MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 50.CURHAT_MBMM


__ADS_3

Terlihat Wanita itu sangat kesal melihat Cleo yang mengusik dirinya."Kau tidak tahu dengan jalan hidupku jadi berhenti mengusikku. Aku tidak ingin mencari masalah kepada orang lain. Karena masalah di hidupku sudah terlalu banyak.


Jika meninggal bunuh diri tidak dosa, maka itu pasti akan aku lakukan. Tetapi karena bunuh diri itu dosa yang sangat besar, membuatku mengurungkan niat mengakhiri hidupku dengan bunuh diri. Kalau melihat dari masalah yang aku hadapi saat ini, mungkin tidak aku tidak akan berdiri lagi di sini." ucapnya sambil menundukkan kepalanya menangis sesunggukan. Membuat Cleo menatap wanita itu dengan tatapan iba .


"Aku kira masalah beban di hidupku lebih berat dibandingkan dirinya, ternyata ia lebih berat bebannya dibandingkan aku." gumam Cleo di dalam hati sembari memperhatikan raut wajah wanita itu dengan tatapan seksama.


Tiba-tiba suara gemuruh petir dan angin kencang, hujan lebat mengguyur ibukota. membuat wanita itu terpaksa mencari tempat berteduh Begitu juga dengan Cleo. Di saat hatiku sedang gundah gulana, di saat itu juga hujan lebat mengguyur tubuhku. dan harus berteduh di sebuah tenda kecil bersama wanita ya baru Aku kenal.


Duarrrr


Suara petir kembali menggeletar di telinga kedua insan itu. Membuat Mischa sontak memeluk Cleo, karena dirinya kaget akan suara petir yang menggeletar di permukaan bumi. "Maaf! ucap Mischa ketika dirinya menyadari telah memeluk Cleo tanpa seizin Cleo.


Cleo menganggukkan kepalanya, lalu kembali memandang lurus ke depan dengan wajah yang datar. Terlihat Mischa memperhatikan raut wajah Cleo Yang Tak asing baginya. "Sepertinya aku pernah mengenal lelaki ini. tetapi dimana Aku tidak tahu sama sekali." gumam Mischa di dalam hati sembari terus memperhatikan raut wajah Cleo dan mengingat-ingat siapa sosok lelaki yang ada di hadapannya.


Ketika dirinya berusaha untuk mengingat tetapi ia sama sekali tidak mengingatnya. Entahlah benar atau tidak, dia mengenal Cleo sebelumnya atau tidak. Hujan deras dan angin kencang membuat tubuh semakin menggigil kedinginan. Apalagi dirinya hanya menggunakan celana jeans dan kaos oblong yang sedikit ketat membuat lekuk tubuhnya terlihat. Hingga membuat setiap kaum Adam melihatnya pasti akan terpesona.


Cleo menatap Mischa yang sudah menggetar kedinginan. "Kau Sudah kedinginan. nanti jika hujannya sedikit reda, kau akan aku antar pulang. Kau tinggal di mana? tanya Cleo penuh selidik. Wanita itu menggelengkan kepalanya membuat Cleo sedikit bingung.


"Aku serius bertanya kepadamu Kau tinggal di mana saat ini?


"Aku tidak punya tempat tinggal, aku kabur dari rumah.


"Kenapa kamu kabur?

__ADS_1


"Tidak bagus seorang wanita di luar berkeliaran sendiri, tanpa ada tujuan yang pasti. Di kota ini banyak orang jahat." ucap Cleo


"Ayah dan ibuku ingin menjodohkanku dengan seorang pria yang sama sekali tidak aku cintai. Bahkan lelaki itu sudah memiliki istri tiga, ayahku terpaksa menyetujui pernikahan itu, karena ayahku memiliki hutang kepada lelaki tua bangka itu.


Ayahku tidak memiliki uang untuk melunasi hutang-hutangnya, tua bangka itu meminta kepada ayah dan ibuku untuk segera menikahkan aku kepadanya dan hutang ayah dan ibuku dianggap lunas oleh rentenir itu.


Tentu aku tidak akan terima itu, Aku ingin menikah dengan lelaki yang aku cintai. Bukan menikah karena terpaksa apalagi menjadi istri ke-4. Tidak pernah terbesit di hatiku untuk menjadi perusak rumah tangga orang lain. Walaupun di dalam agama menikah dengan seorang Pria beristri, tetapi mendapat izin dari istri-istri lainnya maka itu halal hukumnya.


Tetapi tidak ada di kamus Mischa yang menikah dengan pria yang memiliki istri." ucap Mischa panjang lebar kepada Cleo. Lalu ia menutup mulutnya dengan Kedua telapak tangannya. "Maaf aku jadi curhat jadinya sama kamu." ucap Mischa kepada Cleo yang masih setia berdiri di sana.


"Kalau kau kabur dari rumah terus kau di kota ini mau tinggal di mana?


"Aku ingin mencari tempat kos-kosan habis itu, aku kembali mencari pekerjaanku." ucap Mischa sambil menundukkan kepalanya tentunya ia merasa malu telah curhat kepada lelaki yang baru saja ia kenal.


"Oh iya kenalin saya Cleo, kamu siapa?


"Saya Mischa, saya baru berada di kota ini. selama ini aku tinggal di desa bersama kedua orang tuaku. Kehidupan di desa yang begitu menyakitkan membuatku harus melarikan diri dari kejaran lelaki tua bangka itu.


"Tua Bangka, Maksud kamu apa?"


iya tua bangka itu salah satu rentenir yang paling kejam di desaku. Awalnya ayah dan ibuku meminjam biaya pengobatan kakakku saat masih hidup sebesar tiga juta rupiah, semenjak kepergian kakakku rentenir itu terus menagih hutang-hutang kami.


Padahal kami sama sekali belum sanggup untuk membayarnya. Hingga sang rentenir meminta satu syarat kepada ayah dan ibuku jika mereka tidak memenuhi persyaratan yang diberikan oleh rentenir itu maka kedua orang tuaku akan ditangkap olehnya dan dijadikan menjadi budak di rumahnya.

__ADS_1


Pilihan kedua ia akan menikahiku dan aku tinggal bersama mereka. Hal itu yang tidak dapat aku terima. Padahal aku ingin sekali terlebih dahulu bekerja dan dapat membantu ekonomi keluargaku. Aku baru saja lulus SMA, tapi tua Bangka itu sudah ingin langsung menikahiku padahal Ia sudah memiliki istri tiga."ucap Mischa kepada Cleo membuat Cleo menggelengkan kepalanya.


Sementara di tempat lain terlihat Nyonya kan ada sudah berlalu dari kantor Atmaja Group. setelah memastikan, laporan tentang perkembangan perusahaan selama ditangani oleh Kenzo Atmaja. "Putra sulung ku memang benar-benar bisa diandalkan. buktinya dia dapat mengembangkan perusahaan ini.


"Aku merasa bersyukur memiliki anak-anak yang tampan dan juga, dapat diandalkan sekarang aku hanya tinggal menunggu menantu dan cucu saja." gumam Nyonya Kanada Atmaja dalam hati.


Sementara Diana dan Ricardo menatap Claudia dengan tatapan penuh tanya?


"Kau sungguh keterlaluan kalau dia, Mengapa kau tidak pernah memberitahu kepada kami Kalau Tuan Kenzo itu mantan kekasihmu yang kau ceritakan dulu? ucap Diana merasa komplain karena sahabatnya tidak terbuka kepadanya.


Claudia mengembangkan senyumnya. Sudahlah Yang Lalu biarlah Berlalu. Aku salah prasangka terhadap Kenzo dan Kak Norin. aku jadi merasa bersalah telah menuduh Mas Kenzo dan Kak Norin berselingkuh. mudah-mudahan Kak Norin dapat memaafkan aku." ucap Claudia merasa bersalah.


"Kamu tenang saja Norin pasti memahami rasa cemburu mu. Tapi jika kau benar-benar menikah dengan Tuan Kenzo Atmaja kau masih mau berteman dengan kita kan? tanya Diana penuh selidik sambil menatap Claudia dengan tatapan penuh tanya.


"Pertanyaan macam apa itu? kamu pikir dengan Aku menikah dengan mas Kenzo aku akan melupakan persahabatan kita? itu tidak akan mungkin terjadi. Karena bagiku persahabatan itu begitu berarti." ucap Claudia sambil langsung memeluk sahabatnya Diana.


,Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


"

__ADS_1


__ADS_2