My Psychopath Boyfriend

My Psychopath Boyfriend
Episode 16


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim ..


...


08.00 Wib


"Hoaammss" Daren menguap berkali-kali setelah terbangun beberapa detik yang lalu.


"Bau apaan nih, kok wangi?" Daren bertanya pada dirinya sendiri. Namun beberapa detik setelahnya Daren baru sadar kalau ia kini sedang berada dikediaman Nancy, target selanjutnya. Mengingat nama Nancy, Daren mendadak terkikik sendiri, bagaimana tidak, ia ingat betul kejadian tadi malam ketika ia sedang berdua saja dengan Nancy. Ketika ia benar-benar sudah khilaf, beruntung Nancy masih memiliki otak yang waras, alhasil mereka langsung tidur meskipun dalam keadaan berpelukan.


"Aiih ren ren, lo nggak boleh mikir yang aneh-aneh lagi, ingat dia target lo selanjutnya, tapi nggak papa kali ya kalau gue pakai sekalian, lagian Clara mana tahu" gumam Daren sendiri sambil tersenyum jahat.


"Lagian apa salahnya gue pakai cara yang berbeda kali ini, biasanya kan langsung bunuh, yaa kali ini harus beda dong, duh otak lo emang mantul (Mantap Betul) ren " ucapnya lagi dengan perasaan bangga.


Cekleek, pintu kamar tiba-tiba terbuka.


"Morning Daren" ucap Nancy sambil membawa makanan dan segelas susu coklat hangat.


"Morning too" balas Daren sambil mengecup singkat bibir lembut Nancy.


"Dareen!!!" tegur Nancy sedikit kesal karena Daren sering sekali nyuri-nyuri kesempatan darinya.


"Hehe, biar kayak di film-film gitu" balas Daren cengengesan.


"Film-film mah mereka udah ada jadian sama nikah ren, lah kita?" sindir Nancy.


"Ooo jadi kamu pengen juga ada status diantara kita?" tanya Daren.


"Nggak tahu deh, yaudah nih sarapan dulu, habis itu diminum susunya" pinta Nancy lembut.


"Susu yang mana?" tanya Daren licik.

__ADS_1


"Ya susu coklat ini lah, ah elo ren, pikirannya jorok mulu dari kemaren" ucap Nancy manyun.


"Hahaha, yah ngambek, becanda doang Nan, nanti gue cium lagi nih kalau mulut nya masih maju-maju gitu" ujar Daren penuh kemenangan.


"Eh enak aja, yaudah sana gih sarapan, gue mau mandi dulu" ujar Nancy sambil buru-buru kekamar mandi.


"Nan, gue ikut dong, biar hemat air gitu" teriak Daren heboh.


"Nggak mau gue, enak di elo doang ren, eh awas lo ngintip ya" kecam Nancy sambil berteriak juga.


"BODO, Suka suka gue dong, mau ngintip apa enggak!" teriak Daren kembali sambil tersenyum simpul.


...


Dikediaman Clara


"Hih Daren kenapa sih akhir-akhir ini susah banget dihubungi, bukannya minta maaf, ngebujuk datang kerumah, ini malah nggak ada kabar sama sekali, kemana sih tu anak? Kemarin-kemarin aja, kalau ada problem langsung ngebujukin, lah sekarang ngilang nggak jelas, di telpon pun nggak aktif, dia nggak tahu apa kalau gue lagi kangen banget" ucap Clara kesal sendiri sambil melihat fotonya dan Daren yang ada diponselnya.


"Dareeen, gue kangeen, lo telpon gue kek, apa lo lagi sama Nancy? Ihhh Nancy siapa sih, semenjak ada tu anak Daren jadi suka ngilang, awas aja kalau sempat beneran lagi sama Nancy, gue bakalan murka!! nggak peduli dia tu psikopat atau tempramental lah, yang penting gue nggak akan tinggal diam kalau dia selingkuhin gue!"


...


"Maafin gue ra, kali ini gue utamain Nancy dulu, karena saat ini gue lagi pengen senang-senang, dan gue sengaja ra nyari pengganti lo untuk sementara, karena gue nggak mau lo yang jadi pelampiasan senang-senang gue" ucap Daren sedih.


"Gue kangen banget ra sama lo, lo cewek pertama yang bisa bikin hati gue bergetar setiap saat, lo orang yang bisa nuntun gue untuk sembuh, ya meskipun bukan sekarang, tapi gue yakin, suatu saat gue pasti sembuh" ucap Daren yakin sambil mencium foto Clara di ponselnya.


"Ngapain lo?" tanya Nancy ketika keluar dari kamar mandi.


"Ah elah nan, lo bikin gue kaget aja!" kesal Daren.


"Lagian lo ngapain nyiumin ponsel kek gitu?"

__ADS_1


"S-siapa juga yang nyium? gue ni lagi niup-niup ya, berdebu nan, makanya gue tiupin" Elak Daren yang dipercaya oleh Nancy.


"Eh nan, lo cantik juga kalau cuma pake itu" tunjuk Daren sambil tersenyum simpul.


"Hah maksudnya? OHMYGOD, duh maaf ren, gue kebiasaan kalau keluar kamar mandi cuma pake handuk doang, yaudah sana lo masuk gantian mandinya, gue mau ganti pakaian nih" ucap Nancy sambil mendorong Daren kekamar mandi, dan mengunci pintu dari luar, karena takut kalau Daren tiba-tiba saja bisa keluar mendadak dan menerkamnya.


...


Pukul 11.15 Wib


"Ren, kita jalan keluar yok, dekat-dekat sini aja, jadi bisa jalan kaki, nggak perlu pakai mobil" ajak Nancy yang disetujui Daren.


"Lah itukan si kunyuk, sama siapa tuh? bukan Clara sih, njiir cantik juga tuh cewek, duhh emang ya lo ren, pinter banget, pinter ngibulin cewek-cewek, lagian sejak kapan coba si Daren jadi centil begini, terakhir dia suka mainin cewek sekitar satu tahun yang lalu, itupun karena pingin ngelampiasin hasrat ngebunuhnya, eh jangan-jangan ni cewek korban selanjutnya" ujar Dicky pada dirinya sendiri.


Ya yang melihat Daren dan Nancy sedang berduaan adalah Dicky, "Ahh gue foto ah, sapa tau bisa dijadiin senjata" ucap Dicky lagi sambil mengeluarkan ponselnya.


"Nah dapet lo ren, sok mesra banget lo, ini akibatnya karena lo lupa sama gue, mau ngebunuh nggak ngajak-ngajak" kesal Dicky sambil melajukan kembali mobilnya meninggalkan Daren dan Nancy.


...


Ayolooh, mau diapain Dicky ya kira-kira tuh foto Daren bareng Nancy? tunggu chapt selanjutnya yaa :)


...


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya ya, liat aja dulu, sapa tau tertarik 😊💋


...


And pokoknyaa makasih ya buat yang udah baca dan coment, ❤ but maaf kalau gaje hehe


...

__ADS_1


salam hangat


suci nazifah


__ADS_2