My Psychopath Boyfriend

My Psychopath Boyfriend
Eps10 #Jendela Kamar#


__ADS_3

Tangisan kheisa sontak membuat seluruh orang yg ada di mansion nya kaget.


"Maafin khei pah....khei minta maaf....hiks...hiks..."Ujar kheisa.


Kevin khawatir melihat tangisan dari putri nya itu dan ia pun memeluk kheisa lembut.


"papah juga minta maaf yah sama khei..."


Kheisa pun sudah menghentikan tangisannya dan hanya ada keheningan yg menghantui seluruh mansion.


"Khei,kita obatin pipi kamu dulu yuk.nanti takut bengkak."Pinta Rama dan di balas anggukan oleh kheisa.


Kheisa dan Rama pun pergi ke kamar milik kheisa dan Rama sudah membawa kotak p3k yg ada di kamar nya.


"mah pah...Raka kekamar dulu yah,Raka mau tidur."Ucap Raka dan di balas anggukan oleh kedua orang tuanya.


Kembali lagi ke kamar kheisa dan rama sudah selesai memberikan obat pada pipi mulus milik kheisa.


"Sakit ga?"tanya Rama.


"Nggak kok kak."jawab kheisa dengan senyum paksa nya.


"Yaudah,kakak pergi ke kamar kakak yah...kamu tidur aja sekarang."Ucap Rama mengelus lembut kepala kheisa.


Dan di balas anggukan oleh kheisa.setelah mendapatkan balasan Rama pun pergi ke kamar miliknya.


Kheisa masih menatap pintu yg baru saja Rama gunakan untuk keluar.

__ADS_1


Setelah Rama tak terlihat lagi kheisa pun melemparkan tubuh nya ke kasur empuk miliknya.


"Hahh....cape."Rengek kheisa


"Rasanya pengen teriak sekenceng-kencengnya...Pengen nangis...."Pikir kheisa yg tak sadar menitikkan setetes air mata nya.


Hiks....hiks...hiks...


Isakan kecil milik kheisa pun pecah.kheisa menangis karena ia sudah tak bisa menahan nya lagi.


"Nggak boleh.kheisa gak boleh nangis.kheisa itu anak kuat."Ujar kheisa menenangkan diri nya sendiri dan menghapus air mata nya.


Kheisa pun berusaha untuk menenangkan diri nya sendiri.


"Oh iya,kheisa kan ada pr dari guru killer."ujar kheisa pada diri sendiri.


"Kerjain dulu aja kali yah."sambung kheisa.


kheisa pun mulai mengerjakan tugas yg di berikan oleh guru killer nya.


Tak membutuhkan waktu banyak kheisa pun sudah selesai mengerjakan tugas sekolah nya.Anak pinter mah bebas:)


"Selesai."Ujar kheisa girang.


"Yahh...tapi khei masih belum ngantuk...belajar aja kali yah?"Ucap kheisa bicara pada diri sendiri.


"Iya deh,khei belajar dulu aja.."sambung kheisa membuka buku pelajaran IPA nya.

__ADS_1


Kheisa pun memulai aktivitas belajar nya.Dan ucapan seseorang pun terlintas di pikirannya.


"Maksud dari perkataan Aldo apa yah?...mau jemput khei gitu?"Tanya kheisa pada diri sendiri.


"Nggak gak mungkin,pasti dia cuma bercanda doang.."Ujar kheisa menjawab pertanyaan nya sendiri.


Kheisa pun tak ingin berfikir terlalu panjang dan melanjutkan aktivitas nya tadi,yaitu BELAJAR.


Jam dinding kamar kheisa pun sudah menunjukkan 23:00.


Dan terlihat seorang gadis kecil yg tak lain dan tak bukan adalah Kheisa yg kini sedang tertidur pulas dengan posisi yg masih duduk di meja belajar nya.


Ntahlah bagaimana bisa kheisa tertidur di meja belajar nya?mungkin karena terlalu ngantuk kali yah.


Tok..Tok...Tok...


Suara jendela di ketuk keras oleh seseorang.


Suara itu pun membuat kheisa terbangun dari tidurnya dan mimpi indah nya pun musnah karena suara itu.


"Siapa sih malem-malem gini.."Gerutu kheisa.


Dalam keadaan yg masih kurang tersadar dari tidurnya kheisa pun langsung mendekati jendela kamar nya dan membukakannya tanpa berfikir dulu.Gimana kalo orang di balik jendela itu adalah maling?


Setelah jendela kamar kheisa sudah di buka


Seseorang yg tadi mengetuk jendela itu pun menerobos masuk kedalam sehingga membuat kheisa kaget.

__ADS_1


"Hai."Ucapan lelaki itu membuat kheisa semakin terkejut.


°•To Be Continued•°


__ADS_2