
"Ok kamu gak usah jemput saya.kita janjian di tempat aja" ucap Julia lalu berdiri dan meninggalkan Jonathan dan 2 sahabatnya.
"Hei Jo,Lo yakin bu Julia ikut?berabe kita kagak bisa setor?" tanya Irgi
"Iya Jo,mana kepala bawah gue udah berat banget lagi" tambah Devan yang dari tadi cengo ngebayangin gimana nanti di club.
"Gue juga gak tau,Lo sih pake ngomongin ke club depan dia jadi nya kan begini" ucap Jo.
"Ya udahlah dari pada pusing,lihat gimana nanti aja" tambah Jo.
_______________
Jam 9 malam Julia tampak sedang merapikan penampilannya. karen dia akan ke club dan bukan menghadiri pesta juga jadi dia hanya memakai dress putih di atas lutut tanpa lengan yang di tutupi jaket levis warna hitam dan sepatu sneakers putih.Rambutnya di kuncir kuda dan tas selempang kecil berwarna hitam.
Dia meraih kunci mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang ke tempat dimana dia janjian dengan tunangan kecilnya.
Di parkiran club Jonathan,Devan dan Irgi tengah tegang menunggu Bu gurunya yang pengen ikut ke club.
"Dev,gue berharap Julia gak datang. gue takut dia bikin malu" ucap Jo
"iya,tapi gue bukan takut di bikin malu.gue gak bisa mengeksperikan diri gue. gue canggung" kata Devan
"Yo'i,,,,gue juga takut begitu. apa lagi gue udah janjian sama Mely" ucap Irgi.
"Siapa tuh Mely?tanya Jo
" Anak baru di club.gue pengen nyobain dia,kata temen gue dia masih menggigit" jawab Irgi sedikit gemas
"Si kampret udah pesen duluan Lo, rese lo gak setia kawan" ucap Devan.
Sebuah mobil BMW putih memasuki parkiran Club. Jo dan sahabatnya menatap mobil itu.
__ADS_1
"Wahh,ada pelanggan baru...mobilnya boleh juga". kata Devan sambil menyikut perut Jonathan.
Mobil putih itu terparkir dengan rapi di samping Jo dan teman-temannya ..... tak berapa lama keluarlah gadis cantik,dan sexy.....
" Hai,,,udah lama nunggu?" sapa Julia
Jonathan,Devan dan Irgi melotot kearah Julia dan menatap Julia dari ujung rambut ke ujung kaki.
"Hay,apa kalian baik-baik saja?" tanya Julia yang merasa anak muridnya ini harus ke THT karena di tanya malah bengong.
"Bu Julia?" tanya Irgi
"iya"
"Ini beneran Bu Julia Maharani guru kita?"tanyanya lagi
" Iya"
"Terima kasih"
Plaakkkk
Satu geplakan mendarat di kepala Irgi.
"Enak aja main muji-muji pacar gue" kesal Jo.
"Tapi emang beneran kamu cantik yang" puji Jo
"Telat Lo Jo,udah ke duluan sama Irgi" ucap Devan
"Kalian biasa aja gak usah canggung sama saya.lakuin apa yang biasa kalian lakuin di sini.anggap saja saya bukan guru kalian.jadi bersikap biasa aja ya" ucap Julia sambil jalan memasuki ruangan ViP.
__ADS_1
"Siap bu" sahut Irgi.
Setelah sampai di ruangan. Jonathan memesan banyak minuman. ternyata tempat yang Jo pesan di lengkapi dengan fasilitas karaoke.
Mereka duduk rapi seperti anak TK.
"Hey,sudah saya bilang biasa aja.gak usah kaku. saya ke sini buat menghilagkan beban saya,bukan buat ngajarin atau ngawasin kalian" ucap Julia lalu menuangkan minumannya ke dalam gelas dan meminumnya.
Jonathan dan ke dua sahabatnya hanya memperhatikan Julia,melihat minuman beralkohol mengalir ke leher mulus Julia membuat mereka menelan ludahnya kasar. glek..
"Sexy bener calon bini si Jo,andai saja bukan cewenya Jonathan udah gue tikung"/batin Irgi
" Cantik,putih,mulus waw......paket lengkap.kalo bukan cewek nya seorang Jonthan udah gue culik dari dulu" batin Devan.
Jo melirik ke dua sahabatnya dan mengusap wajah mereka kasar dengan tangannya "Gak usah bayangin bini gue,Lo berdua mau gue gorok hah?" kesal jo.
"Sorru bro,sorry" ucap Devan kompak.
Pada ahirnya mereka pun pesta tanpa ada rasa canggung. Jonathan,Devan dan Irgi,mereka melihat sisi lain dari Julia. Dia tidak semengerikan saat di sekolah dia juga manusia biasa yang punya masalah,beban kehidupan yang dia rasakan. Dia seorang guru bukan berarti manusia yang sempurna.Dia manusia biasa yang punya rasa lelah. Satu lagi yang mereka tau,kalo Julia termasuk wanita yang kuat minum dan suaranya bagus. Dia tidak mengumbar atau pun meracau. Dia melampiaskan beban nya dengan bernyanyi ria. dia berduet dengan Jonathan dan ke dua sahabatnya. Dia benar-benar mengekspresikan dirnya seperti yang dia mau...
"Kalian berdua gak bawa cewek?" tanya Julia di sela-sela bernyanyinya.
"Emang boleh bu?" tanya Devan.
"Boleh,tapi gak ada sex yah.Kalo cium-cium dikit boleh" ucap Julia
"Berarti gue juga boleh dong peluk sama cium-cium Lo" ucap Jo yang langsung memeluk Julia dari belakang.Julia hanya mengangguk lalu membalikkan tubuhnya dan membalas pelukan Jonthan.
Jo mendekatkan wajahnya dan langsung meyambar bibir Julia yang manis rasa wine yang dia minum. Julia tak tinggal diam,dia pun membalas ciuman Jo yang menuntut.
Sementara Irgi sedang menghubungi teman kencannya dan Devan menyaksikan drama romantis sang sedang tayang langsung di hadapannya.
__ADS_1