My Cute Brondong

My Cute Brondong
Episode 32 Luka lama terbuka kembali


__ADS_3

"Ju-juliaa" ucap Mely gugup.


Semua orang yang ada di ruangan itu hanya bisa menyaksikan ketegangan antara Julia dan Mely.mereka gak tau masalah apa yang terjadi antara


mereka berdua.


"Hay,,,,a-apa kabar?" sapa mely memberanikan diri.


Julia menatap Mely jijik. "Kenapa dunia terasa sangat sempit?gue males banget liat mukanya" batin Julia.


"Juli,gimana kabar Riko?" tanya Mely.


"Kenapa Lo tanya ke gue?" kata Julia.


"Bukannya Lo udah balikan yah sama Riko?" tanya Mely lagi.


"Sorry yah,gue gak terima barang bekas. Apa lagi bekas Lo" jawab Julia sinis. Dia masih merasakan sakit di hatinya akibat penghiantan yang di lakukan Mely sahabatnya dengan Riko pacarnya. Alasannya sepele hanya karena Julia sering menolak jika Riko mengajaknya berhubungan intim.Julia ingin melakukan hal itu nanti setelah menikah. dia sangat mencintai Riko,begitu pun dengan Riko.Tapi Riko tidak bisa menahan nafsunya.


Mely merasa hatinya tertusuk.memang semua ini salahnya,tapi dia tidak menyangka kalo Julia akan sebenci ini pada dirinya.


"Jo,Dev,Gi Gue pamit duluan....Udah gak asyik" ucap Julia tajam.


Jonathan dan ke dua temannya masih mematung menyaksikan sikap Julia yang menakutkan.


Julia mengambil tas dan jaketnya lalu pergi meninggalkan ruangan itu.


"Jo,Lo kenapa begong aja?kesambet Lo?" tanya Irgi


"Gue gak papa" jawab Jo lalu duduk di samping Devan.


"Eh Kampret Lo ngapain masih di sini?" tanya Devan.


"Ya gue mau minum lagi,ngapain lagi emang?" jwab Jo santai.


"Terus Lo mau biarin Bu Julia pulang sendiri,nyetir sendiri dalam keadaan marah dan mabuk?" tanya Irgi.


"ya engga gitu juga,itu kan bahaya" jawab Jo yang masih belum beranjak.


"terus Lo ngapain masij di sini bego?" geram Devan yang kesel melihat temannya jadi lemot.

__ADS_1


"Ya terus gue mesti ngapain?" tanya Jo


"Kejaarrrr gobl*k terus Lo anter pulang.Lo mau cowok lain yang nganterin calon bini Lo?" jawab Devan kesal.


"Astaga,,,,,,,kok gue jadi gini yah????. ya udah gue duluan sob". Jo langsung keluar mengejar Julia yang sudah duduk di bangku kemudinya.


" Kesel gue,lama-lama si Jo jadi bego juga" ucap devan


"Gue juga bro.dan gue gak nyangka kalo bu Julia jadi sangar gitu. kayak singa betina yang ngamuk karen anaknya di ganggu." ucap Irgi


"Eh,Lo berdua pergi deh.nih ambil duitnya" kata Devan ke arah Mely dan cewe bayarannya.


Mely dan temannya pun keluar setelah menerima uang dari Devan.


"Kita cabut aja yuk,udah gak mood lagi gue" ajak Devan


"ayo deh,kita molor di basecamp aja" ucap irgi


"Gi,apa iya bu Julia itu bipolar ya?" tanya Devan


"Gak mungkin,dia biasa aja gue pikir kalo itu tuh sifat aslinya.cuma karena dia guru jadi dia harus jaga sikapnya. gue ngerasa bu Julia asyik.dia bisa bedain di sekolah dan di luar sekolah". jawab Irgi.


_______________


toktoktok


Jonathan mengetuk kaca mobil Julia. Julia menurunkan kaca mobilnya.


" Ada apa?kenapa kamu keluar?" tanya julia


"Gue mau pulang sama Lo.awas,biar gue yang nyetir" jawab Jo. Julia memicingkan matanya merasa sedikit aneh dengan sikap Jo.


tanpa banyak tanya Julia pindah ke kursi penumpang dan Jo langsung membuka pintu mobil lalu duduk di kursi kemudi.


"Mobil Lo bagus.nyaman lagi" puji Jo


"Bagusan juga mobil sport kamu" ucap Julia.


"Lo suka?" tanya Jo sambil melajukan mobilnya

__ADS_1


"Suka apa?" tanya balik Julia


"Suka mobil gue" jawab Jo.


"Oh....Suka.kenapa emang?" tanya Julia.


"Ya udah,mulai besok Lo pake mobil gue aja." ucap Jo


"Enggak ah,nanti mobil kamu rusak" kata Julia


"Gak papa,mobil rusak masih banyak yang jual tinggal beli lagi gampang kan.yang penting buat gue itu asal Lo suka" ucap Jo. Julia tersipu dengan perkataan Jo yang sederhana tapi bisa membuat hatinya dagdigdug serrr.....


"terus kamu pakai apa?" tanya julia.


"Gue mah gampang.masih ada mobil yang satunya lagi." jawab Jo.


"Gimana kalo kita tukeran mobil aja?" tanya Julia.


"Boleh....eh udah sampe nih.Lo masuk aja duluan.gue mau minta Devan jemput" ucap Jo


Julia tiba tiba murung sesaat setelah turun dari mobil dan Jo memintanya masuk.Entah kenapa di merasa ga mau jauh-jauh dari Jonthan.Mungkin karena suasana hatinya sedang buruk,jadi dia butuh teman.


Jo mengambil ponselna dan mendial nomor Devan.Sebelum panggilannya tersambung ada tangan mulus yang mengagetkan Jonathan.


Julia memeluk Jonathan dari belakang.Jo tersentak kaget hingga membuat hape nya terjatuh.


"Jo,,,,,bisa gak malam ini kamu tidur di sini?" pinta julia.


"oh dengan senang hati" batin Jo.dia tersenyum tapi hanya sebentar "bukannya Lo gak mau kalo gue ke apartemen Lo yah?" tanya Jo pura-pura jual mahal,padahal dalam hatinya udah jingkrak-jingkrak kesenengan.


"aku minta maaf,tapi aku pengen banget kamu nemenin aku". jawab julia. " aku mohon,mau yah?"....ucap julia sambil menggesek-gesekan wajahnya di punggung jo.


Jonathan berbalik dan melepaskan pelukan julia.


"Iya,gue bakalan temenin Lo.tapi gue laper,Lo masakin gue yah" ucap Jo.


Julia mengangguk lalu masuk ke apartemennya dan bergelayut manja di lengan Jo.


Jo merasa senang karena di balik kejadian tadi di club membuat Julia jadi manja padanya. "ada hikmah dari setiap kejadian" batin Jo

__ADS_1


__ADS_2