My Cute Brondong

My Cute Brondong
Hampir Saja


__ADS_3

Seorang kepala koki mengantarkan makanan ke meja Jonathan dan Joni.


"Heh,Jon.kenapa banyak banget?lo mau bikin gue gemuk?" protes Jo saat melihat makanan begitu banyaknya.


"Gue laper banget,beberapa hari ini gue sibuk rapat ke sana kemari sampe lupa makan." jawab Joni yang sudah menyambar makanannya.


"Ya udah lo istrihat deh beberapa hari ini,urusan kantor biar gue yang urus" ucap Jo.


"Emang tanggung jawab elo kampret ngurus perusahaan mah.lagian lo pergi lama bener"


"Gue pergi juga ada alasannya"


Julia dan Gina merasakan ada sesuatu di tenggorokannya yang membuat mereka sulit menelam makan siangnya.


Seluruh penghuni kantin menatap iri pada Julia dan Gina."Kenapa Mr bos gak duduk di meja gue aja sih?" ucap Siska pada Mira temennya di bagian keuangan.


"Kalo tau Mr bos lebih ganteng dari asisten Jon gue gak bakalan mau buang-buang tenaga gue buat godain asisten Jon" keluhnya.


"Sabar aja beb,denger-denger Mr Bos mulai besok kerja di sini lo di bantuin Mr Jon.dan gue denger-denger juga dia pernah menikah tapi gak sampai sebulan udah cerai lagi". ucap Mira


"Masa,,,,,,waw Duren kaya ini mah. gue harus bisa dapetin bos gimana pun caranya". ucap Siska penuh semangat.


"Hey,jangan senang dulu.Katanya dia pulang ke sini bukan untuk jadi bos kita aja,tapi juga untuk rujuk sama mantan istrinya" Mira mencoba menjelaskan gosip yang beredar di kantornya.


"Alah,bodo amat.Justru kalo cowok-cowok yang udah punya bini itu lebih menantang" ucap Siska.


"memacu adrenalin maksud lo?terserah lo deh.gue cuma mau ngasih tau lo kalo gak baik rusak hubungan orang" Mira mencoba menasehatinya.


"Jadi lo gak dukung gue?"


"Gue gak mau kena masalah,gosip di kantor suka bener loh Sis".


"Bodo ah,gue males ngomong sama lo" Siska kesal dan pergi ninggalin Mira di kantin.

__ADS_1


"Lo gak pernah berubah Sis,masih sama kayak kakak lo yang doyan sama suami orang" gumam Mira.


-----------------


Julia merasakan ada sesuatu menyentuh kakinya.Dia yang awalnya berusaha tenang jadi sedikit kagetd,dia melirik Gina yang terus memakan makan siangnya dengan kaku dan asisten Jon yang sedikit main mata sama Gina.Julia di buat merinding,pasalnya kaki seseorang di bawah meja sana sedang berjalan-jalan di paha mulusnya.Julia manatap Jonathan tajam,namun yang di tatap hanya tersenyum manis sambil menopang dagu.


Beruntung waktu istirahat sudah habis,dengan secepat kilat Julia berdiri dari duduknya dan lari keruangannya tanpa menunggu Gina.


"Sial....kenapa dia berani banget.hampir-hampir aku mendesah" batin Julia.


Pukk .....


"Aakkhh" pekik Julia


"Hahahahahaha,kenapa kaget lo" tanya Gina


"Ish,gue kaget tau gak?gue kira setan" kesal julia dia mengusap-ngusap dadanya karena ulah Gina.


"Lo kenapa lari ninggalin gue hah?" tanya Gina tajam.


"Hahahahaha,lo naksir sama Mr Bos yah?"


"Gak cuma naksir,gue masih cinta.Dia tuh mantan suami gue.tapi Lo jangan cerita dulu ke yang lain ya,lo cukup tau aja.mulutnya kasih lakban biar gak bocor" jelas Julia.


Gina mencoba mencerna setiap perkataan Julia,kedian dia memegang dahi Julia.


"Lo kayaknya mesti di rukiyyah deh,,,gue rasa lo sakit kebanyakan ngehalu" ucap Gina.


Julia melotot,dia tidak percaya kalo temennya ini malah nyangka dia gila.


"Berengsek lo Gin,malah mikir gue sakit.terserah lo deh mau percaya atau enggak.sana pergi ke meja lo,kerja yang bener jangan makan gaji buta lo" usir Julia.


saat Gina baru duduk di kursinya tiba-giba asisten Joni masuk ke ruangan sekertaris.

__ADS_1


"Julia,kamu di panggil bos. sekalian bawa laporan rapat seminggu kedepan.Oh ya Julia kamu mulai sekarang jadi sekertaris pribadi Jonathan,dan Gina,kamu jadi sekertaris saya" ucap asisten Jon.


"Akhirnya gue bisa sering berduaan sama Gina"batin Joni


"Baik pak"


Julia mengetuk pintu ruangan Jonathan,kemudian dia masuk dengan membawa beberapa laporan kegiatan Jo.


"Anda memanggil saya Mr?" tanya Julia,dia masih berdiri di depan Jo sementara Jo seperti sedang memeriksa sesuatu di kursi kebesarannya


"Calon suami Julia" ucap Jo.


"Ini kantor Mr,untuk urusan pribadi nanti saja di bahasnya"


Jonathan mencibikkan bibirnya,dia berdiri dan berjalan ke arah Julia.Jo menyandarkan bokongnya di meja dan menarik pinggang ramping Julia hingga tidak ada jarak antara Julia dan Jo.


"Ini kantor gue,jadi ya terserah gue" bisik Jo.


Julia merasakan detak jantungnya tak beraturan,lututnya lemas.Jo mengusap-ngusap punggung Julia.


"Gue kangen sama lo,selama 3 tahun ini gue gak punya cewek atau mencoba buat pacaran sama yang lain.karena gue berharap bisa balik lagi sama lo sesuai dengan perjanjian yang kita sepakati" lirih Jo,Julia membalas pelukan Jo hingga dia memberanikan diri mengecup bibir Jo duluan.


cupp.....


"Ada kemajuan" ledek Jo.


Julia memukul lengan Jo.


"Ish,aku juga selama ini tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun.Aku hanya fokus nungguin kamu sambil jagain anak ki,,," Julia menutup mulutnya,dia tidak kelepasan .


"Jagain anak siapa?" tanya Jo tajam.


"Em anu,,,itu em....jagain anak kucing,iya bener jagain anak kucing" jawab Julia gugup.

__ADS_1


"Sejak kapan suka kucing?bukannya lo alergi bulu kucing yah?" tanya Jo.


"Mampus,,,,,"batin Julia


__ADS_2