My Cute Brondong

My Cute Brondong
Belanja


__ADS_3

Setelah acara maksa memaksa akhirnya Julia mau juga di ajak jalan-jalan. Dengan cemberut Julia mengambil pakaiannya asal.Dia ingin sekali rebahan tapi tapi Jo mangancamnya jika dia terus rebahan akan memancing Jo untuk menyerangnya lagi.


"Dosa gak yah kalo bunuh suami yang mesum" batin Julia.


Pikirannya masih waras,dia tidak mungkin membunuh suami tampan nya itu,wajar dia mesum sama istri sendiri.


Julia keluar dari kamarnya dan melihat Jo sedang duduk menunggunya.



"Udah siap yang?" tanya Jo


"Hm"


"Semangat dong,,,,lo bebeas deh belanja apa aja yang lo mau,gue yang bayarin" ucap Jo


"Serius????" Julia antusias.


"Giliran denger gratisan aja langsung semangat" gumam Jo.


"dua rius malah"


"Oke deh ayo,,,,,tunggu aku ambil kaca mata dulu".


" Yaelah yang,udah gitu aja cantik kok" ucap Jo saat dia akan memasuki mobilnya.


"Lihat mata pandaku?aku malu nanti di sangkanya kuntilanak keluar siang-siang sama pengunjung mall"


"Terserah lo deh"


Julia berlari mengambil kaca matanya dan langsung dia pakai.


"Jo,,,,lihat sini....keren gak?" tanya Julia minta pendapat.


"Keren,,,keren banget malah" jawab Jo sedikit terpaksa,padahal dalam hatinya bilang kalo Julia cantik banget pake kaca mata dengan sweter hitam dan jeans robek-robeknya.


__ADS_1


"Les't go..." girang Julia.


Jonathan hanya menggeleng-gelengkan kepalanya,dia merasa belum mengerti dengan sifat perempuan. Tadi aja di ajak jalan malesnya minta ampun,sekarang giliran di bilang gratisan semangatnya ngalahin sponsor bola dan pendukung kampanye.


"Jo,beneran yah kamu yang bayarin" ucap Julia.


Jo melirik Julia sebentar dan fokus ke jalanan lagi.


"Iya,kalo perlu sama mallnya gue beliin"


"Ya gak usah gitu juga kali,aku kan cuma mau cari barang yang menarik perhatian aku aja.itu pun kalo ada,kalo gak ada mah aku gak bakalan beli apa-apa"


Jo diam,dia tidak membalas ucapan Julia.Dia takut merusak mood Julia.


Setengah jam perjalanan akhirnya Jo sampai di Mall.Dengan riang Julia menarik-narik tangan Jo menghampiri toko sepatu.


Julia mencoba beberapa sepatu yang ada ditoko itu tapi langsung menyimpannya lagi setelah melihat harganya yang lumayan mahal.


Sedari tadi Jo memperhatikan Julia yang menyimpan kembali sepatu-sepatu yang telah di cobanya.


Jo memamggil salah satu pegawai di toko sepatu itu.


"Baik mas".


Jo menghampiri Julia yang sedang asyik melihat-lihat sepatu.


" Mau beli yang mana?" tanya Jo


"Semuanya bagus tapi gak ada yang cocok" jawab Julia.


Padahal dia tidak enak sama Jo kalo dia beli barang yang mahal,sedangkan Jo belum bekerja.Julia tau Jo banyak uang,dia bahkan mampu membeli semuanya dan semaunya tapi dia tidak ingin di sebut istri yang menghambur-hamburkan uang suaminya.


"Kita cari ketempat lain aja yu" ajak Julia.


Jo mengangguk,dia menitipkan belanjaanya di toko tadi.


Julia masuk ke toko tas,dia melihat tas yang dari dulu pengen banget dia beli.

__ADS_1


Tas kecil bermerek LV itu harganya memang lumayan,Julia belum mampu membelinya.


"Jo,boleh aku beli ini?" tanya Julia sambil menunjuk tas yang ada di atas kaca itu.


"Nanti uangnya aku ganti kok" ucap Julia.


Jo menaikkan satu alisnya,dia tidak menyangka kalo Julia kan bicara mengganti uangnya.


"Julia Maharani,Lo istri gue sekarang.semua keingan dan kebutuhan lo adalah tanggung jawab gue.lo tinggal bilang sama gue mau apa,kalo geu mampu gue beliin" ucap Jo tegas.


Julia memeluk Jo "Tapi ini mahal"


Jo mengambil tas itu dan melihat harganya.


"Ini bahkan tidak lebih mahal dari harga sepatu yang tadi gue beli" batin Jo.


"Gue mampu beli ini,lo mau yang mana lagi?buruan ambil mungpung masih di sini" ucap Jo.


"Gak ada lagi,cuma pengen ini aja" ucap Julia.


"Ya udah,kita bayar" Julia hanya mengangguk sambil memeluk pinggang Jo erat.



"Harganya 68,7 juta mas" kata pegawai toko tas


"Bayar pake ini bisa?" tanya Jo sambil menyerahkan golden card.


"Bisa mas,mohon di tunggu sebentar".


" Hm"


"Jo,itu kemahalan.gak usah jadi aja deh belinya.sayang kan uangnya" ucap Julia tidak enak.


"Lo mah ih lebih sayang sama uang gue yah dari pada sama gue?gue tuh pengen banget lo andelin gue dalam segala hal.gue gak tau apa yang lo suka.Salah kalo gue beliin barang yang lo suka yang lo gak mampu beli?" tanya Jo.Julia menggeleng menyembunyikan wajahnya di ketiak Jo.


"Maaf,aku cuma gak mau di sebut istri yang menghamburkan uang suaminya"lirih Julia.

__ADS_1


" Gak ada yang bakal bilang lo kayak gitu,kalo pun itu ada lo tinggal jawab aja gini 'emang salah yah kalo gue hamburin uang suami gue?orang suami gue kaya,dia aja gak protes ngapain lo protes' gampang kan" ucap Jo sambil mengelus rambut Julia dan mencium pucuk kepalanya .


__ADS_2