My Cute Brondong

My Cute Brondong
Episode 15 Lollipop dengan expired seumur hidup


__ADS_3

Glekk Julia menelan ludahnya kasar. Dia tidak menyangka kalo junior Jo akan sebesar dan sepanjang itu. "Ayo dong honey emutin dong kayak kemarin..."perintah Jo,dia udah gak tahan dengan nafasunya. "Iya,iya" Julia lalu berjongkok di antara ke dua paha Jo lalu menggenggam dan junior Jo pelan. Jo mendesah manja "aahhhh sssshhhhh Julia ooohhhh" Jo lembut kepala Julia lalu menekannya agar Julia lebih dalam mengulumnya.


Julia sedikit kelabakan pasalnya junior Jo berukuran dan panjang di atas rata-rata orang indonesia. dia tidak sanggup melahap habis junior Jo


Julia masih terus bermain dengan junior Jo. dia terus menghisap dan menjilatnya dari ritme slow ke mode fast. "Honey,kamu suka Lollipop yang tidak akan pernah habis ini? aahhhh ssshhhh" bisik Jo di tengah-tengah desahannya. "Yes baby, Lollipop yang akan ada tanggal kadaluarsanya" ucap Julia mengedipkan matanya. Jo terkekeh mendengar ucapan Julia, dia tidak menyangka kalo Julia akan membalas perkataannya yang menurut dia fulgar."Ah Julia,Lollipop ini hanya untukmu sayang sshhhhh aaaahhhhh faster honey,,,,aku keluarin di mulut yah,,,,,,,aaaahhhhhhhhhhhhh" desahan panjang keluar dari mulut Jo bersamaan dengan keluarnya cairan benih kecebong Jo yang memenuhi mulut Julia.


"Telan sayang,,," ucap Jo, Julia pun menelannya tanpa merasa jijik.


_____________


Julia memesan makanan karena dia masih merasa lapar. setelah tadi dia memakan lollipop Jo dan menelan cairan nya ternyata itu tidak membuatnya kenyang. tetap aja perutnya masih demo.

__ADS_1


Toktoktok


Suara pintu apartemen Julia di ketuk ternyata abang g*food. Jo melihat Julia yang menenteng keresek makanan merasa terpancing "honey kamu masih lapar?setelah tadi kamu memakanku dan itu belum cukup?" tanya Jo menggoda "Udah deh,mulutku berasa kebas ni,lollipop mu besar. itu cukup menyiksa mulut atasku,tapi untuk panjangnya itu cukup memuaskan mulut bawahku" Julia terkekeh. Jo membulatkan matanya,ternyata dia dan Julia sama-sama absrud.


"Jo kamu gak laper?" tanya Julia yang melihat Jo hanya memperhatikannya makan. "Lapar,tapi pengen di suapin,,,,,pake mulut" pinta Jo. "Ya tuhan kalo makam seperti itu bisa selesai besok pagi" batin Julia.


"Terserah kamu lah mau makan atau enggak juga gak peduli aku". ucap Julia "Kamu mah ih,aku kan mau makan tapi pengen di suapin" manja Jo. "ish kamu ini....Ya udah sini sayang,ibu suapin kamu.... uh' anak ibu ini kok manja banget" ucap Julia yang sedang menahan kesalnya lalu menyuapi Jo dengan sedikit kasar. Jo hanya terkekeh melihat calon istrinya kesal karena ulahnya. Julia semakin cantik dengan rona merah di pipinya.


__________


Setelah selesai dengan pekerjaannya Julia pun masuk ke kamar dan merebahkan tubuhnya di samping Jo. Julia menatap wajah Jo yang tengah terlelap "Aku beruntung bisa melihatmu lagi. Baik dulu maupun sekarang kamu adalah Jonathan si brondong manisku. Jangan pernah berubah dan jangan pernah tinggalin aku apa lagi setelah semua yang kita lakukan beberapa waktu kemarin. aku percayakan hati ini padamu,anak kecil" bisik Julia sambil mengelus-ngelus pipi Jo lalu mencium keningnya.lalu ikut terlelap.

__ADS_1


Sebenarnya Jo mendengar semua yang Julia katakan,karena dia sudang membuka matanya saat merasakan tempat tidurnya bergerak. dia ingin melihat siapa yang tengah mengganggunya tidur tapi setelah tau Julia yang naik keranjang Jo pun dengan cepat menutup matanya lagi.


Jo ingin sekali memeluk Julia,tapi dia takut Julia malu karena kepergok tengah mengungkapkan isi hatinya.


"Aku janji bu,tidak akan meninggalkanmu" batin Jo


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2