Pedang Naga Giok

Pedang Naga Giok
Pembukaan Bukit Penglai


__ADS_3

Hari dimana dibukanya bukit Penglai, para praktisi bela diri berkumpul. Ratusan orang dari penjuru dunia bebas berkumpul untuk mendapatkan harta. Di dalam bukti terdapat obat herbal langka, senjata atau benda berharga lainnya.


Tiga hari setelah kedatangan Yan Sheng dan Yin Long, akhirnya tidak sia-sia. Selama berada dalam penginapan berkabut, bersama berlatih dengan orang dari perguruan Teratai Emas.


"Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga. Kita bisa memasuki bukit yang tersimpan banyak harta ini. Kita akan kaya jika bisa masuk ke dalamnya." Han Doran, seorang pria berbadan besar yang merupakan pengguna elemen kayu. Berada satu kelompok dengan Yan Sheng.


"Kita jangan sampai kalah oleh orang lain! Ayo kita mulai pencariannya! Cepatlah buka, tuan muda ini sudah tidak sabar lagi!" Yan Sheng yang menyamar sebagai seorang tuan muda pun tidak mau kalah. Ia mengibaskan kipasnya dengan lembut. Menebarkan pesona harum dari wewangian.


"Tuan, sabarlah ... kita akan segera mengambil semua harta ini. Kita harus bersabar sebentar lagi." Yin Long lebih bersemangat ketika melihat tuannya yang sikapnya berubah. Namun tidak menduga, ia akan memakai pakaian pelayan.


"Kita akan segera mengambil banyak tanaman langka. Untuk mendapatkan tanaman langka, kita harus bergegas." Tou Zhao yang merupakan seorang master alkemis pun tidak sabar untuk mendapatkan berbagai tanaman obat langka.


Ada juga perkumpulan alkemis yang turut andil dalam pembukaan bukit Penglai. Mereka telah bersiap-siap dengan membawa berbagai pil obat maupun senjata racun.


Pembicaraan dari para praktisi, baik dari keluarga bangsawan, berbagai sekte maupun perguruan. Mereka telah bersiap-siap untuk mencoba keberuntungan di bukit Penglai. Mereka telah menunggu hari ini untuk melakukan apapun demi harta tersembunyi.


Ada banyak kelompok yang tidak terbatas anggota. Mereka dapat membuat kelompok maupun sendiri. Pembunuhan ataupun saling merebut senjata dan harta dibolehkan oleh semua pihak yang terkait.


Tidak ada aturan khusus untuk dapat memasuki bukit Penglai tersebut. Siapapun dapat masuk setelah dibukanya formasi sihir yang melindunginya.


Ada juga kelompok yang terdiri dari orang-orang yang berpenampilan menyeramkan dan memiliki tubuh yang kuat dan berotot. Mereka berpakaian serampangan seperti di hutan. Terlihat kejam dan bisa membunuh siapapun juga. Orang-orang yang melihat mereka saja sudah terlihat ketakutan.


"Aku sudah tidak sabar lagi untuk membunuh mereka semua. Sudah beberapa hari ini aku sudah menahan diri untuk tidak membunuh orang-orang bodoh itu. Untungnya tidak ada larangan membunuh di bukit Penglai."

__ADS_1


"Senior, kau jangan katakan itu pada mereka. Mereka sudah takut padamu karena perkataanmu barusan."


"Tidak ada gunanya takut. Pada akhirnya mereka bisa mati ditanganku. Itu merupakan suatu kehormatan dibunuh oleh seorang pahlawan sepertiku."


Kelompok tersebut telah membuat nyali beberapa orang ciut. Bahkan ada beberapa orang-orang lemah berpikir ulang. Apakah mereka meneruskannya atau tidak.


"Para tetua, mari kita buka bersama!" Seorang praktisi Ranah Kekosongan membuka percakapan. Membuat orang-orang kuat lainnya mengikutinya.


Para tetua dari berbagai penjuru pun telah bersiap untuk membuka formasi sihir. Formasi tersebut hanya bisa dibuka oleh banyak praktisi kuat yang bekerja sama menyalurkan energinya.


Butuh waktu bagi mereka untuk membuka formasi. Dan bukit Penglai akan terbuka selama satu minggu ke depan. Mereka akan memasuki bukit yang memiliki energi spiritual tinggi.


"Akhirnya kita membuka bukit Penglai. Kalian semua bisa memasukinya sekarang juga! Ini hanya akan bertahan selama tujuh hari. Setelahnya, kalian harus cepat keluar sebelum formasinya kembali tertutup."


"Tuan, kita bisa masuk juga, kan?" tanya Yin Long kepada Yan Sheng. Gadis naga berdiri di belakang dan masih menyembunyikan kultivasinya.


Satu kelompok mereka semua dapat menyembunyikan ranah kultivasi. Mereka telah belajar itu demi menghindari pertarungan dengan kultivator yang kuat. Sehingga tidak bisa dianggap sebagai ancaman.


"Kita akan menunggu kode dari tetua Fang. Setelah itu, kita bisa memasuki bukit dengan aman. Bagaimana Tetua?" Yan Sheng memastikan kesiapan mereka untuk memasuki bukit.


Fang Gong hanya mengangguk setuju. Ia langsung menyebarkan tabir asap untuk melindungi pandangan. Lalu bergerak bersama dalam satu kelompok. Sementara kelompok lainnya juga datang dengan cara mereka masing-masing.


"Lihat! Di sana ada asap yang bergerak ke sini! Mungkin itu salah satu jurus yang dikeluarkan salah satu dari mereka! Dan kultivasi mereka sangat rendah."

__ADS_1


"Hahaha! Kau benar. Kita sudah pasti bisa mengalahkan mereka semua! Kita sebagai perampok Genk Serigala, mudah untuk membunuh mereka. Kita ambil harta mereka, hahaha!"


Sementara itu, Yan Sheng dan yang lainnya mendengar percakapan Genk Serigala. Mereka tidak merasa khawatir karena kultivasi mereka hanya ada satu Ranah Ksatria. Sementara yang lainnya berada di ranah yang lebih rendah.


"Hehh, kultivasi mereka hanya berada di Ranah Ksatria ke bawah. Tidak ada yang dapat melukai kita. Bahkan aku sendiri bisa menghabisi mereka semua." Ning Yue berdiri di depan dan siap menyerang dengan kedua pisau di tangannya.


Tanpa meninggalkan area kabut, mereka menanti Genk Serigala untuk menyerang. Dan apa yang terjadi selanjutnya, dengan cepat mereka tumbang satu persatu oleh Ning Yue. Bahkan orang-orang yang tidak bisa melihat sesuatu yang di dalam, tidak tahu apa yang terjadi. Mereka hanya tahu ketika orang-orang mereka terluka sayatan. Ada juga yang kehilangan lengan dan kakinya karena kedua pisau di tangan seorang gadis.


"Kejam sekali. Tak ku sangka seorang gadis bisa melakukan hal sekejam ini," ucap Yan Sheng sambil mengusap darah di pipinya dengan sapu tangan. Ia juga membunuh beberapa orang yang lebih dekat dengannya dengan jarum beracun yang keluar dari kipasnya.


Awalnya kipas yang dipegang Yan Sheng adalah kipas biasa. Namun ia mulai berpikir untuk membuat senjata dengan kipas. Ia telah memodifikasi kipasnya dengan bahan dari besi. Selain itu, ia juga dapat membuat jarum yang dilapisi racun. Racun-racun itu telah ia buat dengan berlatih selama dua hari di penginapan kabut.


"Tak kusangka tuan Yan juga memiliki senjata yang menarik. Lumayan berguna untuk menghadapi kultivator kecil itu," ujar Tou Zhao, sang master alkemis.


"Aku juga ingin mengalahkan mereka," ucap Yin Long. Ia mengeluarkan Busur Panah Pembeku Gunung. Ia telah bersiap mengeluarkan anak panah untuk menyerang.


"Tunggu dulu! Kau tidak bisa mengekspose ini semua. Sebaiknya kau simpan senjata itu!" Yan Sheng menghentikan aksi Yin Long agar tidak menggunakan busur tersebut. Karena auranya dapat dideteksi oleh kultivator hebat.


Jika mereka menggunakan pusaka bumi, mereka dapat terdeteksi. Dan menjadi incaran para kultivator yang memiliki kultivasi tinggi. Bukan tidak mungkin mereka datang dengan banyak pasukan.


"Benar apa yang dikatakan oleh tuan Yan. Kita tidak bisa bersikap ceroboh seperti ini. Nona, kau jangan menggunakan itu demi keamanan dan keselamatan kita," ujar Tou Zhao membenarkan.


***

__ADS_1


__ADS_2