My Cute Brondong

My Cute Brondong
Cuti


__ADS_3

**Teruntuk pembaca yang baik dan pengertian.Author minta maaf karena up nya gak tentu.Selain di sibukan dengan pembangunan istana author😁,author juga tengah di landa shock pasalnya 3 hari yang lalu author di kagetkan dengan hasil testpeck yang menunjukan garis 2.Jelas kejiwaan author terguncang karena rencananya 3 tahun lagi untuk program anak ke 2,tapi Tuhan berkehendak lain.Meskipun tidak sesuai rencana tapi author tetep bersyukur masih di percaya Tuhan.Sekarang usia kandungan author 8 minggu,minta do'anya ya,biar semuanya lancar🙂.


_________________


Jonathan masih asyik dengan waktunya bersama baby Je tanpa dia sadari ada seseorang yang tengah mengamatinya dari jauh.Semua gerak gerik Jo dan Baby Je tidak luput dari perhatian orang itu.


"Sial,ternyata dia sudah punya anak" ucap Mely,Ya dialah seseorang yang sedang mempehatikan Jo.Dia tidak sengaja lihat Jo saat sedang berbelanja,dia berniat untuk mendekati Jo namun langkahnya tertahan setelah melihat bayi kecil di pangkuan Jo.


"3 tahun berlalu,ternyata lo udah punya anak yah.....lo makin ganteng aja Jo,makin mapan lagi. Gak sia-sia selama ini gue nungguin lo....Sekarang gue harus bisa dapetin lo,gimana pun caranya lo harus jadi milik gue" gumam Mely**.


*********


"Baby, sore....pulang yuk" ajak Jonathan.


Dia membawa baby Je pulang ke apartemen yang baru saja dia beli.Tidak ada yang tau tentang apartemen itu,yang jelas dia tidak ingin di ganggu oleh siapapun termasuk Julia dan keluarganya.


Setengah jam sudah Jo sampai di parkiran apartemen elit dia membeli apartemen lengkap dengan fasilitas bermain anak,.semua kebutuhan baby Je sudah dia siapkan,dari mulai pakaian,popok,makanan dan susu bayi dia siapkan dengan sangat teliti. Demi kenyamanan sang anak Jo membuat semuanya safety.Dia tidak ingin anaknya kenapa-napa dan merasa tidak nyaman.


"Baby,kamu cape sayang?kita mandi dulu yuk,nanti habis mandi kita tidur" ucap Jo,baby Je mengangguk tanda setuju dengan ucapan papanya.


Jo benar-benar bisa menjadi sosok ayah dan ibu bagi baby Je,buktinya dia memandikan baby Je dengan telaaten dan baby Je tidak rewel sama sekali saat bersamanya.


Setelah bermandi-mandi basah Jonathan membawa baby Je ke ranjang besarnya,dia menina bobokan anak semata wayangnya hingga dia pun ikut terlelap.


*********


Jam 7 malam Julia masih berada di kantor Jonathan.

__ADS_1


"Aduh,udah malam gini kok Jonathan belum pulang sih?kasihan kan baby kalo malam gini masih di luar" batinnya


Dia merasa gelisah,perasaannya campur aduk.Dia sengaja menunggu Jo di ruangannya,sementara karyawan yang lain sudah pulang dari tadi jam 4 sore.


Joni keluar dari ruangannya,dia melewati ruangan sekertaris dan melihat lampunya masih menyala.


"Perasaan gak lembur,siapa yang belum pulang" batin Joni.


"Jangan-jangan ada yang mau nyuri data perusahaan lagi"


Dengan cepaf asisten Joni membuka pintu ruangan Julia dan Gina dengan kasar hingga menimbulkan bunyi yang membuat Julia tersentak dan gemetar


"Braakkkk"......


Julia tersentak kaget "Astaga asisten Joni,,,,bisa pelan gak buka pintunya?saya kan kaget" sentak julia.


"Sorry,gue kira ada penyusup.lagian lo ngapain masih di sini?kan gak ada tugas lembur juga"ucap asisten Joni.Sebenarnya dia juga sama kagetnya dengan Julia saat tahu Julia yang di dalam,tapi asisten Joni dengan cepat menetralkan kembali ekspresi kaget di wajahnya.


"Iya gue tau lo bukan penyusup,yang gue tanya lo ngapain di sini?"


"Saya nunggu Jonathan pulang pak" lirih Julia.


"Dia gak akan pulang,dia sedang liburan malahan dia udah ngajuin cuti selama 1 bulan."


"Apa???AsisteN Joni jangan bercanda dong,dia kan bawa anak saya" Julia kembali di kagetkan ucapan Joni,sia-sia di menunggu Jonathan.


"Anak dia juga kali.emang bisa lo bikin anak sendiri".

__ADS_1


sahut Joni santai.


"Tapi gak gini caranya pak,Jonathan pisahin saya sama baby je"


"Lo juga pisahin anak lo sama bapaknya selama 3 tahun,lo pikir gimana perasaan Jo saat itu? gue sebagai lelaki juga ngerasain apa yang Jo rasain.masih mending lo di pisahin selama sebulan,jauh sama Jonathan yang 3 tahun gak tau anaknya" jelas Joni.


"Sekarang lo pulang deh,Jonathan gak bakalan balik ke sini.soalnya dia udah beli apartemen" ucal Joni lagi.


"Tapi saya mau ketemu anak saya pak,gimana dong,saya kangen banget"


"Itu sih derita lo,gue gak mau pusing ngurusin masalah lo sama Jo.Udah yah gue balik dulu.Bye" Joni menghilang di balik pintu ninggalin Julia yang masih duduk di kursinya sambil menunduk mengeluarkan air matanya.


"Kamu tega Jo,,,,kamu jahat sama aku.....kenapa kamu bawa baby Je pergi....." Julia terisak,dia menyesali perbuatannya dulu, sekarang dia tidak sanggup berpisah dengan anaknya.


"Jo,,,,,kamu dimana?baby,,,,mama kangen sama kamu" Julia berjalan keluar ruangannya dengan langkah gontai.Dia merasa dirinya melayang,berjalan sempoyongan seperti orang yang kehilangan kesadarannya.Lututnya lemas,pikirannya terus memikirkan keberadaan Jonathan dan anaknya.


Jam 9 malam Julia sampak di kediamannya,dia membuka pintu dan bertemu dengan sang ibu.Ibu Rika pun kaget melihat anaknya yang berantakan,mata sembab,rambut acak-acak maskara yang luntur dan bulu mata palsu yang hampir copot sebelah.


"Ya ampun,,,,anak ibu kenapa? kok amburadul begini" tanya sang ibu seraya menghampiri Julia yang sedang bersandar di balik pintu.


"Ibu,,,,Julia gak apa-apa,cuma kangen sama baby Je" jawab Julia,dia tidak ingin ibunya ikut sedih.


"Udah ketemu belum sama Baby Je?"


"Belum bu,Julia gak tau Jonathan bawa baby Je kemana"


"Ya udah,kamu mandi gih.kamu tenang aja.baby Je pasti baik-baik aja. dia kan sama papanya,bukan sama yang lain" Ibu Rika mencoba menenangkan Julia.Memang Naluri seorang ibu itu sangat luar biasa,ibu Rika tau perasaan Julia gimana.Karena bagi seorang ibu berpisah dengan anaknya seperti dunia yang dia pijak hancur seketika.Karena bagi seorang ibu pula anak itu adalah dunianya.

__ADS_1


"Baik bu,Julia ke kamar dulu yah".


"Iya".


__ADS_2