Pedang Naga Giok

Pedang Naga Giok
Perjamuan Malam


__ADS_3

Perjamuan malam hari dihadiri para menteri dan punggawa kerajaan. Banyak di antara mereka yang menginginkan pernikahan putri dari kerajaan Dayu dengan anak-anak mereka. Berharap memiliki masa depan yang cerah jika berhasil mendapatkan putri sang raja.


Para tamu undangan dan yang datang atas kemauan mereka sendiri, kesemuanya berasal dari kalangan bangsawan dan sederajat. Melihat sang putri raja yang anggun dan cantik, semua pria memandang ke arahnya.


Malam yang dinantikan hampir semua orang hadir dalam acara perjamuan untuk memilih calon suami untukmu Qiaofeng. Diadakanlah acara perlombaan di malam yang berbahagia bagi sang raja.


"Hahahaha! Selamat malam semuanya! Malam ini adalah malam yang sangat menggembirakan untukku. Karena malam ini adalah hari dimana saya akan memilih calon suami untukmu putriku Qiaofeng."


Yong Zhengzhou memperhatikan orang-orang yang sudah berada di meja perjamuan. Di sebuah aula di luar ruangan yang terang karena nyala obor. Meja-meja dipenuhi dengan makanan serta minuman.


"Untuk memulai acara malam ini, marilah kita bersulang dengan arak musim semi ini. Kita akan menjadi keluarga, bagi siapapun puteranya yang menikah dengan putriku. Untuk itu, kami sudah memilih ada empat pemuda yang berpartisipasi dalam acara ini."


"Tunggu. Kamu tidak boleh meminum arak ini. Minumlah teh ini, Yin Long," ucap Yan Sheng menghentikan Yin Long yang hendak minum arak. Pria itu tidak ingin gadis itu mabuk untuk saat ini.


Agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, arak segera diganti dengan teh yang sudah disediakan oleh pelayan. Karena Yan Sheng tidak ingin terjadi hal-hal tidak diinginkan. Setelah keesokan harinya, mereka juga sudah berniat melanjutkan perjalanan menuju ke Istana Laut Timur.


"Untuk itu, acara malam ini adalah sebuah pembukaan pemilihan calon suami untuk putriku, Yong Qiaofeng. Baiklah ... kita tidak bisa lama-lama karena kita masih akan disibukan dengan acara perlombaan besok pagi. Dan sekarang kita buka acara dengan memperkenalkan kontestan kita semua."


Yong Zhengzhou memberikan perintah kasim Shi untuk mengumumkan siapa saja yang akan mengikuti perlombaan memperebutkan sang putri. Tentu saja semua sudah dituliskan dalam sebuah kertas tebal yang dipegang kasim Shi.

__ADS_1


Kasim Shi berdiri di samping Yong Zhengzhou. Ia membacakan nama-nama yang akan menjadi peserta yang akan berkesempatan mengikuti lomba yang akan diadakan esok hari.


"Saya akan mengumumkan empat pemuda gagah yang akan mengikuti perlombaan ini. Kita mulai saja yang pertama adalah Anran Ming anak dari raja Ming sekarang. Yang kedua ada Bei Long Hai, pangeran dari kerajaan Matahari. Yang ketiga adalah Shao Lin Pang, pangeran Kerajaan Awan. Dan untuk yang ke empat adalah orang yang berjasa menyelamatkan putri Qiaofeng, Yan Sheng. Dia adalah seorang pendekar hebat yang berhasil mengalahkan seribu musuhnya dengan pedangnya."


Mendengar namanya disebut, Yan Sheng melotot dan menggelengkan kepalanya. Ia tidak berniat ikut serta dalam perlombaan yang tidak ia harapkan. Begitu juga dengan Yin Long yang tidak terima dan ingin protes. Namun Yan Sheng langsung menghentikannya.


"Yin Long ... kau jangan ikut campur dalam masalah ini. Kau makan saja yang banyak. Aku juga tidak akan memenangkan pertarungan ini. Karena bagaimanapun juga, kita tidak punya kepentingan tinggal di sini lama. Kita akan meninggalkan istana besok, apapun yang terjadi."


"Benarkah? Tapi namamu disebut oleh kasim Shi. Apa kamu benar tidak akan ikutan?" tanya Yin Long penasaran. Karena ia juga merasa tidak nyaman berada di dalam istana.


"Mungkin ini rencana mereka untuk mengikutkan ku dalam perlombaan ini. Para akhirnya aku akan tetap mengalah pada mereka." Yan Sheng meyakinkan Yin Long agar lebih bersabar. Meskipun dalam hatinya sangat khawatir.


Melihat sekeliling juga ada beberapa orang kuat yang tidak mungkin bisa dikalahkan oleh Yan Sheng. Di antara mereka ada orang tua dan masing-masing pengawal yang memiliki kekuatan lebih besar dari para pemuda yang ikut serta dalam pemilihan menantu raja.


"Untuk nama-nama yang saya sebutkan namanya, silahkan berdiri di depan. Menghadap Yang Mulia Raja dan Tuan Putri Qiaofeng." Kasim Shi mundur ke belakang samping Yong Zhengzhou.


Ketiga pemuda yang sudah disebutkan pun maju ke depan, di hadapan raja kerajaan Dayu. Yan Sheng pun turut hadir dan memberi hormatnya pada sang raja. Meski sudah menolak permintaan Qiaofeng sebelumnya, ia masih saja diikutsertakan.


"Hormat kami, Yang Mulia," ucap ketiga pemuda duluan pada Yong Zhengzhou. Mereka melirik ke arah Yan Sheng yang dirasa tidak pantas ikut dalam perlombaan.

__ADS_1


Tentu saja di antara mereka hanya Yan Sheng yang bukan berasal dari kaum bangsawan. Bahkan tidak tahu asal-usulnya dari mana. Jika Yan Sheng ikut serta dalam perlombaan yang di antara mereka adalah orang-orang terpandang, mereka sangat kesal dan tidak terima.


"Hei, kenapa kau ikutan. Dan kau adalah orang yang merampas Pedang Safir Langit milikku! Cepat, serahkan pedangku yang kau rampas itu!" hardik Shao Lin Pang dengan emosi tinggi.


Seketika aura mengerikan mengancam Yan Sheng. Aura itu terus menekan tubuhnya sehingga ia tertunduk di hadapan sang raja. Pelaku utamanya adalah salah satu dari keluarga Shao Lin Pang.


"Hentikan! Hentikan itu tuan Shao. Mungkin ini hanya kesalahpahaman antara pemuda ini," ucap Yong Zhengzhou. Ia sudah tahu siapa yang telah menekan Yan Sheng dengan auranya yang mengancam dan mengerikan.


"Maafkan saya Raja Yong Zhengzhou. Saya tidak terima keponakan saya dihina oleh rakyat rendahan sepertinya. Keluarga Shao kami adalah keluarga terhebat yang pernah ada. Tidak ada yang berani mengancam ataupun merebut pusaka itu dari keluarga kami. Tidak ada seorangpun yang bisa merebut pedang itu dengan mudah."


Yan Sheng tersenyum lebar dan berdiri dengan bebas setelah aura penekan dilepaskan. Ia berdiri dan melangkah menuju ke orang yang telah mengancamnya.


"Apakah kau berani melawanku, Anak muda? Kau hanyalah seekor semut yang bahkan keponakanku saja akan mudah mengalahkanmu. Bagaimana mungkin kamu bisa melawanku? Kau mencari kematian?"


"Kalau saya tidak bisa mengalahkan anak muda ini, bagaimana mungkin saya merebut pedangnya? Pedang apa yang kau maksud pun, saya tidak tahu seperti apa pedang itu. Saya hanyalah orang biasa yang tidak memiliki ilmu seperti senior ini. Jadi mohon tidak memprovokasi keributan di sini."


"Kurang ajar! Kau berani melawanku, hah? Apa yang kau bicarakan? Kau tidak mungkin bisa mengalahkan keponakanku. Bagaimana mungkin kau bisa merebut pedang itu darinya?" ucap tuan Shao yang kesal. Namun ia baru bisa mencerna ucapannya. Ia pun memeriksa kultivasi Yan Sheng. Ternyata kultivasinya tidak lebih tinggi dari keponakannya.


"Tuan Shao, kau mengada-ada. Bagaimana mungkin orang berkultivasi rendah sepertinya mampu merebut Pedang Safir Langit dari keponakanmu? Bukankah pedang itu adalah pusaka langit yang sangat hebat? Tidak mungkin orang rendahan bisa mengendalikan pedang itu," timpal Yong Zhengzhou.

__ADS_1


***


__ADS_2