MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 63.TIDAK TERIMA_MBMM


__ADS_3

Nyonya Kanada menghampiri Cleo bersama Mischa disana. "Mami ingin bicara berdua dengan kamu." ucap Nyonya Kanada sambil langsung menarik tangan Cleo menjauh dari Mischa.


"Mami mau bicara apa kepada Cleo?


"kau besok akan berangkat ke Medan, tetapi kau jangan sampai lupa kalau dalam jangka waktu dekat kakakmu akan segera melangsungkan pernikahan dengan Claudia Aulia Thomson. Mami tidak akan terima penolakan kau harus datang menghadiri acara pernikahan kakak kamu.


Dan satu hal lagi yang ingin Mami tanyakan kepada kamu. Siapa wanita yang bersamamu itu? tanya Nyonya Kanada karena Cleo sama sekali belum mengenalkan Mischa kepada Nyonya Kanada, semenjak Nyonya Kanada berada di ruang aula kantor menghadiri acara perpisahan yang diselenggarakan oleh Cleo kepada karyawan karyawati yang bertugas di Atmaja Group.


"Dia yang menjadi asistenku di Medan." sahut Cleo dengan wajah yang datar


"Apa kau yakin dia hanya asistenmu?"

__ADS_1


"Kok Mami bertanya seperti itu? Cleo kembali bertanya kepada Nyonya Kanada. dari cara menatap kamu kepada wanita itu dan posesif kamu terhadapnya terlihat Sepertinya kau menyukai wanita itu.


"Mom, jangan mengada-ngada. Dia hanya asistenku yang akan membantu Cleo selama berada di Medan. "Apa Mami keberatan jika dia yang menjadi asistenku?


"Yang menjalani pekerjaan itu bukan Mami melainkan kamu. Jadi kamu yang dapat menentukan siapa yang layak membantu kamu di perusahaan yang akan kamu Pimpin termasuk asisten kamu sendiri." sahut Nyonya Kanada sambil mengembangkan senyumnya.


Terlihat Mischa sangat gelisah. Ia khawatir kalau Nyonya Kanada tidak menyetujui kalau mischa yang menjadi asisten Cleo di kota Medan. "Ingat pesan mami jangan sampai tidak datang ucap Nyonya Kanada sambil berlalu meninggalkan Cleo begitu saja di sana setelah selesai berbicara dengan Putra keduanya.


Sementara di tempat lain terlihat Nyonya Riana sangat gelisah. Ketika Nyonya Riana mendapatkan informasi dari beberapa anak buahnya, kalau Claudia Aulia Thomson akan segera menikah dengan lelaki yang sangat dicintai Katy. Wanita yang sudah sangat lama mencintai Kenzo.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang. Aku tidak menyangka putriku sebentar lagi akan menikah tetapi aku tidak dapat memberikan Restu dan juga menyaksikan acara pernikahan putriku sendiri." gumam Nyonya Riana dalam hati. iya benar-benar merasa bersalah meninggalkan Claudia saat Claudia masih kecil. Paling tidak bisa diterima oleh Claudia karena nyonya Riana tidak pernah mencari putri yang sudah ia tinggalkan beberapa tahun yang lalu.

__ADS_1


"apa yang harus aku lakukan jika Katy mengetahui kalau lelaki yang sangat ia cintai sudah akan segera melangsungkan pernikahan." gumam Nyonya Riana di dalam hati. saat Nyonya Riana larut dalam lamunannya tiba-tiba suara Deringan ponsel milik Nyonya Riana, terdengar jelas di telinga Nyonya Riana. Nyonya Riana meraih ponsel miliknya yang ada di atas meja iya melihat nomor ponsel salah satu anak buahnya yang menghubungi dirinya.


Nyonya Riana langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. agar sambungan telepon selulernya tersambung dengan anak buahnya. "katakan informasi apa yang kamu ketahui mengenai mantan suami saya tanya Nyonya Riana kepada anak buahnya.


"Maaf Nyonya, sepertinya Tuan Thomson pernah mengalami kecelakaan Beberapa bulan yang lalu. Hingga Tuan Thomson tidak dapat berjalan dengan sempurna. akibat kejadian kecelakaan itu. Nyonya Riana menghela nafas berat Apalagi setelah anak buahnya memberitahu rencana pernikahan Claudia Aulia Thomson dengan Kenzo Atmaja dipercepat oleh nyonya Kanada Atmaja.


Nyonya Riana berniat untuk kembali menghampiri Tuan Thomson. Berharap kali ini ia dapat berbicara dengan Tuan Thomson. "Aku akan kembali melihat kondisi Thomson saat ini. Sudah sangat lama kami tidak bertemu."gumam Nyonya Riana di dalam hati.


Bersambung.....


Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


mampir yuk ke karya baru outhor ceritanya seru loh.


__ADS_2