My Cute Brondong

My Cute Brondong
Episode 24 Buta Mata buta Hati


__ADS_3

**Mohon maaf ya kemarin banyak typo harusnya episode nulisnya jadi bab.ketuker sama novel yang satunya lagi.maklum ini pikiranny masih kemana-kemana.Terima kasih juga untuk yang slalu nungguin Julia sama Jonathannya.**


_,__,,____________


"Kebetulan yah kita ketemu di sini" ucap si pria.

__ADS_1


"Ah iya,ini kebetulan atau memang sengaja kamu ngikutin aku" goda Julia. "Ah elo mh gak bisa apa kalo ngomong sama gue sekali-sekali yang formal gitu,secara gue senior Lo dari zaman kuliah sampe ngajar di Bandung. Lo tega pindah ke Jakarta tanpa pamit sama abang ganteng ini" ucap si pria mendramatisir.Julia memutar bola matanya malas. Baru Julia akan ngomong "Mas ini pesanannya" ucap tukang bubur "terima kasih bang" .


"Lo tinggal dimana Jul?" tanya si pria. "Kampret,berapa kali gue bilang jangan manggil gue Jul doang. emang rese Lo yah,pagi-pagi udah bikin gue kaget dengan kemunculan Lo,terus Lo bikin gue kesel dengan panggilan Jul Jul Lo itu" kesal Julia. sedangkan si pria malah terkekeh,dia kangen denger Julia ngome-ngomel. Julia yang cerewet dan loser ini jarang dia tampilkan ke orang lain. hanya pada keluarga dan pria di hadapannya ini yang tak lain adalah Semy,sahabat,sepupu dan seniornya. tapi Semy punya perasaan lain pada Julia,.


"Lo ngapain sih Sem ngikutin gue?" tanya Julia sambil memakan buburnya. "Gue ke sini juga di pindahin sama sekolah asal kita buat ngajar di sekolah Lo yang sekarang" jawab Semy.Julia tersedak buburnya "Uhuk,uhuk.....Serius Lo?" tanya Julia. "Serius gue Jul,,,,lia maksud gue" Julia melotot sebelum Semy melanjutkan kata-katanya. "Gue tinggal di apartemen ujung jalan sana" tambah Semy. "Waw,amazing......Gue juga tinggal di sana Semy" ucap Julia "Bagus dong,kenapa kita gak tinggal sekamar aja. kan lebih bagus Lo ada yang memenin biar Lo gak takut" ucap Semy "brengsek Lo,itu sih mau-maunya Lo. dasar pedofil Lo" kesal Julia. "Kalo sama Lo mah gak termasuk pedofil kali Julia Maharani,Aset Lo gede begitu mana pantas Lo di sebut anak di bawah umur" ucap Semy sambil menunjuk dada Julia. Pletaakkk lemparan sendok penuh bubur mendarat di jidat Semy "Kampret Lo Jul,jadi berantakan kan muka ganteng gue" kesal Semy. Pletak "itu jitakan karena Lo manggil gue Jul. Lagian Lo ngomong fulgar kagak d saring dulu. Liat-liat tempat dong,dasar otak selangkangan. pagi-pagi udah mesum aja" ucap Julia kemudian berdiri "Bang,bubur saya dia yang bayar yah" ucap Julia sambil menunjuk Semy "siap neng".

__ADS_1


Sementara di apartemen Julia,Jo tengah uring-uringan


karena tidak menemukan Julia. "Juliiiaaaaaa,gue laperr. dari kemarin gue gak makan" teriak Jo. "Kemana sih anak,pagi-pagi udah kelayapan.": kesal Jo.dia berencana mencari Julia,tapi sebelum Jo pergi dia melihat Julia bersama pria lain dari jendela apartemen nya di lantai 3." Bagus yah,pagi-pagi udah ketemuan sama selingkuhannya" gumam Jo sambil mengepalkan tangannya. hatinya terasa terbakar melihat Julia tertawa lepas dengan pria lain.sementara dengannya Julia selalu menampilkan wajah datar bak penggaris kayu.


ceklek

__ADS_1


Julia membuka pintu apartemennya dan mendapati Jo tengah duduk sambil melipat ke dua tanganya di dada. julia mengacuhkannya dan berjalan melewati Jo "Kayaknya ada yang lagi seneng abis jalan sama selingkuhannya,sampe-sampe calon suaminya ada di rumah pun di abaikan. sebegitu gak ngeharginya Lo sama gue". sinis Jo. Julia tidak menanggapi ucapan Jo,kalo saja Jo bertanya dengan benar tentang Semy Julia akan menjelaskan semuanya. tapi sayang Jo malah langsung menuduhnya,menjelaskan yang sebenarnya pun akan percuma. Julia masuk ke kamarnya berniat untuk mandi.


Jo geram,seluruh tubuhnya sudah di selimuti kabut emosi.dia mengejar Julia kekamarnya dan mencengkram tangan Julia hingga Julia mengaduh kesakitan. " Lepasin Jo,sakit" ringis Julia "Gue gak peduli,lebih sakit hati gue saat lihat Lo jalan sama cowok lain" bentak Jo. Julia berusaha melepaskan cengkraman Jo di tangannya tapi Jo malah mencengkram tangan Julia yang satunya lagi lalu mencium bibir Julia paksa. Jo melumat kasar da menggigitnya. "Sakit Jo lepass" mohon Julia di sela-sela ciumannya. "Gua gak akan lepasin Lo" bisik Jo yang langsung menyerang kembali bibir Julia. Jo buta mata dan perasaan,dia tidak menghiraukan Julia yang sudah terisak. "Gimana aku bisa yakin bersama kamu,kalo sikap kamu seperti ini Jo" batin Julia.


__ADS_2