
"Aaaahhhhhhhh,ssssshhhhhh"...
Julia mendesah saat Jo terus menerus menghantamnya dari belakang. Sensasi baru buat Julia hingga baru beberapa saat Julia sudah mengalami klimaks 2x.
" Hm yang,enaak bang-et..berasah masuk semuaah junior gue" ucap Jonathan di sela-sela kegiatannya.
Julia hanya tersenyum mendengar ucapan Jo,Ya walau pun Jo tidak melihatnya. Dia udah gak sanggup mengeluarkan kata-kata untuk membalas ucapan Jo. yang mampu Julia lakukan untuk saat ini adalah mendesah.
"Jo-...ak-kuh mau ke-luarr aahhh ssshhh" ucap Julia terbata-bata.
"Bentar lagih yang tahan ssshhhh"
"Gue gak ta-tahan yang sssshhhh....
" Aaaaaakkkkkhhhhhhhhssssshhh"
Mereka meraih puncak kenikmatan bersama-sama. Jo menumpahkan benihnya di rahim Julia.. sungguh pagi yang di penuhi keringat kenikmatan. Mereka tumbang,sebelum ke kamar mandi Jo menyempatkan diri mencium kening Julia.
"Makasih yah,Lo gak khawatir masalah di sekolah atau pun masalah cewek rongsokan itu" ucap Jo.
"Mau mandi sekarang?" tanyanya lagi.
Julia yang kelihatan sudah tidak punya tenaga lagi pun hanya mengangguk lemah. seperti di film-film dewasa Jonathan dengan gagahnya menggendong tubuh telanjang Julia ke kamar mandi, Julia tertunduk malu saat berada di gendongan Jo. sedangkan Jo dia tidak peduli dengan tubuhnya yang juga polos dan belalai gajah yang berdiri kembali saat menggendong Julia.
__ADS_1
_______________
Di tempat lain Intan sedang gelisah,dia tidak.sabar menunggu pagi tiba. dia ingin segera menyingkirkan Julia,segalanya telah ia persiapkan dari mulai kamera dan beberapa foto Julia yang tengah mencium Jo yang dia cetak dengan ukuran besar.
"Ah kenapa pagi lama banget?apa jam gue mati yah?" kesalnya.tidak henti-hentinya dia melirik jam yang ada di tangannya dan juga di dinding kamarnya.
"Hihihihi,,,,,,Bu Julia guruku...... Aku tidak sabar menantikan ke pergianmu...." ucap Intan dengan senyum devilnya.
_____________
"Jo,,,,,gak usah di gosokin....biar aku aja" Ucap Julia yang kegelian karena Jonathan terus berusaha menggosok tubuhnya.
"Diam gak?gue cuma gosokin aja .biar bersih" ucap Jo tajam. Julia menunduk pasrah,karena takut Jo marah dan ninggalin dia kayak kemarin. "Ahh,rupanya aku jadinya bucin nya Jonathan" batin Julia.
Jonathan terua menggosok-gosokan spon mandinya ke tubuh Julia yang tengah di guyur air shower. Saat tangannya berada di tengah-tengah dengan jail dia memasukan jari tengahnya ke dalam ** Julia tiba-tiba.
Jo mengangkat satu kaki Julia ke atas closet,sementara dirinya langsung menancapkan Juniornya ke ** Julia yang sempit bleeesaahhhh.....
"Aaaaahhhhhh" desah keduanya.
Mereka melakukannya di bawah guyuran air hangat.
Jo terus menghajar Julia tanpa ampun,baginya Julia adalah nikotin yang membuatnya kecanduan.seakan tidak pernah puas dengan kenikmatan yang Julia berikan,dia selalu merasa kurang dan kurang. walau pada kenyataannya Jo selalu terpuaskan oleh Julia.
__ADS_1
Sedangkan Julia,selalu merasa kewalahan melayani nafsu Jonathan yang setiap bersentuhan sedikit dengannya junior Jo langsung fast reapon. dan tanpa aba-aba langsung menyerangkan tanpa ampun.
Ya,walaupun Jonathan laki-laki yang tidak kuat menahan nafsunya tapi tidak dengan wanita sembarangan juga dia menyalurkan nafsunya.
__________________
"Kamu mau sarapan apa Jo?" tanya Julia saat sudah rapi dengan pakaiannya.
"Gue udah 2x sarapan pagi ini,jadi gak usah bikin makanan deh" jawab Jo yang masih sibuk mengancingkan segaramnya.
Julia menatap Jo,lalu tersenyum.
"Kenapa Lo senyum?"tanya Jo.
" Enggak,hanya aneh aja" jawab Julia.
"Aneh kenapa?" tanya Jo tajam.
"i-itu,,,Em... hubungan kita kalo aku lihat sedikit lucu....Kamu yang masih dengan seragam sekolah sedang aku dengan baju dinas. Kalo orang liat pasti nyangkanya seperti ibu dan anak" jawab Julia dengan sedikit tawa.
"Emang Lo Ibu kok" ucap Jo.
"jadi kamu nganggap aku ibu kamu?" tanya Julia sedikit kecewa.
__ADS_1
"Iya,Ibu dari anak-anak gue nanti" jawab Jo santai.
"Hah',,,," Julia tersipu malu dengan yaa bisa di sebut gombalan receh Jo. walau pun cara pengucapannya tidak seperti orang sedang ngegombal.