudia.


Membuat Claudia sedikit tidak fokus mengerjakan pekerjaannya."Bagaimana pekerjaanku akan cepat kelar Jika seperti ini?"Claudia membatin, sambil mengingat lamaran Kenzo yang tiba-tiba. Saat larut dalam lamunannya. Diana datang menghampirinya.


"Hei.... Ada apa sih kamu kok ngelamun terus? Claudia terhenyak


"Kamu ngagetin gue saja." gerutu Claudia.


"Habis kamu jam segini sudah bengong, Ada apa sih?


"Tidak apa-apa, hanya saja aku kepikiran dengan keadaanku saat ini.


"Memangnya kamu kenapa? Claudia menggelengkan kepalanya. Ia enggan untuk memberitahu kepada Diana, perihal lamaran yang dilakukan Kenzo secara tiba-tiba kepadanya.


Oh iya nanti kita makan siang bareng yuk, sudah lama juga kan kita tidak makan bareng semenjak Tuan Kenzo selalu mengajak kamu memikirkan barang di luar. Aku kangen kita makan bareng bersama Pak Cleo.


Claudia mengembangkan senyumnya, ketika tiba-tiba Cleo muncul di sana.


"Astaga, baru saja Diana ngomongin pak Cleo sudah nongol.


"Masa sih?


"iya Diana ingin kita makan bareng bertiga siang nanti. Katanya dia rindu makan bertiga.


"Boleh kali ini aku yang traktir.


"Serius pak Cleo?

__ADS_1


"Ya seriuslah tidak mungkin aku berbohong.


"seru nih, tapi lebih seru lagi jika adik tampan Pak Cleo ikut juga makan bareng bersama kita."ucap Diana sambil membayangkan Mario ikut makan bersama mereka siang itu.


Cleo mengerutkan keningnya. "Astaga itu mulut bisa dijaga nggak sih? ucap Claudia yang mampu membuat Cleo semakin bingung. "Ada apa sih?


"Aku mau my baby handsome Mario ikut makan bersama dengan kita." ucap Diana tanpa ada merasa malu. Membuat Claudia menunjukkan kepalanya ia sendiri yang menjadi melihat tingkah Dia anak yang seolah tidak ada rasa sungkan di hadapan Cleo padahal Cleo sendiri adalah kakak kandung Mario.


Cleo meraih ponsel miliknya yang ada desaku celananya. Mencari nomor ponsel milik Mario. lalu mengirimkan pesan Whatsapp kepada Mario agar menemui dirinya di salah satu restoran yang letaknya tidak jauh dari kantor Atmaja Group.


Dari ruang CEO, terlihat Kenzo mengerutkan keningnya melihat Cleo yang begitu dekat dengan Claudia dan juga Diana."lagi ngomongin apa mereka? gumamnya dalam hati sambil memperhatikan interaksi Cleo dengan Claudia yang terlihat sangat dekat.


"Jam istirahat masih butuh satu setengah jam lagi Jadi lebih baik kita mengerjakan pekerjaan kita daripada kita terlebih dahulu ditegur sama Pak Kenzo."ujar Claudia sembari berputar di dalam laptopnya jari-jarinya dengan lincah mengerjakan file-file yang ada di meja kerjanya.


Diana kembali ke meja kerjanya sementara Cleo berlalu meninggalkan ruang kerja Claudia dan Diana masuk ke ruang kerjanya. di dalam hati Cleo ia sudah merencanakan sesuatu akan segera, mengungkapkan isi hatinya kepada Claudia.


Rasa cinta yang sangat dalam membuat Cleo tidak ingin menunda-nunda waktu. Cleo Diana dan Claudia sudah sibuk mengerjakan tugas mereka. Hingga jam istirahat pun tiba kalau langsung menghampiri Claudia dan juga Diana.


Di dalam Cleo mengembangkan senyumnya dapat makan bersama siang itu dengan wanita pujaan hatinya Walaupun dia anak ikut di dalamnya. Tetapi Cleo sudah memiliki rencana lain untuk Diana, agar Diana tidak mengganggu momennya bersama Claudia wanita pujaan hatinya.


Ia sudah meminta Mario untuk segera menemui mereka di restoran yang sama. warna sepertinya Cleo mengetahui Diana menyukai sosok adiknya yang urakan itu. walaupun terlihat berpakaian acak-acakan paras wajah tampan masih tetap mempesona.


Diana juga sampai tergila-gila kepadanya. pertikaian antara Claudia dengan Diana hanya untuk memperdebatkan Ardiansyah yang lebih tampan atau Mario. Dilihat dari paras wajah memang Kedua lelaki itu sama-sama tampan. Hanya saja cara berpakaian Mario yang acak-acakan membuat setiap orang tidak menyukai penampilannya.


Berbeda dengan Diana dia Justru lebih menyukai penampilan Mario yang terlihat biasa saja dan acak-acakan. Karena bagi Diana Itu salah satu seni bagi orang-orang yang menyukai seni.


Ketiga insan itu sudah berada di dalam mobil yang sama. Cleo menghidupkan mesin mobilnya setelah ketiganya sudah duduk manis di dalam mobil. Cleo melajukan mobilnya keluar dari parkiran kantor menuju restoran di mana ia sudah janjian dengan Mario.

__ADS_1


Setelah melakukan perjalanan sekitar 10 menit yang kebetulan lokasi restoran itu tidak jauh dari kantor akhirnya mereka pun tiba di sana. Sontak Diana kaget ketika mereka bertemu dengan Mario di sana dengan satu meja yang sama.


"Astaga aku tidak mimpi kan kalau dia! my baby handsome ada juga di sini."ucap Diana sambil menepuk-nepuk kedua pipinya. Karena dirinya seolah tidak percaya apa yang ia lihat lelaki pujaan hatinya ada di sana.


"Apa kau sudah lama menunggu kami? punya Cleo pun selidik. Mario melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya.


"Tidak terlalu hanya sekitar 10 menit saja. Cleo mendudukkan bokongnya setelah menarik kursi untuk kedua wanita yang ada di hadapannya.


"Ada apa Kakak memanggilku ke sini tanya Mario to the point yang tidak ingin berbicara panjang lebar.


"Tidak, kakak hanya meminta kamu untuk menemani Kakak makan siang bareng di sini. Apa salah Kakak mengajak mu makan siang bareng?


"Tentu tidak, justru Ini satu kehormatan besar bagi Mario, kakak yang selalu sibuk, meluangkan waktu untuk makan siang bareng bersama adikmu yang tampan ini." ucap Mario sambil mengembangkan senyumnya menatap Cleo dengan Tatapan yang sulit diartikan.


Cleo ketawa cengengesan mendengar Mario memuji dirinya sendiri. "Kamu jangan terlalu percaya diri sekali itu tidak bagus. ucap Cleo kepada sang adik yang mampu membuat Mario ikut tertawa.


"Oh iya kenalin ini Diana salah satu staff yang ada di kantor.


"Dan yang ini Claudia asisten Kak Kenzo." ucapnya memperkenalkan Claudia kepada Mario.


"Kalau si kecil ini, aku sudah tahu, karena kami terlibat perdebatan saat di ruang kerja tak Kenzo."ucap Mario yang mampu membuat Claudia membulatkan matanya.


"kalau berbicara kepada orang itu jaga tata krama." ucap Cleo kepada Mario.


"Sudahlah tujuan ke sini mau makan atau ngobrol-ngobrol saja? kalau hanya ngobrol-ngobrol saja saya tidak memiliki waktu karena banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan." ucap Claudia kepada Diana Cleo dan Mario disana.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2