Om Tampan Dan Pencuri Cantik

Om Tampan Dan Pencuri Cantik
duapuluh: bertemu mommy Tantri


__ADS_3

"Selamat membaca.


Tak terasa dua bulan sudah berlalu.


Hari-hari pun berlau, hubungan Sasya dan Zio pun semakin dekat, dan membaik, tapi Zio belum mengenal kan Sasya pada mommy Tantri. Bukan nya Zio yang tidak mau mengenalkan Sasya, tapi Sasya nya lah yang belum siap bertemu dengan Mommy nya Zio.


"Semua sudah siap," ucap nya setelah menyiap kan masakannya yang akan ia bawa kekantor.


Hari ini Sasya berniat mengantarkan makan siang untuk Zio, tanpa sepengetahuan pria pujaan nya itu.


Sassya keluar dari gedung apartemen, masuk kedalam taxi yang sudah ia pesan sebelum nya.


butuh waktu dua puluh menit, baru Sasya sampai di kantor. Turun dari taxi Sasya masuk kedalam langsung menuju ruangan Zio.


Karyawan Zio sudah mengenal Sasya, jadi sudah tau tujuan Sasya datang kekantor.


"Siang Om, a_." ucapan Sasya terhenti, saat melihat Zio berbelukan dengan seorang wanit


Praaang


Bekal yang Sasya bawa pun terjaruh.


"Sasya!


Zio mendorong Kysa. Agar menjauh dari nya.


"Maaf Om, Sasya sudah ganggu," ucap mya lalu pergi.


"Sya!


"Sasya tunggu!" Zio mengejar Sasya."


"Siapa sih tu cewek! ganggu aja," ucap nya marah karna Zio sidah meninggal kan nya.


"Sya, tunggu! kamu jangan marah dulu," ujar nya menahan tangan Sasya, disaat ingin masuk kedalam lift.


"Aku bisa jelasin semua nya, kamu itu cuma salah paham," jelas Zio, ahirnya Sasya pun menurut saat Zio membawanya kembali kedalam ruangan nya.


Lepasin! aku bisa jalan sendiri!" ucap Sasya masuk begitu saja, lalu duduk di sofa.

__ADS_1


Melihat Sasya yang sedang cemburu, Zio malah tersenyum itu artinya Sasya juga sudah mencintai nya,


"Kenalin Key in_."


"Aku gak butuh kenalan, aku butuh penjelasan," ucap nya memotong ucapan Zio, lalu menatap Kysa tidak suka.


"Iya sayang,"


"Dia siapa sih Zi?" kok kamu manggil sayang?" Kysa bertanya, ia juga melihat ke srah Sasya.


"Aku pacar nya Om Zio, kamu siapa? berani sekali memeluk nya," menjawab pertanyaan Kysa.


"Apa, pacar? apa tidak salah?" tanya Kysa terkejut, ia ingin memastikan kalau dia itu salah dengar.


"Iya, kami memang pacaran," jawab Zio, menbah keterkejutan Kysa.


"Apa yang terjadi di sini? Siapa yang pacaran?" tiba-tiba Mommy Tantri masuk dan bertanya.


Melihat ada makanan yang berserakan di lantai.


"Mommy!


"Siapa yang pacaran? kamu, lalu di mana pacar mu? Mommy Tantri kembali bertanya.


"Ini tan, Zio pacaran dengan gadis itu!" Kysa menunjuk Sasya. Mommy Tantri pun melihat ke arah Sasya.


Dilihat oleh Mommy Tantri, Sasya pun menununduk, dia takut kalau Mommy nya Zio itu tidak menerima nya. Apalagi kalau tau pekerjaannya sebelum betemu dengan Zio.


"Apa benar? kamu itu pacar nya Zio?" tanya Mom Tantri mendekat pada Sasya dan menatap nya.


Sasya yang mendapat pertanyaan itu hanya diam, dia takut kalau menjawab iya Mom Tantri akan menghina nya.


"Iya Mom, Sasya ad_."


Ucapan Zio terhenti, karena Mommy Tantri mengangkat tangan nya, meberi tanda agar Zio diam.


Kysa tersenyum melihat itu semua, karna dia yakin Mom Tantri tidak akan merestui hubungan Zio dan gadis itu, kalau di lihat dari penampilan nya, gadis itu pasti gadi biasa-biasa.


"Mommy bertanya langsung padanya, jadi dia yang harus menjawab nya," ucap nya lagi dengan wajah serius.

__ADS_1


"Jadi apa benar kau ini adalah pacar Zio," tanya Mom Tantri menatap Sasya.


"I_iya, tante a_aku pacar nya Om Zio," jawab Sasya.


Mendengar jawaban Sasya Mom Tantri tertawa, membuat ketiga nya menjadi heran terutama Sasya.


"Apa ada yang salah dengan jawaban ku," Sasya berkata dalam hati.


"Terus kalau kamu pacar nya Zio, kenapa memanggil nya Om," ucap Mom Tantri tersenyum. Lalu menarik tangan Sasya agar duduk di sofa.


Walau masih bingung Sasya tetap menurut duduk di samping Mom Tantri.


"Nama kamu siapa nak?" tanya Mom Tantri ramah.


S_Sasya tante," jawab nya terbata sambil menunduk.


Melihat itu Zio merasa lega, apalagi saat melihat Mommy nya tersenyum, itu artinya Mommy tidak marah.


Lain hal nya dengan, Kysa ia merasa kesal melihat Mom Tantri ramah pada Sasya.


"Mommy gak marah? kalau aku pacaran dengan Sasya?" tanya Zio mendekat ikut bergabung duduk di sofa.


"Kenapa harus marah, anak secantik Sasya mau jadi mantu Mommy, harus nya Mommy senang dong," ucap nya membuat Sasya merasa malu.


Tadi ia takut Mom Tantri akan marah-marah tidak suka pada nya, ternyata itu hanya ketakutan nya saja, Mom Tantri orang nya sangat baik.


Merasa tidak di anggap lagi Kysa pun pergi dari ruangan itu.


"Jadi ini? yang membuat mu jarang menemui Mommy?" Zio pun tersenyum mendengar pertanyaan Mommy nya.


"Apa selama ini? Zio berbuat yang macam-macap padamu, nak."


"Mana ada Mom aku macam-macam, iya kan sayang," Zio yang menjawab mengedip kan mata nya pada Sasya, kalau sempat Sasya menjawab bisa gawat.


"Iya tante, Om gak macam-macam kok, cuma satu macam aja," jawab Sasya tersenyum.


Mom Tantri menatap putra nya.


"Nggak Mom." Zio menggelengkan kepala nya.

__ADS_1


__ADS_2