
akhir nya kelima orang itupun duduk sembari menyantap hidangan di hadapan mereka. terutama hyeri yang sangat tergiur dengan semua jenis hidangan di depan nya, karena memang pada dasar nya yeri suka sekali makan.
"hyeri manhi meogeo" ucap ibu jang sembari memberikan beberapa lauk di atas nasi yeri. sedangkan hyeri hanya tersenyum menanggapi ucapan ibu jang yang tidak dia mengerti sama sekali, bingung mau menjawab apa hyeri langsung menoleh pada hanbin
"eomma bilang, kamu makan yang banyak" jelas hanbin yang tau kalau hyeri sedang kebingungan
"kamsahamnida" ucap yeri dengan malu-malu
"nanti lama lama kamu juga akan mengerti. bi akan bantu kamu belajar" ucap ibu jang tersenyum
makan malam itu berjalan dengan lancar. mereka menikmati moment makan malam itu dengan tawa bahagia. terutama bagi ibu jang yang selalu saja memandang hyeri tanpa henti nya
"kenapa kalian harus merahasiakan pernikahan dari keluarga?" tanya soohae begitu semua nya sudah beralih duduk di ruang keluarga
"iya benar. kalau eomma tidak memergoki kamu menginap di apartemen hyeri, sampai sekarang kamu tidak akan mengaku bi" ujar ibu jang
"karena sekarang sudah tau. eomma jangan seenak nya sengaja datang ke kantor cuma mau bertemu yeri. bi akan marah kalau sampai orang kantor ada yang curiga" ancam bi pada mama nya
"arasseo. eomma algoisseo" celetuk ibu jang mengerti dengan ucapan putra nya
"tapi ngomong-ngomong kalian pacaran sudah berapa lama?" tanya soohae penasaran
yeri spontan langsung menoleh pada hanbin. dia tidak tau harus menjawab apa, karena memang hanbin tidak menjelaskan secara rinci jawaban apa yang harus dia ucapkan kalau ada pertanyaan seperti itu.
"seberapa lama nya pacaran itu bukan masalah. yang terpentingkan bi sekarang sudah punya istri, dia sudah punya tanggung jawab sendiri pada keluarga nya" tutur kim han jong yang sedari tadi hanya diam memperhatikan hanbin dan juga hyeri
__ADS_1
"nanti hyeri bisa temani eomma pergi-pergi yah. ehhmm sabtu depan eomma bisa ajak kamu pergi ke perkumpulan, sekalian mau kenalin kamu pada semua nya" ucap ibu jang dengan semangat, dia begitu antusias ingin memperkenalkan hyeri kepada teman-teman nya
"hhmm tapi sabtu depan aku harus lembur" kata hyeri dengan menyesal
"lembur. weekend kenapa harus lembur?" kata ibu jang yang tampak kaget "memang harus lembur bi? apa kamu tidak bisa kurangi sedikit pekerjaan istrimu, supaya eomma bisa pergi dengan nya?" tanya ibu jang menatap hanbin dengan penuh harap
"andwae. hyeri harus tanggung jawab pada pekerjaan nya" jawab hanbin dengan santai
"memang nya tidak bisa di tunda dulu lembur nya? weekend kan harus nya hyeri istirahat bi, kamu memang nya tidak bisa bantu istrimu?" tanya ibu jang masih belum menyerah
"eomma geumanhae. itu tanggung jawab yeri, bi tidak melihat yeri sebagai istri kalau masalah pekerjaan nya" jawab hanbin dengan tegas
"neoneun gamjeongi eobsda" gerutu ibu jang kesal pada sifat keras anak nya
"arasseo arasseo. eommaneun ara" jawab ibu jang menunjukkan senyum nya mengerti yang di maksud putra nya "hyeri eotteon eumsigeul johahanayo?" tanya ibu jang menatap hyeri
sedangkan hyeri hanya menoleh ke sekeliling nya dengan bingung. perbedaan bahasa benar benar membuat hyeri sulit untuk berkomunikasi dengan baik dengan keluarga ini
"oppa" ucap hyeri pada hanbin
"kamu suka makanan apa" kata hanbin menerjemahkan ucapan mama nya dengan baik pada hyeri "eomma mau masakin kamu"
"Oh. apa ajah, aku tidak pilah-pilih makanan" kata hyeri
"geuneun yolileul jalhaji anhneunda. eomma harus mengajari nya sedikit " kata bi dengan tersenyum pada mama nya
__ADS_1
"jinjja. nanti hyeri belajar sama eomma yah" ucap ibu jang dengan senang nya
hyeri semakin bingung dengan apa yang sedang keluarga ini bicarakan, entah mereka sedang membicarakan keburukan nya atau hal yang lain. dia benar-benar tidak bisa mengartikan itu
"belajar apa?" tanya yeri kembali menoleh pada hanbin
"kamu harus belajar masak dari eomma. kemampuan memasakmu sangat buruk" kata hanbin langsung membuat yeri manyun mendengar nya
"buruk dari mana nya? oppa aja tidak pernah melihatku memasak, gimana mau tau aku bisa masak atau enggak" jawab yeri membalas ucapan hanbin dengan sewot
"yang di apartemen kamu. makanan apa yang kamu masak pagi-pagi itu, bentuk dan warna nya sama sekali tidak jelas" kata hanbin yang tidak mau kalah berdebat dengan yeri
"oppa kan tidak mencoba nya, tau dari mana kalau masakanku tidak enak" ucap yeri lagi semakin terbawa emosi
"tidak di cobapun aku sudah bisa lihat kalau itu tidak enak" balas hanbin dan karena terlalu fokus pada berdebatan mereka berdua, sampai-sampai mereka tidak menyadari kalau kelakuan mereka sedang di tonton oleh para orang tua
senyum ibu jang dan juga soohae terus menerus mengembang melihat perseteruan kecil mereka yang terlihat sangat lucu di mata para orang tua, terutama dengan sifat hyeri yang mereka sangka memiliki sifat yang pendiam dan kalem. ternyata bisa juga menunjukkan sifat asli nya saat sedang berdebat dengan hanbin, sifat yang membuat ibu jang semakin menyukai menantu nya itu. memang ibu jang menginginkan sosok yang bisa beradu argumen dengan hanbin. yang tidak kenal takut untuk berdebat hanya karena masalah sepele, melihat sifat anak nya yang pada dasar nya lebih dominan untuk mengatur seseorang menjadi apa yang dia inginkan.
"geumanhae. bi hyeri geumanhae" ucap ibu jang menghentikan perdebatan anak dan menantu nya itu
sadar dengan apa yang sedang mereka perdebatkan. hyeri dan hanbin langsung diam seketika, mereka langsung melihat pada orang-orang di hadapan mereka dengan menunjukkan senyum masing-masing
"kamu tidak boleh seperti itu bi. kamu harus tetap menghargai usaha hyeri, seburuk dan sebagus apapun hasil nya, kamu harus tetap menghargai itu" ucap soohae membuat semua nya terdiam
"mulai besok eomma yang akan mengajari kamu memasak semua makanan yang bi suka. kamu tenang aja, ada eomma yang akan bantu kamu membuat suami mu ini diam dengan kecerewetan nya itu" kata ibu jang yang langsung di iyakan oleh hyeri
__ADS_1