MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 28. KENZO EMOSI_MBMM


__ADS_3

Keesokan harinya Claudia kembali bekerja seperti biasanya. Claudia berpamitan kepada tuan Thomson, ingin segera berangkat ke kantor Atmaja Group. Dengan menggunakan motor matic miliknya, ia berlalu meninggalkan rumah yang selama ini mereka tempati setelah perusahaan percetakan pemilik Tuan Thomson bangkrut.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 25 menit, Claudia tiba di kantor Atmaja group. ia memarkirkan motor matic miliknya di parkiran kantor. Lalu berjalan melenggang masuk ke kantor Atmaja Group. Claudia sama sekali tidak memperhatikan orang-orang yang ada di sana. Ia langsung masuk ke lift khusus karyawan berniat untuk langsung ke ruang kerjanya.


Ting


Lift terbuka lebar. Claudia keluar dari dalam lift masuk ke ruang kerjanya. Dia duduk di kursi kerjanya, membuka laptop yang biasa menemani dirinya bekerja di Atmaja grup.


Tiba-tiba Cleo datang menghampirinya. "Hai ladies yang cantik, kamu asik banget bekerjanya. Bagaimana harimu hari ini apa menyenangkan? tanya Cleo sambil mengembangkan senyumnya menatap Claudia dengan Tatapan yang sulit diartikan.


Claudia mengembangkan senyumnya. Ia pun menatap Cleo. "Seperti yang kamu lihat saat ini,aku baik-baik saja. Kalau mengenai hari-hariku, sepertinya biasa-biasa saja. Tidak ada yang menyenangkan dan tidak ada yang membuat aku happy." ucap Claudia sambil terus berkutat di laptop miliknya.


Diana yang memperhatikan Cleo dan Claudia yang terlihat kompak, menatap keduanya secara bergantian. Diana malah curiga diantara Cleo dan Claudia memiliki hubungan.


"Gimana sih Claudia, kemarin dia bilang suka sama Ardiansyah. Sekarang malah dekat dengan Cleo." gumam Diana memperhatikan interaksi antara Cleo dan Claudia. Diana juga tidak mengetahui kalau Mario merupakan adik kandung dari Kenzo. ia mengetahuinya dari Claudia yang memberitahunya.


"Ehemmmm


Suara demenan Kenzo terdengar jelas di telinga Cleo dan juga Claudia. Membuat tawa Mereka pun langsung berhenti sejenak. "Kamu ngapain di sini? mengganggu orang bekerja saja. Cepat kembali ke ruang kerjamu, Dan lakukan tugas dan tanggung jawabmu perintah." Kenzo dengan wajah yang datar


Cleo menatap Claudia. "Okey ladies aku pamit dulu, kembali ke ruang kerjaku sebelum serigala menerkamku." ucap Cleo sambil berlalu melambaikan tangannya ke arah Claudia masuk ke ruang kerjanya. Membuat Kenzo menatapnya dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Apa-apaan dia ini?suka-suka hatinya saja bekerja di sini. Kamu juga ganjen banget." gerutu Kenzo sambil berlalu meninggalkan Claudia di sana membuat Claudia mengerutkan keningnya.


"Kesambet Apa itu orang? batinnya sambil terus berputar di laptop.Seolah tidak peduli perasaan Kenzo yang sebenarnya. Setelah kepergian Cleo,dan Kenzo, kini giliran Diana yang datang menghampiri Claudia.


"Hallo, kamu tidak lupa kan kalau kamu mengatakan suka kepada Ardiansyah cogan itu." ucap Diana mengingatkan Claudia pernah mengucapkan Claudia menyukai Ardiansyah teman dari adik kandung Kenzo sendiri.


Claudia tertawa ngakak. "Menyukai seseorang itu, tidak harus memiliki. Jangan ngaco kamu. aku memang menyukainya dan empati kepadanya. Tetapi belum tentu aku mencintainya dan juga menyayanginya." ucap Claudia sambil mengembangkan senyumnya menatap Diana dengan tatapan seksama.


Membuat Diana menjadi bingung, siapa lelaki yang menggantikan mantan kekasihnya itu.


Tapi jangan salah, sepertinya Tuan Kenzo Masih mencintaimu Claudia. Apa kamu tidak melihat sorot matanya yang begitu kesal melihat kedekatanmu dengan Cleo?" tanya Diana penuh selidik.


"Sayangnya aku tidak peduli akan hal itu. Karena dia sudah mengkhianatiku dan berselingkuh dengan kakak sepupuku sendiri." sahut Claudia membuat Diana terhenyak betapa teganya Kenzo menghianati cinta Claudia dengan sepupunya sendiri.


Tetapi ia tidak konsentrasi dalam mengerjakan pekerjaannya. Kenzo meraih intercom yang ada di meja kerjanya, meminta agar Claudia segera masuk ke ruang kerjanya. Claudia bekerja dengan profesional ia mengesampingkan urusan pribadi dengan urusan pekerjaan. Claudia bangkit dari tempat duduknya setelah mendapatkan saluran interkom dari Kenzo iya berlalu


Meninggalkan meja kerjanya menuju ruang kerja Kenzo.


Tok....


Tok....

__ADS_1


Tok .....


suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Kenzo


"Masuk!" dari aku dari dalam ruang kerjanya


ceklek


Sekali hentakan pintu terbuka lebar. Claudia masuk ke ruang kerja Kenzo. Ia masih tetap berdiri sebelum Kenzo mempersilahkan dirinya duduk di hadapan meja kerjanya. Silakan duduk." ucapnya seolah mempersilahkan karyawan kerjanya yang meminta tanda tangan darinya.


"Maaf Pak Kenzo, Anda meminta saya ke sini? Ada yang bisa saya bantu?" tanya Claudia formal. Kenzo sama sekali tidak menjawab ia masih setia dengan layar laptopnya. Ia pura-pura tidak mendengar pertanyaan Claudia dan terus berkutat di laptopnya.


"Maaf Tuan Kenzo yang terhormat, Kalau tidak ada urusan penting, yang Anda harus bicarakan kepada saya. Saya akan kembali ke ruang kerja saya. Karena saya tidak ingin harus kerja lembur, karena mengerjakan tugas-tugas saya sebagai karyawan di kantor ini." ucap Claudia sambil membalikkan badannya berniat meninggalkan Kenzo disana.


"Kenzo menggebrak meja. Berani kamu keluar dari ruang kerja ini, jangan harap kamu bisa tetap bekerja di kantor ini lagi. Dan saya jamin tidak ada perusahaan yang mau menerima kamu bekerja di perusahaan manapun, yang mampu membuat Claudia langsung menghentikan langkahnya, menatap Kenzo dengan tatapan tajam.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


sambil menunggu karya ini up kembali yuk mampir ke karya teman emak



__ADS_2