
Julia tampak sedang duduk di balkon kamar apartemennya di temani secangkir kopi. pagi ini Julia bangun lebih dulu dari Jo.setelah pergulatannya semalam dengan Jo membuatnya kehabisan tenaga.
Dia mengingat pertemuannya dengan Mely kemarin malam." gue akan balas semua yang udah lo berdua lakuin"gumam Julia.
"Siapa yang bakalan Lo bales?" suara serak khas orang bangun tidur membuat Julia kaget.Dia berbalik dan melihat Jonathan yang sudah bersandar di dinding pintu bakon sambil melipat tangannya.
"Seseorang" jawab Julia "Sudah lama kamu?mau kopi?" tanya Julia.
"Sudah sekitar 10 menit yang lalu,tadinya gue mau gangguin Lo tapi gak jadi lebih baik gue nikmatin aja pemandangam indah di depan mata gue...Oh ya sejak kapan lo suka ngopi?" ucap Jo.
"Sejak seseorang membuat jalan hidupku menjadi pahit dan banyak menorehkan luka yang begitu perih. sejak itu aku mengubah pola pikirku bahwa tidak hanya yang manis yang selalu bisa di nikmati ternyata yang pahit pun masih bisa di nikmati,contohnya kopi ini". jelas Julia.
" Ah gak ngerti gue,bahasa Lo terlalu tinggi buat gue" ucap Jonathan.
"antara manis dan pahit itu bercampur satu dalam sebuah kehangatan". ucap Julia
" Au ah,gaje Lo....tingga jawab jadi suka kopi itu karena enak" kata Jo.
"Oh ya,cewek yang namanya Mely itu siapa?kenapa Lo benci banget?"tanya Jonathan
Julia mendudukkan bokongnya di kursi samping Jo.
" Jo,jika kamu punya sahabat yang paling ngertiin kamu tapi di belakangmu dia main serong dengan pacar kamu kira-kira apa yang akan kamu lakukan?" tanya Julia.
"Emm,,,,,,kalo gue sih bakalan bunuh dia" jawab Jo.
__ADS_1
"Iya,itu lah yang ingin aku lakukan saat itu. Mely sahabat aku dari SD. dia tau aku segalanya tapi aku gak nyangka dia tega melakukan hubungan intim dengan Riko yang statusnya masih pacar aku. hati ku hancur saat itu dan menjadikan ku kejam saat ini" lirih Julia. Jo mengusap pucuk kepala Julia.
"Mungkin Riko bukan yang terbaik buat Lo,lupain aja" ucap Jonathan.
"Gak semudah itu Jo,aku ingin rasa sakit ini terbalaskan. Dulu Riko sangat mencintaiku,dia baik,perhatian dan selalu ada buat aku. ntah setan dari mana hingga suatu hari Riko mengajakku untuk berhubungan intim,otakku masih sehat hingga aku selalu menolaknya. Mely tau tentang hal itu dan dengan sengaja dia menggoda Riko dan dengan bajingannya Riko pun tergoda" jelas julia
"Lo pernah lihat mereka langsung???maksud gue lo lihat dengan mata kepala Lo sendiri?" tanya jo.
"Iya,saat itu anniv aku dan Riko.setiap tahun dia selalu memberi kejutan,dia tidak pernah lupa. tapi pada tahun ke 3 tepat seminggu libur kuliah ku dia gak dateng,padahal udah janji. aku telpon dia gak di angkat,aku pikir ini kode dari dia biar aku peka dan gantian ngasih dia kejutan. Sampai ahirnya aku mutusin buat ke rumahnya dan membeli kue serta hadiah untuk dia. Tapi sayang dia gak ada di rumahnya.kata pembantunya dia pergi kerumah Mely. awalnya gue heran kenapa Riko kerumah Mely,tapi aku berusaha untuk positive thinking. Aku ke rumah Mely,aku langsug masuk karena ke biasaan aku.rumah itu sepi,sampai aku di depan pintu kamar Mely aku mendengar percakapa antara Mely dan seseorang yang suaranya amat ku kenali."
**Flashback**
"Mel,kita gak papa nih kaya gini terus? gue takut ketahuan Julia,gue gak mau putus sama Julia" kata Riko
"Santai aja Rik,bukannya kita udah sering ngelakuinnya yah.gue rela selama 3 bulan ini jadi pemuas nafsu lo,gue gak keberatan lo masih berhubungan dengan julia yang bodoh itu. gue nyaman sama lo seperti ini" ucap mely sambil membelai dada telanjang Riko.
Julia masih setia mendengarkan percakapan ke dua mahluk tidak tau diri itu dengan berurai air mata.
ceklek
Julia membuka pintu kamar itu dan jengjengjeng ......
Pemandangan yang julia lihat dengan jelas Mely tengah bergoyang diatas Riko dengan junior Riko menancap manja di lubang buaya mely. Mereka sama sama telanjang dan tidak menyadari kalo Julia sedang menonton pertunjukan menjijikan yang di lakukan oleh pasangam selingkuh di hadapannya.
"Apa kalian masih lama? kalo sebentar lagi akan aku tunggu di ruang tamu" ucap julia datar.
__ADS_1
Bagai di grebek warga sekampung Riko dan Mely kaget bukan main dan langsung melihat ke sumber suara. Mereka shock melihat Julia tengah menatapnya tajam dan melipat ke dua tangannya.
"Ju-julia" ucap mereka bersamaan. Riko menatap Mely yang masih berada di atasnya. dia sadar langsung mencabut juniornya secara paksa dan melempar tubuh mely ke lantai.
"Kok buru-buru?kalian selesaikan dulu,aku akan sabar menunggu di ruang tamu" ucap julia langsung keluar dari kamar.
"Julia tunggu,aku bisa jelaskan" Riko mengejar Julia dan meraih tangannya.
"Rik, kamu yakin mau ngejelasin semua ini dengan keadaan seperti ini?" ucap Julia datar. Riko menunduk melihat keadaannya dan tersentak kaget bahwa di sedang telanjang bulat di depan Julia dengan junior yang masih tegang di bawah sana.
Di refleks langsun menutupi juniornya dengan telapak tangannya. "Gak usah di tutupin,aku udah lihat" ucap Julia lalu pergi.
Riko dan Mely memunguti pakaian yang berserakan di lantai lalu memakainya. "Rik,alasan apa yang mau kita kasih ke Julia?" tanya Mely menunduk.
"Ini semua gara-gara Lo bitch" teriak Riko.
Setelah berpakaian rapi Mereka segera menyusul Julia ke ruang tamu dan duduk di depan Julia.
"Ju-julia,aku bisa jelasin.a-aku minta maaf" ucap riko menggenggam tangan Julia yang kemudian di tepis oleh Julia. "Gak usah di jelasin,aku udah tau semuanya. terima kasih atas kejutannya di hari anniv kita tahun ini. Mel,Lo kenapa diam aja?" tanya Julia
"Ju-juliaa gue,,,gue minta maaf sama Lo...kita masih bisa seperti dulu kan?kita mulai lagi dari awal" ucap Mely.
"Mel, Rik. Lo tau kan kalo sendal jepit putus?" tanya Julia.. Mereka mengangguk bersamaan.
"Sendal Jepit putus masih bisa di sambung lagi walau bisa di sambung lagi tapi rasanya gak sama dengan sendal jepit baru. Buat apa terus dengan yang lama kalo dengan yang baru kita bisa lebih nyaman". ucap Julia " Makasih kalian udah bikin kejutan buat gue. dan gue harap,gue gak bakalan bertemu dengan bajiangan dan penghianat seperti Lo berdua lagi" ucap Julia lalu pergi dari rumah Mely.
__ADS_1
Setelah kejadian itu Julia pinda kampus dan menyelesaikan kuliahnumya dengan tenang.
**Flashback Off**