
"selamat membaca.
"mommy yakin sudah membawa dompet nya? mungkin aja ketinggalan?tanya Zio pada mommy nya."saat ini mereka ada di mobil.
"mommy yakin tadi ada kok,apa jangan-jangan anakmuda yang nabrak mommy itu pencuri, tapi gak mungkin deh soal nya tadi dia bantuin mommy. ucap nya saat teringat pada pemuda yang menabrak nya tadi.
"di mana kejadian nya, biar nanti Zaki yang mencari tahu nya. ucap nya.
sudah lah tidak perlu dicari,lagian hanya ada beberapa uang saja,kebetulan tadi mommy tidak bawa barang yang penting sudah lah biarkan saja.
"gak bisa gitu mom,mereka itu harus diberi pelajaran supaya bisa berubah dan tidak lagi jadi pencuri.ujar nya."menurut nya meski tidak seberapa tetap saja mencuri itu salah harus diberi pelajaran agar berubah.
"terserah kamu saja lah,tapi ingat kalau sudah ketemu jangan di hukum terlalu berlebihan.Mommy Tantri mengingat kan putra nya.
"ya mom.jawab nya.
"Zak kamu cari tahu secepat nya!.perintah nya pada asisten nya.
"baik tuan.patuh asisten itu.
"di lain tempat.
"gimana hasil nya banyak?.tanya Parhan saat mereka sudah berada di tempat yang sunyi.
"mana Gue tau,orang belum di buka juga. ucap nya.
"ya sudah buruan buka, gak sabar Gue kayak nya isi nya banyak tuh.ucap Parhan sudah tidak sabar.
__ADS_1
"widiiihhh! banyak banget, ini sih bisa buat makan keta untuk sebulan kedepan.ucap Parhan begitu melihat isi dompet itu.
"gila ini sih banyak banget.ucap Sasya tak kalah heboh dari Parhan.
"sudah ambil duit nya sisa nya buang aja. ucap Parhan perampas dompet nya dari tangan Sasya lalu membuang nya.
"sayang Han,dompetnya cantik buat Gue aja kan sayang.ucap nya kembali mengambil dompet yang di buang Parhan.
"buat apa Sya,entar dilihat sama yang punya bisa gawat buat kita.ucap nya takut.
"Lo tenang aja kita gak akan pernah lagi ketemu sama pemilik dompet ini,lagian tu ibuk juga gak akan ngenalin kok,barang beginian kan banyak yang sama. ujar nya memasukan dompet itu kedalam jaket nya.
"serah Lo dah,mau gimana kalau tar itu dompet jadi masalah buat kita Gue gak ikutan ya,Lo tanggung sendiri.Ucap nya tapi Sasya tetap kekeh ingin memiliki dompet itu.
"iya iya,Lo bawel banget sih, perkara dompet ini gua yang tanggung. takut amat sih Lo. ujar nya merangkul Parhan,lalu mereka pergi dari tempat itu.
...*******...
"saat Zio melihat video itu,dia melihat gadis yang menabrak nya. "jadi dia terburu-buru karna ini. gumam nya masih di dengar asisten Zaki.
"tuan mengenal perempuan ini?.tanya asisten Zaki.
"tidak, tapi saya juga bertemu dengan nya saat kita ingin menjemput Mommy,dia menabrak saya saat berjalan terburu-buru .jelas nya,lalu kembali memperhatikan video itu, karna gadis itu sedikit menarik perhatiannya.
"apa yang selanjut tuan lakukan pada mereka?apa tuan akan laporkan ini polisi? tanya Zaki pada tuan nya."tapi tidak mendapat jawaban karena tuan nya terus memperhatikan video itu,lebih tepat nya pada gadis yang ada di video itu.
"tuan!
__ADS_1
"panggil Zaki lagi sedikit kuat.
"ya ada apa.ucap nya gelagap tersadar karna Zaki memanggil nya sedikit kuan.
"apa kita akan melaporkan ini pada polisi.ulang asisten Zaki lagi.dia heran melihat tuan nya.
"tidak perlu,kamu cari tahu aja mereka tinggal di mana,sisanya biar saya yang urus. ucap nya."entah mengapa ia melakukan itu biasa nya semua urusan akan ia limpah kan pada asisten nya.
"baik tuan,saya akan mencari tahunya segera. patuh asisten Zaki."kalau begitu saya permisi tuan. ucap nya."Zio menganggukkan kepala nya, setelh itu Zaki keluar.
"di lain tempat.
"Sya!
"Lo ngerasa gak sih kalau dari tadi kita itu di ikuti?.tanya Parhan.
"iya,Gue juga ngerasa gitu.jawab nya melihat kearah Parhan.mereka memang selalu bersama, sedangkan Rizal bersama Ardi.
"jangan-jangan mereka tau kalau kita ini pencuri.ujar Sasya asal membuat Parhan takut.
"jangan ngacok deh Lo, kalau mereka tahu kenapa tidak menangkap kita.ucap Parhan mereka berbisik sambil mencari cara agar bisa lari."karna sudah pasti orang-orang itu mengikuti mereka.
"mana tau saat ini mereka mencari bukti lebih kuat lagi.ucap Sasya lagi membuat Parhan tambah takut.
"bagai mana kalau kita berpencar, nanti kita ketemu ditempat biasa.bisik Parhan Sasya pun mengangguk tanda setuju,Parhan kekiri dan Sasya kekanan.
"sial,umpat orang-orang itu karna mereka kehilangan jejak,mereka tidak tahu di mana Sasya dan Parhan,tapi mereka tidak menyerah terus mencari kemana pun target mereka berada.
__ADS_1
...*********...
"jangan lupa ya dukungan nya.🙏🙏🙏🙏❤❤❤❤❤