My Psychopath Boyfriend

My Psychopath Boyfriend
Episode 21


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim..


•••


Daren bergegas menuju rumah Clara sambil berkata "Tunggulah aku sayang, kini giliranmu" ucap Daren tersenyum simpul.


•••


Kediaman Clara


Setelah lelah dari taman, Clara memutuskan kembali kerumahnya dan sesampainya dirumah.


"Daren? kok kamu, tunggu kamu kenapa bisa didalam rumah aku?" tanya Clara heran.


"Kenapa enggak, gue bisa ngelakuin semua apa yang gue inginkan" balas Daren dingin.


"M-maksudnya? kamu masih marah sama aku soal kemaren?" tanya Clara takut-takut sambil masuk kedalam rumahnya dan menutup pintunya, takut jika nanti ada tetangga yang melihat.


"Siapa James?" tanya Daren to the point.


"J-jjames? dari mana kamu kenal James?"


"GUE NANYA JAMES SIAPA?" tanya Daren dengan emosi menggebu-gebu.


"Ya mana gue ngerti, James kan banyak, gue nggak tahu lo lagi bahas James yang mana" ucap Clara mulai kesal dan itu terlihat dari cara dia merubah bicaranya.


"Ga usah pura-pura **** deh ra, lo pasti tahu James yang gue maksud!" ujar Daren penuh penekanan. Urat-urat dikepalanya sudah mulai terlihat, dan itu membuat Clara jadi takut bercampur penasaran.


"Iya gue ngg" belum selesai Clara berbicara, Daren langsung memegang bahunya kuat, dan Clara seketika meringis.


"James yang bareng lo ditaman, siapa?" tanya Daren lembut namun tangannya semakin kuat mencengkram bahu Clara.


"Ii-itu bukan siapa-siapa" jawab Clara cepat dan berusaha melepaskan diri dari genggaman Daren.


"JAWAB JUJUR!!! Itu mantan lo kan? dan lo masih ada rasakan sama dia?" tanya Daren kembali.


Mendengar ucapan Daren, Clara sedikit terkejut, dan akhirnya Clara pun mengaku.


"Iya! dia mantan gue, tapi lo salah, gue udah nggak cinta lagi sama dia!" balas Clara jujur.


"Tapi lo masih sayangkan?" tanya Daren kembali.


"Ais, kenapa lo kepp"

__ADS_1


"Tinggal jawab aja susah banget!?" potong Daren cepat.


"Iya, gue akui, gue masih sayang sama dia, tapi sebagai sahabat, nggak lebih!" jawab Clara kesal.


"Emangnya kenapa sih lo nanyain dia melulu?" tanya Clara sambil melepaskan cengkraman dari Daren. Namun Daren bertindak lebih cepat, dia langsung menampar kuat pipi Clara.


"PLAAAAK" ini buat lo yang udah berani-beraninya masih sayang sama dia.


"Daren udah gila ya lo, apa salahnya kalau gue masih sayang sama dia, toh cuma sayang sebagai sahabat!" ucap Clara sambil mendorong kuat Daren.


"Enggak!! lo cuman milik gue Clara, CUMA MILIK GUE!!!" ucap Daren sambil teriak.


"PLAAAK" Clara menampar Daren secara spontan.


"Brengsek!!! berani-beraninya lo nampar gue ra?" ucap Daren berapi-api, dan langsung menarik kuat rambut Clara.


"AAAKKKKHHH, ss-ssakit reen" rengek Clara mulai menangis.


Melihat Clara yang menangis membuat Daren semakin semangat menyiksanya, karena dia sangat suka melihat orang merasa tersiksa. Tanpa sadar kemudian Daren mengeluarkan pisau kecil dari kantong jaketnya, dan mulai menyayat halus lengan Clara.


"Sreeeeet...sreeeeet" Daren terus saja menyayat halus lengan Clara tanpa memikirkan perasaan Clara.


"AAAAKKK Darr .. Aakkk s-sakki-kiittt" ucap Clara terbata-bata sambil berlinang air mata.


"Daren plis berhenti!" Clara memohon sambil menangis.


"Enggak sayang, aku nggak mau!" ucap Daren tersenyum sambil terus mencengkram lengan Clara dari atas tubuh Clara.


"Atau malam ini kita bersenang-senang saja? karena otomatis kamu akan menjadi milikku selamanya, terus nggak bakal ada lagi yang bisa ngambil kamu dari aku, karna aku bakal nyingkirin hal-hal yang akan menggangguku, seperti James" ucap Daren lagi dengan senyum liciknya.


"Maksud lo apa?" tanya Clara ketus, kini ia tidak peduli lagi apakah ia bakal mati nantinya atau tidak, baginya kini yang terpenting adalah lepas dari genggaman Daren.


"Jangan ketus-ketus sayang, karena aku udah berhasil nyingkirin sahabat tersayang mu itu" ujar Daren pelan berbisik di telinga Clara.


Mendengar ucapan Daren, Clara menangis sejadi-jadinya.


"Hikss...hikkss, GUE BENCI SAMA LO, GUE BENCI!!!!!" teriak Clara meraung-raung.


"PLAAAAKKK" Daren kembali menampar Clara.


Merasa dirinya kembali ditampar, Clara merasa pedih hatinya, dan mengutuk dirinya sendiri, karna bagaimana mungkin dia bisa mencintai pria seperti ini? monster seperti Daren. Kini Clara benar-benar pasrah, mau melawan pun sudah tidak bisa, karena tenaganya sudah habis untuk menahan perih bekas sayatan yang di ukir Daren di lengannya. Namun disaat mereka lagi sibuk dengan pikiran masing-masing.


"BRRAAAKKKH" pintu rumah Clara terbuka dari luar.

__ADS_1


"Brengsek!!"


"Bughh, Bugghhh, Bugggghh ****** lo ren!!" Dicky menghajar Daren habis-habisan. Daren yang mendapat serangan mendadak pun tersungkur berkali-kali.


"LO YANG BRENGSEK! NGAPAIN KESINI?" balas Daren emosi sambil mencoba berdiri.


Ya, yang datang sambil mendobrak rumah Clara adalah Dicky.


"Lo nggak papa kan ra?" tanya Dicky khawatir, ia tidak peduli dengan emosi Daren saat ini, yang iya pedulikan adalah keselamatan Clara.


"Tunggu sebentar ya ra, habis ini kita bakal kerumah sakit" ucap Dicky lembut yang diangguki Clara.


Sebelum membawa Clara pergi, Dicky berbalik badan melihat Daren yang masih sulit berdiri, karena Dicky berhasil membuat kaki Daren sedikit terkilir, lalu kemudian Dicky kembali menyerang Daren dan menendang kuat kepala Daren dengan kakinya.


"BUUUKHH!!"


Dan seketika Daren tumbang tak sadarkan diri.


Clara yang melihatnya terkejut, dan merasa sakit hatinya melihat pria yang begitu sangat ia cintai tergeletak didepan matanya.


"Udah ra! nggak usah lo kasihani dia, dia udah nyakitin lo, mending kita kerumah sakit sekarang" ucap Dicky sambil menggendong tubuh Clara dan bergegas menuju rumah sakit.


•••


Ini Pict Dicky dan Daren 🖤



•••


Makasih buat kalian yang udah baca dan coment, maaf ya baru hari ini updatenya, soalnya author ada kerjaan yang nggak bisa ditinggal semalam ❤❤


Dan makasih juga buat yang sudah koment, author sudah baca dan banyak yang menginginkan Happy Ending, dan author akan pertimbangkan hehe, sekali lagi makasih, lafyu gaes ❤


•••


Oia kalau berminat silahkan mampir juga di Ig author : sucinazifah :v


•••


salam hangat


suci nazifah

__ADS_1


__ADS_2