
Julia Maharani seorang guru muda,cantik,tegas dan baik hati. Dia lulusan S3 di salah satu universitas ternama di Indonesia. Julia anak yang jenius,di usia yang ke 22 tahun dia sudah meraih gelar S3 nya. Julia mengajar di salah satu SMA favorite di Bandung,sampai suatu hari dia di tugaskan untuk pindah mengajar ke SMA Nusa Bangsa yang berada di Jakarta. Julia anak tunggal Orang tuanya tinggal di Bandung. Julia tidak bisa menolak perpindahannya ke Jakarta,karena dia tidak mau di sebut pilih-pilih dalam bertugas. Baginya mengajar adalah jiwa dan raganya. Di Jakarta Julia tidak perlu khawatir untuk menyewa rumah atau kamar kos karena sudah di sediakan apartemen sederhana sebagai rumah dinasnya.
__________________
Hari ini hari pertama Julia mengajar. Jam 6 pagi Julia sudah siap berangkat ke Sekolahnya,dia sengaja berangkat pagi karena ingin mencari sesuatu untuk sarapannya. Julia berjalan dari apartemen ke Sekolahnya karena memang jaraknya tidak terlalu jauh. Di perjalanan Julia menyempatkan diri membeli bubur ayam untuk sarapannya.
Sampai di sekolah Julia memasuki kantor kepala sekolah dan menanyakan tugas-tugas selama mengajar di sini. Tidak di sangka Julia bukan hanya sekedar mengajar tetapi juga menjadi wali kelas 12 IPA-1. Karena menurut kepala sekolah tidak ada wali kelas yang sanggup bertahan di kelas dengan anak murid yang terkenal nakal dan jail. Sampai-sampai dalam 2 bulan saja sudah ganti 6 wali kelas. dan semua wali kelasnya itu kabur tanpa meninggalkan jejak.
"Huh' sepertinya ini tugas yang lumayan berat". Julia menghembuskan nafasnya kasar.
Kriiiiiiingggggg
Bel waktu mulai belajar sudah berbunyi. Julia memasuki kelas 12 IPA-1 dengan langkah hati-hati Julia membuka pintunya,dan benar saja kalo Julia tidak hati-hati di atas pintu kelas sudah ada jebakan yang di sediakan anak-anak muridnya.
Semua murid di kelas itu melongo melihat jebakannya gagal.
Julia berjalan angkuh dan berdiri di samping meja gurunya. Banyak anak-anak yang membicarakannya dari mulai yang memuji sampai yang menyinyir.
"Wah gila,kalo bu gurunya cantik begini sih aku rela lulus 2 tahun lagi"
"Cantik dan sexy"
"Daun muda"
"Yang begini ni yang bikin betah di kelas"
__ADS_1
"terima kasih tuhan telah menurunkan Bidadari tanpa sayap untukku"
"suiittt,suiittt".
Seperti itulah keramaian di kelas 12 IPA-1...
Tapi Julia tidak menanggapinya dia memasang wajah tegasnya.
"Selamat pagi anak-anak. Nama saya Julia Maharani,saya di sini menggantikan wali kelas kalian yang kabur karena kenakalan kalian. dan saya mengajar mata pelajaran Biologi. Baik ada yang mau di tanyakan?" tanya Julia menatap satu persatu muridnya
"Bu,berapa umur ibu?apa sudah menikah?"
"Bu sudah punya pacar belum?"
semua itu pertanyaan dari murid laki-lakinya yang terkenal dengan kejahilannya. sontak pertanyaan mereka mendapat Sorakan dari anak-anak yang lain terutama anak-anak perempuan "Hhhuuuuuuuhhuuu".
"Ok,saya akan jawab. Umur saya 22 tahun dan saya belum punya pacar, apalagi menikah. Sudah tidak ada yang mau di tanyakan lagi?" tanya Julia
"Saya minta kalian memperkenalkan diri kalian masing-masing.Mulai dari kamu yang di belakang". perintah Julia
Anak-anak mulai memperkenalkan dirinya. Sesaat mata Julia bertemu dengan manik mata tajam yang sedari tadi menatapnya intens. Julia merasa risih dengan tatapan anak muridnya yang tadi bernama Jonathan Al-Farizqi. Tatapan itu seolah menelanjanginya dan itu sukses membuat Julia tidak nyaman.
"Baik anak-anak untuk pelajaran kali ini saya kira cukup dengan berkenalan. kedepannya saya harap kalian lebih rajin lagi belajarnya dan jangan berbuat jahil lagi.Terima kasih,selamat beristirahat". ucap Julia sambil berlalu meninggalkan kelas.
_______________
__ADS_1
Julia berjalan gontai ke arah kantin sekolahnya,sebenarnya di ruang guru pun di sediakan makanan seperti parasmanan,tapi Julia lebih tertarik dengan kantin. Sambil dia jalan-jalan dan mengenal bagian-bagian sekolah barunya.
Di kantin sudah ramai terisi oleh anak-anak murid dari kelas lainnya. semua mata anak-anak tertuju ke arah Julia,mereka merasa heran,pasalnya baru kali ini ada guru yang mau makan di kantin sekolahnya padahal di ruang guru sudah di sediakan makanan yang sangat enak.
Julia berjalan ke arah penjual mie ayam "kayaknya enak nih" batin Julia.
"Mbak mie ayamnya satu,sama jus jeruknya satu yah" pesan Julia.
"Neng guru barunya,cantik banget,masih muda lagi" tanya si mbak kantin.
"Iya,saya tunggu di sana ya mbak" ucap Julia sambil menunjuk ke arah bangku yang kosong.
Sambil menunggu pesanannya Julia mengambil hp dari saku blazer hitamnya. Julia melihat akun instagramnya untuk membalas DM dan dan pesan di whatsapp nya. Semua pesan rata-rata menanyakan kabar dan perasaannya mengajar di SMA nusa bangsa.
Tak lama pesanan Julia pun sampai,Dia menikmati semangkuk mie ayamnya dengan perasaan senang,karena selain rasanya yang enak Julia sedang dalam Mood yang bagus.
Belum mie ayamnya habis tiba-tiba ada 3 anak muridnya yang bernama Devan,Irgi dan Jonathan duduk di bangku kosong yang ada di samping Julia.
"Boleh kita duduk di sini bu?" tanya murid yang bernama Devan.
"Duduk aja" jawab Julia yang langsung melanjutkan makannya.
Jonathan duduk berhadapan dengan Julia. Mata mereka saling beradu.Julia menjadi salah tingkah,pasalnya siswa yang bernama Jonathan Al-Farizqi ini terkenal dengan siswa yang ganteng, pintar, dan kaya. Dia siswa populer di SMA Nusa Bangsa ini.
Julia menundukkan wajah dan melanjutkan makannya. Tapi di bawah meja Julia merasakan sesuatu menggerayangi kakinya dari mata kaki sampai ke betisnya. Julia menatap tajam Jonathan karena kelakuannya tidak sopan. tapi yang di tatap justru terkesan santai.
__ADS_1