MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 65. SULIT MENERIMA _MBMM


__ADS_3

Nyonya Riana begitu berat meninggalkan rumah sederhana yang selama ini ditempati oleh Tuan Thomson dan juga Claudia Aulia Thomson. "Tapi mas aku ingin sekali memeluk Putri kita."


"Maaf mungkin kalau dia belum bisa menerima kehadiran kamu disini.


"Apa kamu sudah memberitahu kalau saya ibu kandung Claudia atau memang dia sama sekali tidak mengenaliku? tanya Nyonya Riana penuh selidik.


"Aku tidak sanggup memberitahu itu semua biarkan dia tahu sendiri. Entah bagaimana responnya Jika dia mengetahui semuanya.


"bolehkah Riana bertemu dengannya?


"Jika dia mau silakan tapi jangan dipaksa. tidak mudah bagi Claudia menerima kenyataan yang sebenarnya." ucap Tuan Thomson.


Nyonya Riana terdiam, berusaha untuk memahami rasa sakit hati Tuhan Thomson dan juga Claudia terhadapnya. Nyonya Claudia akhirnya berpamitan untuk kembali ke kantor yang selama ini ia Pimpin setelah suaminya meninggal.


"Kalau begitu Riana pamit Mas, lain kali Riana akan datang kesini. mudah-mudahan Claudia bersedia bertemu denganku lagi." ucap Nyonya Riana sembari berpamitan kepada Tuan Thomson. ketika mobil Nyonya Riana sudah meninggalkan Tuan Thomson yang berdiri di pekarangan rumahnya. one Thomson menatap kepergian Nyonya Riana sampai mobil yang dikendarai oleh Nyonya Riana sendiri hilang dari pandangannya.


Tuan Thomson berlalu masuk ke rumah. iya mencari keberadaan Claudia. Tetapi Ketika tuan Thomson mencari keberadaan Claudia di dapur, ia tidak menemukan sosok putrinya yang sangat pria sayangi.


"Aulia....! teriak Tuan Thomson


Claudia sama sekali tidak menjawab. Ia terus menangis sesungguhkan di kamarnya. Tuan Thomson terus memanggil nama putrinya. Tetapi sama sekali tidak menyahut membuat Tuhan Thomson semakin mengkhawatirkan kondisi putrinya.


"Kemana dia pergi, mengapa dia tidak ada di sini?" gumam Tuan Thomson sambil mencari keberadaan putrinya di taman belakang. Tetapi ia juga tidak menemukannya disana beralih mencari Claudia di kamarnya. Tuan Thomson mengetuk pintu kamar Claudia.


Tok....


tok.....


tok....


suara ketukan pintu kamar Claudia terdengar jelas di telinganya. Claudia buru-buru menghapus air mata yang membasahi wajah cantiknya.


Claudia bangkit dari tempat duduknya membuka pintu kamarnya. Ia berusaha menutupi kesedihannya dari Tuan Thomson.

__ADS_1


Ceklek.....


satu hentakan pintu kamar Claudia terbuka. Ia melihat Tuan Thomson berdiri di sana.


" Kamu di kamar ternyata, Mengapa Sudah dari tadi ayah pemanggilmu kamu sama sekali tidak menyahut?" tanya Tuan Thomson penuh selidik. Claudia berusaha mengembangkan senyumnya. Tetapi Tuan Thompson mengetahui dari mata sebab Claudia. kalau Claudia baru saja menangis.


"Kau menangis sayang?" tanya Tuan Thomson penuh selidik.


" Tidak ayah, mataku hanya kelilipan saja."ucap Claudia berusaha menutupinya dari tuan Thomson.


"jangan berbohong kepada ayah. Ayah sangat mengetahui kau berbohong atau tidak. Ayah membesarkanmu sejak kecil. jadi ayah mengetahui waktu kau sedih ataupun senang.


Kau Pasti baru menangis. " Ada apa Sayang beritahu kepada ayah. apa Ayah melakukan kesalahan kepada kamu? tanya Tuan Thomson penuh selidik berusaha untuk mencari tahu mengapa Putri kesayangannya menangis.


"Tidak ayah, ayah tidak pernah melakukan kesalahan kepada Claudia. Ayah begitu sangat sayang kepada Claudia, sudah merawat Claudia semenjak kecil sampai besar seperti ini." sahut Claudia berusaha tegar di hadapan Tuhan Thomson.


"Terus kalau ayah tidak melakukan kesalahan kepada kamu, Mengapa kamu menangis? apa kamu memiliki masalah dengan Kenzo?"tanya Tuan Thomson yang masih penasaran, Mengapa Putri kesayangannya terlihat baru saja menangis.


" Tidak Ayah, Claudia sama sekali tidak memiliki masalah dengan mas Kenzo.


Claudia tidak bisa menyembunyikannya lagi. Ia pun memeluk ayahnya dengan erat. "Mengapa wanita itu datang lagi ke sini Ayah?" tanya Claudia Aulia Thomson membuat Tuan Thomson terhenyak akan pertanyaan Claudia.


"Maksud kamu apa Sayang? wanita yang mana? tanya Tuan Thomson pura-pura tidak mengetahui maksud dan tujuannya. Jangan Ayah sembunyikan dari Claudia. Claudia sudah sangat mengetahui semuanya. Dia Riana ibu kandung Claudia, mengapa dia datang lagi ke sini. untuk mengungkit luka lama lagi? tanya Claudia penuh selidik. Tuan Thomson kembali meraih tubuh putrinya. mereka berdua Langsung menangis.


"Jadi kamu mengetahuinya sayang?


Claudia menganggukkan kepalanya.


"Sejak kapan kamu mengetahuinya dan di mana kamu pernah bertemu dengannya?


"Nyonya Riana merupakan rekan bisnis kenzo. Dia juga pemilik Rumah Sakit di mana Ayah dulu dirawat saat mengalami kecelakaan.


Untuk pertama kalinya Claudia bertemu dengannya saat bertabrakan di trotoar rumah sakit. Claudia melihat Riana mirip sekali dengan foto di pernikahan Ayah dengan ibu. Tetapi saat itu Claudia sama sekali tidak berpikir sampai ke sana. Karena Claudia mengira banyak orang yang mirip di dunia ini.

__ADS_1


Hingga suatu ketika Claudia meeting bersama Mas Kenzo di kantor yang dipimpin oleh Nyonya Riana sendiri. di situ Claudia melihat ibu dengan jarak dekat dan melihat tanda yang ada di daun telinga ibu sama persis sama yang ada di dalam foto ibu. sehingga Claudia yakin kalau Nyonya Riana merupakan ibu kandung Claudia."ucap Claudia Aulia Thomson kepada Tuan Thomson.


Tuan Thomson tidak mampu membendung air matanya. "Mengapa kamu menutupinya dari ayah?


"Claudia tidak ingin membuka luka lama Ayah lagi. Tetapi wanita itu berani datang kesini.


"Maafkan Claudia ayah, Claudia belum bisa terima semua ini. sulit bagi Claudia menerima kenyataan yang sebenarnya


Ibu menyayangi anak angkatnya sendiri Sementara anak kandungnya ia buang begitu saja. Bagaimana mungkin kalau dia bisa dengan mudah menerima wanita itu lagi disebut ucap kalau dia sambil terus menangis sesungguhkan membayangkan begitu dekatnya Katy dengan Nyonya Riana.


Sementara di tempat lain Cleo sudah bersiap ingin segera berangkat ke kota Medan bersama dengan Mischa. Nyonya Kanada memperhatikan interaksi Cleo dan misca yang begitu terlihat akrab. Padahal sebelumnya Cleo belum pernah membawa seorang wanita ke rumah utama keluarga Atmaja.


Mario yang melihat kehadiran Cleo dan Mischa disana mengembangkan senyumnya.


"wah tidak lama lagi bertambah lagi anak perempuan Mami di sini." Ciletuh Mario begitu saja saat melihat kehadiran Miska dan Cleo di sana. Membuat Cleo menatap Mario dengan tatapan tajam.


"Kau jangan asal bicara, lebih baik berubah sikapmu yang urakan itu. tidak akan ada wanita yang mau kepadamu jika kau masih tetap bertingkah seperti itu. Apakah kau mau jadi PANGLATU ?


"PANGLATU?


"Apa itu?


"panglima lajang tua ucap Nyonya Kanada Sambil tertawa cengengesan melihat Mario dari ujung kaki hingga ujung rambut menggunakan pakaiannya layaknya berpakaian seorang preman.


"Mami slow saja, pasti akan banyak wanita yang klepek-klepek kepada Mario. Mario nya saja yang masih tidak mau menikah karena Kak tinju belum menikah. apalagi syarat utama di rumah ini di Mario dan Kak Leo tidak bisa menikah sebelum Kak Kenzo menikah terlebih dahulu.


Bagaimana mungkin ada wanita yang mau kepadamu? secara Siapa wanita yang suka melihat penampilan kamu yang seperti ini. sedangkan berpenampilan rapi dan elegan saja belum tentu ada wanita yang mau. jika Mami menjadi seorang anak perawan mungkin Mami tidak akan Sudi berkenalan denganmu." ucap Nyonya Kanada yang mampu membuat Cleo Kenzo dan Mario tertawa ngakak.


lihat saja nanti banyak ladies-ledis yang akan Mario bawa ke sini sampai mami kerepotan menghadapinya. Karena mereka jatuh cinta yang begitu dalam kepada Mario. ucap Mario menyombongkan diri. Kalau banyak wanita yang mencintai kamu pasti wanita itu yang juling matanya ucap Nyonya Kanada sambil tertawa cengengesan.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA, LIKE COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓🙏🙏


__ADS_2