
Tak lama kemudian mereka berdua sampai di tempat kecil yg seperti gudang tetapi berisikan banyak sekali berbagai macam senjata dan alat penyiksaan.
"K...k..kamu mau ngapain?!"Ucap kheisa dengan nada yg ketakutan.
"menghukummu sayang"Jawab Aldo dengan senyum 'smirk' nya.
"A...apa..maksudmu?"Ucap kheisa dengan ketakutan yg semakin menjadi-jadi.
Aldo tertawa 'Smirk' setelah mendengar perkataan kheisa barusan.
"Ada apa?apa baru di bawa kesini saja nyali mu sudah ciut?kenapa tadi kau harus melawan ku kalau gitu hmm?"
Nyali kheisa semakin ciut saja setelah mendengar kata-kata yg di lontarkan oleh Aldo.
Dan Aldo yg melihat itu pun akhirnya merasa puas kemudian mengambil sebuah benda kecil yg di sebut 'pisau kesayangan aldo'.
yah..pisau itu lah yg sering Aldo gunakan untuk membunuh korbannya dengan sadis.
"K...k..kau mau apa?"Tanya kheisa yg merasa Aldo semakin mendekati nya.
"Membunuh mu!"jawab Aldo yg masih mendekati kheisa.
Saat itu kheisa ingin berlari keluar dan berteriak apakah ada orang disana?
tetapi tangan kheisa sudah di tahan oleh aldo.detak jantung kheisa semakin menjadi-jadi dan berdetak tidak karuan.
Nafas kheisa mulai tak stabil dan terlihat terengah-engah seperti orang yg habis berlari.
"Maaf...Kheisa minta maaf.."
"hmm?Kamu bilang apa tadi?maaf?"
"Iya...kheisa minta maaf..tolong jngn bunuh kheisa...kheisa bakal nurutin apa mau Aldo..."Nafas kheisa kini semakin menjadi-jadi Karna tatapan tajam yg dimiliki Aldo kini sedang menatapnya.
"Hmm?"kini Aldo mulai menghilangkan tatapan tajam nya pada kheisa.
Ia juga sedikit tidak tega pada gadis kecil yg ada dihadapannya sekarang ini.
__ADS_1
'huft'
"Baiklah,kamu aku maafkan.tapi kamu harus nurutin apa mau aku."Kini Aldo berbicara dengan nada lembut.
Kheisa pun mulai tenang,nafasnya sudah kembali biasa,jantung nya juga sudah kembali dengan detakan normal.
"Baiklah,kheisa akan menuruti apa yg di mau aldo."jawab kheisa gembira.
'Apakah harus segembira itu?' Batin Aldo.
Mereka berdua pun keluar dari gudang yg menyeramkan itu dan Aldo membawa kheisa kekamarnya.
"Nih."Aldo melemparkan sebuah pakaian wanita pada kheisa.Dan kheisa hanya memperlihatkan tampang bingung nya.
"Ck..Emang harus gue jelasin dulu yah?!"
"Hm?Kheisa beneran gak ngerti apa yg Aldo ucapin."jawab kheisa memiringkan kepalanya ke kanan.
"Haish...Ini baju ibu gue,lu pake abis selesai mandi.jadi sekarang gue nyuruh lu buat mandi!"jelas Aldo.
"Ohh."Kheisa membulatkan mulut nya kemudian berjalan mendekati kamar mandi.
"Aldo gak pergi?"Tanya kheisa membalikkan badannya menatap pada Aldo.
"Ini kan rumah gue!!"Jawab Aldo dan duduk di pojok kasur empuk miliknya sambil memainkan hp miliknya.
"jangan ngintip"
"Hmm"
"Bener yah"
"hmm"
"Jawab nya yg bener kek."gumam kheisa.
"Gue gak budek yah!"
__ADS_1
"Giliran di omongin aja baru jawab nya bener."Celetuk kheisa dengan suara pelan.
"Lu mau mandi sendiri apa gue mandiin!"Ucap Aldo yg mulai marah.
"iya iya,mandi sendiri."Celetuk kheisa dan langsung masuk ke kamar mandi.
Tak lama kemudian kheisa pun keluar dari kamar mandi milik Aldo.
"Aldo....!!ini baju nya kok gede banget sihh."Rengek kheisa yg baru keluar.Dan tak ada sahutan dari Aldo.
"Aldo..."Masih tak di sahuti oleh Aldo.
kheisa pun menarik nafas dan mengatur nafasnya kemudian mendekati Aldo
"ALDO!!"
"Ck.apa sih berisik banget!!"Celetuk Aldo yg marah.
"ya maap.habis nya ini baju nya kegedean banget sama aku."Celetuk kheisa.
Dan Aldo melihat ke arah kheisa yg berdiri di depannya.
'Cantik' Gumam Aldo.
"Aldo..!!kok malah bengong sih...!!"
"hmm?"
"ish,hmm Hamm hemm Mulu"
"Lu berisik banget sih jadi anak.mau gua bunuh lu!!"Ucap Aldo dan membuat kheisa menunduk seketika Karna rasa takut nya kembali muncul.
"Maaf."Ucap kheisa yg masih menunduk.
"Lu lucu juga yah."
"Apa?"Bukan nya menjawab Aldo malah mengalihkan topik pembicaraan nya.
__ADS_1
°•To Be Continued•°