
Setelah sampai di Villa Julia merebahkan tubuhnya di ranjang.Dia menatap ke arah jendela "Apa aku terlalu kejam yah sama Jo?" batin Julia. "kasian juga dia aku cuekin" gumamnya pelan. Saat Julia berbalik dia kaget karena Jo sudah berbaring di sampinya dan menatap Julia.
"Astaga".
" Kenapa?kaget?" tanya Jo santai.
"Hm"
"Jo,a-aku itu mau minta maaf sama kamu" ucap Julia
"Hah,minta maaf soal apa?" tanya Jo polos
"Kamu gak usah pura-pura gak tau deh" jawab Julia.
"gue emang gak tau"
Julia menarik nafas dalam lalu membuangnta kasar.
"Aku minta maas udah cuekin kamu,udah marah-marah sama kamu,udau kesel sama kamu" ucap Julia.
Jo membulatkan matanya.
"Oh soal itu, ,,,,gak papa kok.gue paham.tapi gue minta sama lo kalo lo kesel sama gue atau gue ada salah langsung ngomong.jangan pake teka teki,gue bukan orang yang peka. Gue Jonathan,begini ada nya." ujar Jo.
"Kamu gak marah sama aku?" tanya Julia
"Kenapa gue harus marah?emng lo ada salah sama gue?" tanya balik
"Kok malah tanya balik sih?kali aja kamu ilfil sama sifat aku yang ya,, seperti ini" ucap julia.
__ADS_1
"Gue nerima lo apa adanya Julia,gue gak akan nuntut apa-apa dari lo.gue cuma minta satu hal sama lo, kita boleh berantem sebesar apapun masalahnya tapi kita tetep harus kembali seperti biasa.gak boleh ada niat untuk saling meninggalkan.itu aja" ucap Jo tegas
Julia mengangguk setuju.
"Jo,,,,Aku sayang sama kamu" ucap Julia bergeser memeluk Jo dan menelusupkan wajahnya di dada Jo.
Jo pun membalas pelukan Julia.
"Gue lebih sayang sama Lo,jangan marah-marah lagi yah gak enak.masa pengantin baru berantem terus,tapi kalo berantemnya di ranjang gak papa kan" ucap Jo
Julia mengeratkan pelukannya wajahnya merona,dia tau kemana arah pembicaraan suaminya itu.
"Malu yah???atau mau??" goda Jo sambil menelesupkan tangannya ke dalam kaos Julia,dia mengusap-ngusap punggung halus Julia.
"Jo ish,,,jangan...masih siang" tolak Julia.
"Gak papa siang juga,pas buat olah raga siang" ucap Jo,dia membuka pengait bra Julia lalu tangan kanannya beralih meremas payudara Julia.
"Gue udah gak tahan" ucap Jo,dia membuka paksa kaos Julia dan Julia tidak bisa menolaknya.Selain dosa juga udah kepalang enak.
Dan terjadilah olah raga ranjang di siang bolong.
Jo menjatuhkan tubuhnya di samping Julia yang sudah tidak berdaya.
Dia mengusap perut Julia "Tumbuhlah kalian di sini,dan jadilah Jo junior" bisik Jo lalu mengecup pipi Julia.
Mereka pun tertidur pulas tanpa pakaian.
_____________________
__ADS_1
Jam 5 sore Jo membuka matanya dan melihat Julia masih terlelap dalam pelukannya.
"Yang,, bangun udah sore.mandi yuk kita cari makan" ucap Julia.
Julia membuka matanya "Jam berapa?" tanya Julia
"Jam 5 yang" jawab Jo.
"Ayo bangun,aku lapar" ucap Julia.
Jo mengangkat tubuh telanjang Julia dan membawanya ke kamar mandi.
"Kita berendam yah" ajak Jo
"Nanti lama Jo,aku udah laper banget" tolak Julia.
"Oke lah kita mandi singkat aja,toh nanti malam juga bakalan keringatan lagi" ucap Jo.
"Apa???"
_______________
Setelah mandi Jonathan mengajak Julia ke kedai seafood bakar. Dia memesan banyak makanan yang membuat Julia kaget.
"Banyak sekali?" tanya Julia
"Biar kuat nanti malam.3 ronde" jawab Jo santai.
"Apa????3 ronde???kamu mau bunuh aku?" teriak Julia tanpa sadar membuat pengunjung kedai melihat ke arah mereka.
__ADS_1
"Santai dong yang,gue gak bakalan bunuh lo.gue cuma mau nikmatin lo" bisik Jo tersenyum licik
"Dasarrr gila yah kamu Jo" kesal Julia