Pedang Naga Giok

Pedang Naga Giok
Bawah Tanah


__ADS_3

Orang-orang yang mengejar harta bergerak dengan cepat. Sesampainya di tempat pertarungan, mereka hanya melihat keadaan yang sudah berantakan. Ada beberapa bangkai Vermilion Tiger yang belum sempat diambil oleh rombongan Yan Sheng.


"Tuan, kita hanya menemukan tiga ekor Vermilion Tiger. Sepertinya terjadi pertarungan baru-baru ini. Mungkin orang-orang yang melawan mereka sudah mati atau melarikan diri," ungkap seorang pengawal berpakaian zirah prajurit.


"Hem, sepertinya mereka baru saja bertarung belum lama ini. Mungkin karena merasakan kehadiran kita, sehingga belum sempat mengambil semua harta ini. Selanjutnya, kita akan melanjutkan ke mana, Tuan?"


"Hanya bisa melanjutkan perjalanan. Sepertinya kita kehilangan jejak mereka. Kita akan pergi ke arah mana, tidak ada masalah. Yang penting kita dapatkan harta sebanyak mungkin. Bawa ketiga hewan magis yang telah mati. Dagingnya masih bisa dimakan dan kita mendapatkan harta tanpa bertarung. Ini menghemat tenaga kita."


Bawahan mengambil ketiga Vermilion Tiger yang telah mati. Mereka melihat bekas pertarungan yang sudah terlalu parah. Banyak lubang di mana-mana dan darah di berbagai tempat.


Mereka berpikir banyak orang mati dalam pertarungan dan mayat mereka semua dibawa. Atau mereka sempat dimakan oleh Vermilion Tiger yang masih hidup. Namun tidak terlihat adanya potongan tubuh manusia. Sehingga mereka bingung untuk memutuskan peristiwa yang sebenarnya. Mereka bukan penyelidik yang memiliki pemikiran kritis. Mereka hanyalah praktisi bela diri sekaligus kultivator yang bertarung mempertaruhkan nyawa demi mendapatkan apa yang mereka inginkan.


Ada banyak praktisi di kelompok mereka yang harus membawa banyak barang dan senjata. Namun semua yang didapat terserah pada tuan mereka, mau diapakan. Mau dijual atau dimanfaatkan untuk meningkatkan kultivasi. Bisa juga digunakan sebagai alat tukar sesama kultivator nantinya.


"Hari sudah hampir gelap. Sepertinya kita harus membuat tenda. Kalian cari tempat yang cocok untuk membuat tenda. Kita bisa masak Vermilion Tiger di sini."


"Baiklah, Tuan. Kami akan membagi tugas," jawab pemimpin pasukan. "Semua, bagi beberapa kelompok. Kamu dan kamu, cari kayu bakar. Kalian berempat membuat tenda. Dan yang lainnya berjaga, mencari bahan lain, juga mengolah daging. Para ahli formasi juga buat formasi."

__ADS_1


Mereka melakukan apa yang diperintahkan oleh pimpinan. Orang kedua yang harus diikuti setelah tuan muda yang duduk dengan santai di kursi kebanggaan. Kursi yang selalu dibawa ke manapun berada dan saat beristirahat, ia akan duduk di sana menikmati teh atau camilan. Melihat bawahan bekerja keras di depan matanya.


"Kalian jangan malas bekerja! Saat tuan muda mendapatkan harta melimpah, kalian juga akan mendapatkan banyak manfaat juga. Bisa mendapat koin emas atau beberapa harta berharga. Jadi jangan sia-siakan hidup kalian untuk malas-malasan."


"Kami mengerti, Pemimpin! Kami akan bekerja sepenuh jiwa raga. Demi tuan muda yang mulia." Para pengawal, prajurit dan para ahli pun semakin semangat dalam bekerja. Mereka meyakinkan ucapan pemimpin, mereka akan mendapatkan banyak harta juga nantinya.


Mereka yang berada di bawah pemimpin sudah merasa sebagai orang paling beruntung. Bisa mengikuti tuan muda Lei. Bernama lengkap Lei Zuzuran. Seorang tuan muda dari bangsawan Lei yang memiliki kedudukan tinggi. Memiliki banyak pasukan bersenjata dan kultivator hebat di bawah kekuasaannya.


"Lei Kong, apakah kamu dapat memastikan, kita bisa mendapatkan harta terbaik di bukit ini? Dan harta apa yang paling dicari dan paling berharga di sini? Coba katakan padaku."


"Emm ... begini tuan muda. Sebenarnya kami tidak banyak mendapat informasi. Namun ada seorang praktisi hebat yang mati saat pembukaan Bukit Penglai sebelumnya. Mungkin dia sudah mati karena tidak pernah kembali. Kabarnya dia membawa semua hartanya ke sini. Salah satunya pedang yang sangat berharga. Itu adalah pusaka tingkat langit, tuan muda."


Lei Zuzuran sangat berambisi mendapatkan pedang yang bahkan tidak diketahui namanya. Namun apapun nama pedang tersebut, itu adalah harta yang begitu berharga. Karena memiliki tingkat langit. Bahkan pusaka tingkat bumi sudah menjadi harta berharga. Jika ada pusaka tingkat langit, pusaka tingkat bumi hanyalah masalah sepele. Tapi apapun tingkat pusaka tersebut, mereka akan tetap mendapatkannya.


"Tuan muda tenang saja. Siapa yang mau berebut pusaka dengan tuan muda keluarga Lei kita? Hanya orang-orang bodoh yang tidak hormat pada keluarga Lei. Mereka hanyalah sekumpulan sampah yang tidak berguna."


Sementara itu Yan Sheng yang berada di bawah tanah sudah mendengar percakapan mereka. Saat ini Yan Sheng dan lima orang lainnya sudah masuk ke dalam tanah. Berkat Han Doran, mereka bisa membuat tempat yang aman meski harus menyembunyikan kultivasinya.

__ADS_1


Mereka tidak bisa menggunakan kekuatan saat berada dalam persembunyian. Ning Yue telah sadarkan diri sebelum rombongan Lei Zuzuran datang. Sehingga sempat menyembunyikan kultivasi mereka dengan cepat.


Mereka bisa bernafas karena ada lubang yang mengarah ke batu besar. Dari situlah sumber udara yang bisa masuk ke dalam tanah. Untuk penerangan, mereka menggunakan batu permata yang dapat memancarkan cahaya. Untuk makan, mereka memanfaatkan beberapa pil makanan yang dibawa oleh Tou Zhao.


"Meski hanya makan pil makanan yang ku ciptakan ini, kita bisa mendapatkan energi yang cukup. Untung saja tetua Fang bisa berpikir cepat untuk membuat lubang di bawah tanah." Tou Zhao duduk sambil memakan pil makanan dengan santai. Ia sudah makan beberapa pil yang satu pil saja sudah cukup mengenyangkan.


"Ah, sial. Mengapa aku tidak membuat masakan dari daging-daging Vermilion Tiger saja? Kita memiliki nutrisi yang cukup untuk membuat masakan dari daging-daging itu," protes Ning Yue.


"Gadis bodoh. Kita sudah kehabisan tenaga. Dan kamu masih sempat memikirkan semua itu? Untuk kita cepat tanggap menyalurkan energi kita pada Han Doran. Bahkan anak ini sudah sangat kelelahan setelah membuat lubang bawah tanah," cetus Fang Gong.


Mereka melihat ke arah Han Doran yang begitu kelelahan. Ia sudah mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membuat lubang di tanah dan menutupnya setelah mereka masuk. Untuk sementara mereka juga tidak bisa memilihkan energi spiritual atau mereka akan ketahuan.


Hanya dengan istirahat dan makan cukup, mereka akan mendapatkan energi tubuh yang lebih baik esok hari. Setelah rombongan Lei Zuzuran pergi, barulah mereka dapat keluar dari dalam tanah.


"Tuan Yan, kau bisa merasakan energi mereka. Apakah kau bisa memastikan, bagaimana mereka saat ini? Maksudnya apa yang mereka lakukan?" tanya Fang Gong. Ia tidak begitu berharap tapi ia melihat Yan Sheng dari tadi terlihat fokus. Namun ia tidak tahu kemampuan apa yang dimiliki pemuda itu.


"Tetua Fang, mereka sepertinya akan bermalam di sini. Kita mungkin tidak bisa keluar sampai besok pagi. Tapi jangan khawatir, kita juga bisa memilihkan tenaga kita untuk besok. Jadi bermalam saja di sini."

__ADS_1


***


__ADS_2