My Cute Brondong

My Cute Brondong
Episode 13 Tamu tak di undang


__ADS_3

"Hey,Jo tahanlah aku lapar". tolak Julia. Tapi Jo tidak mendengarkan perkataan Julia,matanya sudah di penuhi dengan kabut gairah. Jo menurunkan kepalanya dan bibirnya meraih bibir Julia,mengecupnya lalu melumatnya sedikit kasar. Julia tau sekuat apapun usahanya untuk melepaskan diri dari singa mesum ini tidak akan berhasil. tenaganya tidak sebanding dengan Jo. Julia pasrah dan menyerah berharap seseorang atau apapun itu menolongnya. "aahhhh" Julia mendesah saat Jo menghisap lehernya. Dia terus mendesah tanpa henti, dia terbuai oleh sentuhan-sentuhan ajaib Jo hingga membuat Julia melupakan rasa laparnya.


Ciuman Jo turun ke bagian dada Julia, ***-remas ke dua gunung kembar Julia lalu menyedot putingnya yang sudah mengeras. Julia menggelinjang hebat saat sesuatu di bawah sana sudah sangat terasa becek seperti habis hujan besar."Jo,aku gak kuat aahhh Johh" seru Julia "Lepaskan honey" bisik Jo sambil terus nete di ** gunung Julia.


"Aaaahhhhhhhh" desahan panjang keluar dari mulut Julia. Jo yang sudah merasa puas lalu menurunkan kepala kearah selangkangan Julia,dan betapa dia kagetnya melihat banyak darah keluar dari ** Julia.


"Honey,honey bangun cepat kita ke rumah sakit" panik Jo. "kenapa,apa,buat apa ke rumah sakit?kamu sakit?" ucap Julia yang tak kalah panik. "Bukan aku,tapi kamu Julia. Ada banyak darah di bawah kamu,aku takut anak kita kenapa-napa. Ayo cepat jangan bengong kita ke rumah sakit sebelum terlambat". Jo semakin panik karena melihat Julia Santai melihat darah yang keluar dari vaginanya."Hahahhahahaha,Jo sini deh." kata Julia minta Jo duduk di sampingnya. Jo merasa heran kenapa Julia malah tertawa dan santai banget. Lalu dia pun duduk di samping Julia dengan wajah cengonya. "Aku gak hamil Jo,masa iya baru kemarin kamu tebar benih udah langsung tumbuh aja. ini adalah darah haid aku. Harusnya sih keluarnya besok"jelas Julia yang seperti sedang memberikan penjelasan pada anak SMP. "Kenapa keluarnya sekarang sih?aku kan lagi nanggung banget?"kesal Jo. "Ya mana aku tau,mungkin alam lagi gak bersahabat sama kamu" ucap Julia lalu pergi ke kamar mandi dan mencari pembalut.Julia bersyukur Jo gagal melahapnya"Terima kasih Tuhan telah menyelamatkanku"gumam Julia pelan "Loh kok pembalutnya gak ada?eugh sial" batin Julia.


"Jo,boleh aku minta tolong?beliin pembalut dong ke mini market depan" pinta Julia dari kamar mandi.

__ADS_1


"APA,,,,,???????"


________________


Jonathan pov


Pulang dari basecamp gue buru-buru balik ke rumah. Setelah sampai kamar gue langsung mandi terus ku lihat jam sudah jam 7 malam. Dari tadi siang pikiran gue terus terisi olah Julia,dia seakan-akan seperti berputar dan terus menari indah di otak gue. Hingga membuat gue gak bisa berpikir jernih lagi.


Gue berasa bego sendiri,padahal status gue itu calon suaminya kenapa nomor hape aja gue gak punya.

__ADS_1


Gue coba meremin mata gue berharap bayangan Julia menghilang barang sebentar saja. ternyata bukan menghilang bayangan itu malah semakin jelas di otak gue. Sial,kalo begini terus gue bisa gila. gue harus pergi ke apartemennya.


Gue ambil kunci mobil gue lalu keluar dari kamar. saat melewati ruang makan gue ketemu papa sama mama gue,mereka ngajak gue makan malam tapi gue tolak karena gue gak tahan pengen cepet-cepet ketemu Julia,gue rindu wajah cantiknya,rindu tubuh sexynya,rindu aroma wanginya dan rindu goyangannya. "Sial,otak gue semakin ke sini semakin gak beres.sejak ketemu Julia otak gue isinya selangkangan terus".


"Mau kemana sayang?" tanya mama. "Mau keluar ma" jawab gue "jangan nongkrong-nongkrong gak jelas,apa lagi sampe main cewe one night stand" ujar papa. "Shiitt,kenapa papa tau gue sering make cewe ONS" batin gue. "enggak pa,ini Jo mau ketemu calon istri Jo" ucap gue. "Oh,bagus deh kalo udah mulai deket lagi. gak makan malam dulu sayang?" tanya mama. "Gak ah ma,nanti Jo mau makan Julia aja" jawab gue santai. "APA Jo,,,,??????jangan macem-macem kamu"sentak mama "Maaf ma,maksud Jo itu Jo mau makan di tempat Julia. Udan janji soalnya gak enak kalo di batalin. Jo berangkat dulu yah ma,. Daahhhh" jelas gue langsung pergi ninggalin mereka. "Brengsek ni mulut gak bisa di ajak damai. Apa yang ada di otak gue,semua Lo ucapin. dasar mulut gak tau diri Lo" omel Jo sambil menepuk-nepuk mulutnya sendiri. Untung mama percaya aja.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2