
Perkataan makhluk kecil itu membuat Yan Sheng bingung. Bagaimana cara ia masuk ke dalam dunia itu tidak ia ketahui. Mana mungkin dapat keluar begitu saja? Dirinya juga tidak menginginkannya berada di tempat seperti itu.
"Kau jangan becanda denganku, tikus kecil," ucap Yan Sheng sewot. "Aku tidak ada waktu untuk lama-lama di sini. Lebih baik kau keluarkan aku dari sini."
"Kenapa kamu yang memintaku mengeluarkanmu dari sini? Aku saja tidak bisa keluar. Apalagi mengeluarkan orang? Heh, lebih baik kau berlatih denganku di sini. Lawanlah aku yang sudah lama sendirian. Mungkin dengan mengalahkanku dapat membuatmu keluar."
Yan Sheng tidak langsung meremehkan makhluk kecil itu. Ia berada di tempat yang tidak diketahui sebelumnya, sehingga harus waspada pada setiap kemungkinan. Setelah beberapa waktu, ia menggunakan pedang untuk menyerang.
"Pedang Safir Langit? Sungguh pedang yang sangat hebat. Sekarang akan aku ajarkan ilmu berpedang yang tidak kalah hebatna dengan itu."
Makhluk kecil itu membentuk pedang dari asap berwarna putih yang keluar dari telapak tangannya. Kemudian ia membalas serangan Yan Sheng dengan gesit. Pertarungan keduanya berlangsung cukup lama. Hingga beberapa jurus mereka gunakan. Namun tidak ada yang bisa dikatakan menang maupun kalah.
"Sudah berapa lama aku ada di sini? Hei, aku tidak punya banyak waktu berada di sini. Cepat keluarkan aku dari sini!" perintah Yan Sheng meski belum berhasil mengalahkan makhluk yang berukuran kecil. Tapi gerakannya bisa diimbangi dengan mudah.
"Kau jangan khawatir, manusia biasa. Paling tidak membutuhkan waktu seratus tahun lagi untukmu berlatih di sini denganku. Setidaknya kau bisa berlatih satu jurus selama seratus tahun. Sebelum kau berhasil berlatih satu jurus dariku, kau tidak bisa keluar dari sini."
Makhluk berukuran kecil itu menyerang dengan pelan. Namun hembusan anginnya mengenai Yan Sheng dan membuatnya terlempar jauh. Belum cukup sampai di situ, pria itu kembali menerima serangan bertubi-tubi dari makhluk kecil itu.
Tidak ada ruang keluar dari situasinya saat ini. Sudah lama ia tidak merasakan dirinya dipermainkan cukup lama. Yan Sheng merasa sudah sangat lama berada di tempat tidak dikenal itu. Badan terasa sangat lelah saat ini.
__ADS_1
"Kau tidak bisa melakukan apapun sekarang. Sungguh ironis memang. Jika kau bisa mengimbangiku, akan ku keluarkan kau dari sini."
Yan Sheng tidak punya banyak waktu lagi. Ia sudah tidak bisa keluar dari tempat itu juga. Namun ia kembali memegang senjatanya. Pedang Safir Langit digunakan untuk membuat serangan menyamping. Gerakan demi gerakan yang dipelajari sebelumnya, telah ia keluarkan. Hal itu membuat makhluk kecil terkejut.
"Teknik berpedangmu sangat familiar buatku. Ah, ini adalah teknik berpedangmu? Sepertinya aku sudah lama tidak merasakannya. Namun sayangnya masih belum sempurna."
"Aku harus mencoba lagi. Aku tidak bisa lama-lama di sini. Bagaimana aku bisa mengantar gadis bodoh itu jika tidak bisa keluar dari sini? Apa yang telah terjadi padanya sekarang?"
Yan Sheng memikirkan keadaan Yin Long setelah berhari-hari ia tidak bisa keluar dari tempatnya kini. Selama ini ia juga sudah mencoba menyerang. Namun serangan yang ia lakukan tidak satupun berhasil memojokkan lawan. Bahkan dirinya lah yang terpojok terus.
Berapa kalipun mencoba, tidak ada satu serangan pun yang dapat menaklukkan lawan. Yan Sheng merasa frustasi dan terjatuh di lantai. Dengan kondisi tubuh yang diluar nalar. Ia sudah merasa bertarung berbulan-bulan lamanya. Ia juga sudah menyerap kemampuan berpedang dari makhluk kecil itu.
"Bagus, kini kau sudah berlatih di sini selama setengah tahun. Kita perlu seratus tahun kurang setengah tahun. Jadi kau masih punya banyak waktu berlatih."
Berapa lama Yan Sheng berada di alam yang berbeda, sudah lupa semua. Ia sudah tidak ingat lagi sudah berapa lama terus-terusan menyerang dan diserang. Saat ia diserang, ia masih kewalahan dan tubuhnya tergores. Namun luka itu dengan cepat memudar. Berapa kalipun dirinya terluka, maka tubuhnya semakin lama semakin kuat.
Anehnya selama berada di dunia lain, Yan Sheng juga tidak merasa lapar dan mengantuk. Ia terus menerus menerima jurus yang menghujaninya berkali-kali. Begitu terluka, lukanya berangsur sembuh.
"Sudah berapa lama aku di sini? Aku harus keluar dari sini secepatnya. Cepat, keluarkan aku dari sini! Apakah kau tidak bosan mengalahkanku seperti ini? Aku mengaku kalah dan mohon kau kembalikan diriku ke duniaku."
__ADS_1
"Ah, rasanya kau begitu ingin cepat kembali ke duniamu. Namun kau tidak pernah mencoba mempelajari jurus yang sudah berulang kali kugunakan. Tidak ada gunanya juga kau berada di sini. Makhluk lemah sepertimu, sampai kapan bisa bertahan di duniamu?"
"Aku harus cepat kembali ke duniaku. Tolong keluarkan aku dari sini. Sudah berapa lama aku berada di sini? Aku tidak bisa menunggu lama."
Yan Sheng sudah berputus asa karena ia tidak mungkin bisa menang lagi. Tubuhnya bergerak sendiri menangkis serangan bertubi-tubi yang dilakukan oleh makhluk kecil tersebut. Pergerakan mereka sudah sangat cepat dan sama-sama mengeluarkan aura pedang yang sudah dilakukan berulang kali.
"Kau sudah berputus asa, kah? Tapi aku tidak akan membiarkanmu keluar dari sini dengan harga yang murah. Aku sudah katakan berkali-kali, jika kau bisa mengalahkanku, kau bisa keluar, bukan? Aku tidak bisa mentolelir lagi. Lagian kau sendiri yang membuat lama-lama berada di sini. Sekarang, rasakan ini!"
Yan Sheng menggenggam pedangnya dan terus menerima serangan berkali lipat. Ia merasa dirinya memang tidak akan pernah menang lagi. Terus diserang dan diserang hingga rasanya sudah mencapai satu tahun berlalu.
Perlahan namun pasti, ia sudah melupakan dunianya. Seiring berjalannya waktu, ia sudah banyak belajar dengan bertarung. Ia juga belajar menciptakan senjata dengan energinya tanpa susah payah. Bisa dibilang ia sudah kehilangan Pedang Safir Langit yang dirampas satu tahun lalu.
Hari berganti bulan, berganti tahun hingga tidak terasa sudah sangat lama Yan Sheng berada di tempat yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Ia sudah merasa sudah seratus tahun lamanya berada di dunia lain. Ia sendiri sudah melupakan apa yang terjadi sebelumnya. Hampir melupakan jati dirinya yang lama tidak bisa bebas selama itu.
"Sudah kuperediksi sebelumnya. Kau benar-benar membutuhkan waktu selama seratus tahun hanya untuk berlatih satu jurusku. Hanya saja kau tidak bisa menggunakan jurus ini sering-sering sebelum kultivasimu meningkat."
"Hah hah hah ... aku sudah sangat lama juga di sini. Bahkan perasaanku sudah tidak menentu. Bagaimana aku bisa menang melawanku dengan hanya satu jurus yang sangat susah ini?" Yan Sheng sudah merasa tubuh dan jiwanya tidak lagi kuat.
"Kau jangan khawatir lagi. Selama kau berada di sini seratus tahun, sama saja di duniamu baru satu jam. Jadi tidak perlu khawatir. Sekarang kau lulus menjadi muridku dan akan ku biarkan kau mengunakan tiga kali kesempatan untuk menggunakan jurus ini. Setelahnya kau harus mencapai ranah tertinggi untuk menggunakan jurus ini lagi."
__ADS_1
***