My Cute Brondong

My Cute Brondong
Episode 9 Pucuk di Cinta,Cinta di pucuk


__ADS_3

Jo membuka matanya saat sang mentari menyinari ruang kamarnya melalui celah gorden. Cerahnya pagi secerah hati dan wajah Jo. Cerah bukan karena skincare yang bikin glowing bukan juga karena lampu philip LED yang terangnya menyinari dunia.


Julia meleguh karena tidurnya merasa terusik oleh usapan tangan Jo di wajahnya. Perlahan Julia membuka matanya lalu tersenyum "Morning honey" spa Julia. "Hm,morning kiss baby" sahut Jo.


Jo menurunkan wajahnya agar sejajar dengan wajah Julia. Dia memajukan bibirnya dan menempelkannya di bibir mungil Julia. Mereka pun mengawali pagi dengan ciuman lembut penuh cinta.


"Honey,aku ingin mandi. Kita harus sekolah". ucap Julia. "Aku malas baby,aku masih ingin memelukmu dan memakanmu". seru Jo.


Jo dari dulu selali manja bila di dekat Julia,mungkin karena perbedaan umur tapi Julia tidak merasa keberatan. Julia menyukai Jo yang manja. karena itu Julia dulu selalu menyebutnya brondong manis.


_______________


Di gerbang sekolah seperti biasa para penggemar Jo sudah berjajar rapi menyambut sang pangeran sekolah.


Julia sudah tiba di sekolah,melewati para siswi yang sedang berteriak histeris saat melihat mobil sport berwarna hitam melintas memasuki gerbang.


saranghae oppa....

__ADS_1


aku mau jadi istrimu,.


Jo,tolong lihat aku.


Jo,aku sayang kamu.


Jo,kau begitu menggoda.


Jo,aku mau jadi selirmu.


Jo,,,,,


Jo,,,,


Jo,,,,


Tapi teriakan mereka sukses membuat Julia merasa jengah. Rasanya Julia ingin membuat pamflet besar bertuliskan Jonathan sold out. Di tengah rasa kesalnya tiba-tiba Jo turun dari mobil dan menghampiri kerumunan para siswi alay dan Julia termasuk ada di kerumunan itu.

__ADS_1


Semua siswi teriak semakin histeris. pasalnya Jo tidak pernah mau menghampiri mereka. jangan menghampiri untuk sekedar melirik aja Jo tidak pernah.


"Permisi,saya mau menjemput calon istri saya" ucap Jo menyingkirkan kerumunan di depannya.


Julia mematung,tubuhnya sulit di gerakan saat Jo ada tepat di hadapannya. "Hai,my future wife." Jo meraih tangan Julia dan menggandeng. Seluruh siswi langsung mengeluarkan ponselnya dan mengambil foto Jo bersama guru cantiknya bergandengan. Waw,hot news.


Berita tentang Jo dan Bu Julia sampai ke telinga Intan, dia merasa geram. "Gue yang lebih dulu suka sama Jo,kenapa jadi guru jelek itu yang duluan deket sama Jo? emang tu guru ganjen". gumam Intan sambil mengepalkan tangannya.


________________


Jam istirahat sudah tiba.Jo dan para sahabat jomblonya berjalan ke arah kantin,mereka mencari tempat duduk dan memesan makanan masing-masing


"Sepertinya udah banyak kemajuan nih......" tanya Devan. "Kalo di lihat-lihat dari raut wajahnya nih kayaknya si Jo udah ke tahap belah duren...." selidik Irgi. "Uhuk,,,uhukk (Jo tersedak minumannya) Sialan Lo berdua gue hampir aja ni sedotan nyangkut di tenggorokan gue" kesal Jo. Sontak Dev dan Irgi menertawakan Jo "Ceritain dong Jo hasil pencapaian Lo udah sampai mana aja" bujuk Irgi


"Bentar lagi,Lo berdua bakalan dapet ponakan,,,," ucap Jo santai. dan sekarang ucapan Jo yang membuat mereka tersedak berjama'ah. "Brengsek Lo Jo,ngomong Lo gak kira-kira. Asal jeplak aja Lo,Dedemit dasar" umpat Dev. "Jo,hampir aja ni mangkuk baso bersarang di tenggorokan gue gara-gara omongan Lo yang asal itu. Gue tau Lo cinta, Lo suka sama Bu Julia tapi gue mohon Lo jangan sampe gila gara-gara Lo di tolak Bu Julia. Kita berdua janji bakalan bantuin Lo". ucap Irgi merasa prihatin dan di angguki Devan


Jo melemparkan sendok ke arah Irgi dan garpu ke arah Devan. " Lo berdua ngomong apa sih? Lo pada nyangka gue halu?sialan Lo". teriak Jo "Terus Lo kenapa ngomong kita berdua bakal punya ponakan?" tanya Devan.

__ADS_1


"Hehehehheheheh,Lo pada mau tau ceritanya kan??" tanya Jo sambil menaik turunkan alisnya.


__ADS_2