
"selamat membaca.
"pagi-pagi sekali,Zaki sudah ada di depan rumah Abraham untuk menjemput tuan nya.
"pagi tuan!
"sapa Zaki melihat tuan nya keluar dari rumah,lalu ia membuka pintu mobil untuk tuannya.
Hemm. jawab Zio lalu ai pun masuk.
"bagai mana?apa kalian sudah tau di mana mereka tinggal?tanya Zio pada asisten Zaki,begitu ia melihat Zaki masuk kedalam mobil.
"belum tuan,ternyata mereka cukup pandai menghindari orang suruhan kita.jawab Zaki menjelaskan sambil menunduk.
"orang seperti apa yang kau pekerjakan itu,pekerjaan seperti itu saja tidak becus,segera ganti orang mu itu. ucap nya datar.
"baik tuan.patuh nya."ia pun melajukan mobil itu menuju kantor.menempuh perjalanan dua puluh menit spai lah mereka di kantor.
"Zaki turun lebih dulu,membukakan pintu mobil untuk tuan nya, mereka masuk kedalam bersamaan dengan Zio didepan.
"pagi tuan.sapa Susan begitu melihat tuan nya ingin memasuki ruangan nya.
"Hemm!.jawab Zio menghentikan langkah nya melihat kerah Susan. "begitu lah dia setiap kali disapa karyawan nya selalu menjawab dengan deheman saja.
"kamu antar kan berkas yang saya minta kemarin!ucap Zio pada Susan,sekretaris nya.
"baik tuan. ucap nya menganguk. "Zio melanjutkan langkah nya masuk kedalam ruangan nya.
...*********...
"siang hari nya.
__ADS_1
"saat ini Sasya sedang memperhatikan mangsa nya, kali ini dia sendiri sedangkan Parhan antah dimana dia saat ini Sasya puntidak tahu
"ini saat yang tepat.gumam nya begitu melihat ada kesempatan,berjalan mendekati seorang ibu,tanpa ia sadari dia telah masuk jebakan seseorang.
"kenak kamu.ucap seorang pria pada Sasya begitu ia berhasil mendapatkan dompet Ibuk itu.
"karna takut tertangkap Sasya lari,tapi sayang jalan sudah dikepung oleh dua pria lagi.
"widih,berani nya kroyokan,satu lawan satu dong.Ucap tersenyum mengejek pada orang yang menghadang nya.
"gimana,ni bocah nantangin lagi, kalau kita hajar tar sibos marah lagi. mereka berbisik.karna mereka di perintah kan membawa gadis itu kehadapan nya tanpa lecet sedikit pun.
"udah gak usah kita ladenin mending tangkap aja terus kita bawa.ucap yang satu.
"iya sebelum teman-teman nya datang. timpal yang satu lagi.
"Sasya pun memperhatikan mereka yang sedang berbisik.tanpa ia sadari orang yang ada dibelakang nya sudah siap menangkap nya.
"tolong tolooong tolooong.Sasya terus meminta tolong dan memberontak, tapi tenaga nya kalah jauh dengan orang yang menangkap nya.
"kalian mau bawa saya kemana?tanya Sasya,saat ini mereka sudah ada di dalam mobil. dengan tangan dan kaki nya yang sudah terikat.
"kamu tidak perlu tahu,lebih baik kamu diam karna sebentar lagi kita akan sampai!ucap nya."tapi Sasya tidark mendengarkan nya dia malah terus berteriak membuat tiga pria itu merasa bising.
"berisik! bentak pria yang di sebelah kiri Sasya.
"kalian juga,tangan dan kaki nya di ikat tapi mulut nya tidak di tutup.ucap pria yang sedang mengemudi.
"setelah mendengar ucapan teman nya barulah mereka mengikat kan sapu tangan ke mulut Sasya agar diam.
"benar saja,sekuat nya Sasya berteriak tidak berisik lagi. "begini kan beres ucap mereka berdua.
__ADS_1
"lelah berteriak tak ada yang mendengar kan nya,ahir nya Sasya tertidur di mobil itu.
"gila ni bocah bisa-bisa nya dia tidur. ucap pria yang di samping Sasya sambil menggelengkan kepala nya.
"sudah lah biar kan saja dari pada dia berisik terus,ucap pria yang satu lagi.
"gadis itu memang diam,tapi lu pada yang berisik.ucap satu nya lagi mereka malah berdebat. "begitulah mereka ber tiga ada saja yang menjadi perdebatan mereka.
"menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam,sampailah mereka di gedung apartemen.salah satu dari mereka menggendong Sasya,karna gadis itu masih betah dengan tidur nya,membuat orang yang menculik nya merasa heran.
"ini bocah lumayan berat juga ya. ucap Rendi setelah meletak kan Sasya di kasur,lalu menatap heran pria yang meminta mereka untuk menculik Sasya.
"beratan dosa kali,kan kerjakan nya mencuri. ucap Farzi,ia juga menatap pada pria yang sama.
"kenapa kalian menatap ku seperti itu,apa kalian sudah bosan hidup.ucap nya pula datar membuat keberanian dua orang yang membawa Sasya menciut.
"bukan begitu bos,kita heran aja tiba-tiba Lo nyuruh kita buat nyulik ni bocah, mana resek banget lagi.kali ini Diky yang bicara karna dua teman nya sudah menunduk karna di tatap oleh Zio.
"dari tadi mereka sangat penasaran mengapa Zio meminta mereka bertiga untuk menculik gadis yang dia sebut pencuri itu.
"ya karna tidak sabar menunggu Zaki mencari tempat tinggal gadis pencuri itu,Zio meminta tiga teman nya untuk menculik dan membawa dia kehadapan nya.
"kalau di tanya mengapa dia melakukan itu sebenarnya Zio juga heran mengapa ia menculik gadis pencuri itu.
"sudah lah itu bukan urusan kalian, lebih baik kalian pulang.Zio mengusir teman nya dari apartemen nya. "pendapat pengusiran dari Zio,Rendi Farzi dan Diky.menatap Zio dan mereka berfikir kalau Zio akan melakukan sesuatu pada gadis itu.
"kalia tidak usah menatap aku seperti itu,aku bukan pria yang suka meleceh kan bocah dibawah umur.ucap nya seolah tau apa yang ada di dalam pikiran tiga pria itu.
"kita mana tau bos.Ucap mereka ber samaan. "mereka memang berteman tapi Rendi Farzi dan Diky selalu memanggil Zio dengan sebutan bos karna Zio lah yang sering memerintah mereka.
...*********...
__ADS_1
"jangan lupa ya dukungan nya.🙏🙏🙏🙏❤❤❤❤