
Winda pergi dari villa Jo dengan perasaan kesal,dia membuang box berisi makanan yang tadi dia beli ke tempat sampah.
________
Jo menarik tangan Julia ke kamar.
"Eh,kok ke kamar?aku kan lagi masak Jo" protes Julia
"Gak usah masak,gue udah gak nafsu makan sekarang gue lebih nafsu mau makan Lo"
"Jo ini masih pagi loh,kamu kerasukan apa sih?"
"Emang salah kalo pagi-pagi?gue kerasukan setan mesum"
"Astaga Jo,,,,,
" Kenapa?lo mau nolak gue?" tanya Jo
"Bukannya gitu,tapi aku udah mandi" jawab Julia
"Bodo amat,tinggal mandi lagi apa susahnya sih"
"Kok kamu maksa sih?mau aku laporin ke polisi?"
"Laporin apa?kasus perkosa istri sendiri ha"
"Iya,biar kamu di penjara 12 tahun"
"Jiah cuma di perjara 12 tahun mah gak kerasa.dari pada lo nolak suami dosa udah gitu di laknat malaikat.Lo tau kan kalo orang berdosa tempatnya dimana?"
"Penjara api alias neraka" ucap Jo santai.
Julia tersentak,niat dia supaya Jo tidak memaksanya malah jadi dia yang harus menyerahkan diri karena takut dosa nolak suami.
"Jadi gimana?mau nolak gue dan laporin gue atau dengan suka rela nail ke sana?" Jo menunjuk ke ranjang besar di kamarnya.
"Ya Tuhan,,,,kok jadi aku yang terjebak omongan sendiri sih" batin Julia
Perlahan dia berjalan ke ranjangnya dan melepaskan pakaiannya. Jo memperhatikan tingkah Julia yang malu-malu saat membuka bajunya.
Tanpa aba-aba Jonathan langsung loncat ke atas ranjang dan menindih Julia."Aakkhhh,,,,,,,bisa gak sih gak usah loncat?aku kan kaget" teriak Julia
"Wiihhh,kalem dong...." Jo mencium bibir Julia ganas.Nafsunya membara sampai ke ubun-ubun,dia sudah tidak bisa menahannya lagi.
__ADS_1
"Pelan-pelan Jo,,aahhh" ucap Julia di sela aktivitasnya.
"Gak bisa,,,,gue gak tahan" Jo mengusap-ngusap area inti Julia hingga sedikit licin lalu dia mengarahkan juniornya dan mendorong pelan hingga masuk sempurna.
"Aahhhh"...
Terjadilah pagi yang panasss.
________________
" Jo,laperr" rengek Julia dal pelukan Jo.
Ya,mereka masih di atas ranjang dengan tubuh polos dan saling berpelukan.
Jo melirik jam dinding di kamarnya.
"Sudah jam 11 ternyata" batinnya.
"Ya udah mandi yuk.kita makan di luar" ajak Jo.
"Pesan aja,aku gak kuat jalan.Sakit nih" ucap Julia dengan wajah merahnya
"Apanya yang sakit?" tanya Jo pura-pura gak tau.
"Sorry deh,,,,habis lo enak sih...Ini lo sempit banget,jadi berasa di gigit-gigit gimana gitu" ucap Jo sambil mengusap-ngusap daerah sensitif Julia.
"Stop Jo" ujar Julia
"Mau lagi yah,,,,,".
Julia menggeleng,
" Ayo laahh,,,sebentar aja.ini udah bangun lagi" bujuk Jo
Julia menggeleng lagi.
"Dosa loh" ucap Jo
"Iya deh" jawab Julia pasrah...
"Horeee,yang nungg*ng dong. mau coba gaya baru" ucap Jo.
"Astaga,,,,gak usah banyak gaya deh"
__ADS_1
"Biar ada sensasi baru gitu..."
Julia pun menuruti kemauan suaminya.
Jo berdiri menggunakan lututnya dan menusuk Julia dari arah depan membuat Julia menjerit kenikmatan.
"Aaahhh,,,Jo....e,,n,aaakkk" desah Julia.
"Tadi aja bilangnya jangan banyak gaya,giliran udah ngerasain malah ke enakan" ledek Jo yang terus memompa tubuh Julia.
Julia tidak memghiraukan ledekan Jo,dia fokus merasakan tusukan di tusukan yang Jo berikan padanya.
"Memang benar istilah GAYA BARU SENSASI BARU" batin Julia.
__________________
Jam satu siang Julia baru sempat makan,dia tidak bisa berjalan karena ulah suaminya.
Dengan penuh perhatian Jo membelikan Julia makanan dan menyuapinya di kamar.
"Laper banget yah?" tanya Jo yang lihat Julia makan lahap.
"Gak usah di tanya, dari tadi pagi belum makan apa-apa udah langsung tempur.masih bagus gak pingsan" jawab Julia.
"Jawabannya panjang banget tinggal jawab 'iya' aja apa susahnya sih? pake alasan tempur di bawa-bawa" ucap Jo.
"Ciih,,,ngeselin dasar" gumam Julia pelan.
"Abis ini mau jalan-jalan gak yang?" ajak Jo.
"Enggak,mau tidur aja"
"Gak asyikk ah"
"Kan aku gak bisa jalan Jo...."
"Gue gendong"
"Gak mau,malu tau"
"Gak apa-apa biar kelihatan romantis"
"Pencitraan"
__ADS_1
"Jehh Lo mah banyak alasan" kesal Jo.