
Luka-luka yang dimiliki Ning Yue belum sembuh total. Namun ia tetap ingin keluar dari persembunyiannya. Ia nekat keluar untuk melihat keadaan yang sebenarnya. Bukan tidak percaya pada Yan Sheng, ia ingin melakukan rencananya sendiri.
"Aku diperintah oleh tuanku untuk mengikutimu. Karena kamu masih sakit, bukan?" Yin Long yang tiba-tiba muncul di belakang Ning Yue. Menepuk pundak gadis itu pelan.
"Ahh–" Hampir saja Ning Yue berteriak dengan kencang. Dan ia melihat Yin Long yang menutup mulutnya.
"Kamu jangan berisik. Aku diperintahkan tuanku untuk ikut denganmu. Dia tahu kamu akan keluar. Jadi aku akan menemanimu," bisik Yin Long dengan jujur.
Ning Yue melihat sekeliling dan tidak melihat siapapun. Karena ia telah menyembunyikan kultivasinya, maka ia tidak bisa melakukan apapun. Ia tidak bisa bertarung jika ia mendapatkan serangan.
"Kamu? Kenapa bisa ada di sini?" tanya Ning Yue berbisik. "Harusnya kamu diam saja di dalam dan tunggu aku kembali."
Karena khawatir, Ning Yue tidak ingin melibatkan siapapun dalam urusannya. Apalagi pada gadis naga yang tiba-tiba sudah ada di depannya. Namun situasinya saat ini sudah terlambat. Mereka sudah berada di luar dan tinggal berdua saja.
Selanjutnya mereka memikirkan cara agar dapat bertahan di luar. Mereka tidak bisa terus-terusan menyembunyikan diri selamanya. Ning Yue menyeret Yin Long ke tempat yang tidak ada penjaga.
Melihat ada beberapa pelayan yang mengenakan cadar, memberi ide Ning Yue untuk menangkap mereka. Mulailah gadis itu mengintai bersama dengan Yin Long.
"Kamu jangan berisik dan kita hanya bisa menyamar jadi pelayan. Apakah kamu berani menangkap dua pelayan itu? Kita bisa menjadi pelayan dan mengawasi pergerakan mereka," ujar Ning Yue.
__ADS_1
"Baiklah," jawab Yin Long. Dengan tenangnya, gadis naga sudah siap dengan segala situasi. Ia sudah tidak sabar untuk makan, makanan enak yang ada. Apalagi melihat dua pelayan sedang membawa makanan.
Kedua gadis mengendap-endap dan bersiap menyambut mangsa. Diam-diam mengintai sekeliling dan merencanakan untuk menangkap dua pelayan. Ada banyak tenda yang dibangun. Di antaranya ada tenda besar yang merupakan tenda milik tuan muda Lei.
Tak ada yang salah jika mereka mencari informasi yang berguna. Apalagi untuk orang yang berdiri dalam dunia kultivasi, mereka akan mencari kekuatan. Ada beberapa orang yang menginginkan kekuatan besar dan menanggung resiko yang besar juga. Seperti halnya dengan Lei Zuzuran. Seorang tuan muda yang berkuasa dan memiliki banyak pengawal di dekatnya.
Saat malam tiba, biasanya ia akan tidur dan dilayani beberapa wanita cantik. Namun ia juga perlu mempersiapkan aktifitas selanjutnya esok hari. Tuan muda yang sudah merekrut banyak anggota itu pun sudah memiliki beberapa harta berharga.
"Tuan Muda Lei, kami sudah mendengar, anda sudah mendapatkan pusaka yang dicari-cari. Apakah itu benar, Tuan?" tanya seorang pelayan yang baru datang. Ia merupakan seorang kultivator wanita yang direkrut oleh bawahan Lei Zuzuran.
"Apakah kau hanya peduli dengan apa yang ku miliki? Hanya dengan naik ke ranjangku, kamu akan hidup dengan baik. Jangan urus yang bukan urusanmu. Apa kamu mengerti?"
Wanita itu pun takut dan segera berpikir untuk mengganti topik pembicaraan. "Maaf, Tuan. Aku tidak akan bertanya lagi. Kalau begitu, malam ini kita–"
"Baiklah, Tuan Muda Lei. Kamu sangat tampan malam ini. Aku siap menjadi milikmu," ungkap wanit itu dengan menampilkan wajah senang. Ia sebenarnya merasa ketakutan. Namun ia harus hidup dengan baik mulai sekarang. Karena tak ada pilihan lainnya.
"Bagus. Kamu hanya perlu datang padaku setiap malam dan menyajikan makanan yang enak ini. Apalagi jika kamu pertama kali melakukan itu denganku, aku akan memberikan bonus lagi."
Benar-benar pria yang kuat setiap malam. Hanya dengan menyerap energi spiritual wanita yang datang padanya, maka kultivasinya akan cepat melonjak. Ia tidak perlu melakukan meditasi atau menyerap energi spiritual karena akan memakan waktu yang lebih lama.
__ADS_1
Karena adanya pergolakan di antara rekan seperguruan, membuat mereka terpisah dan beberapa ada yang mati. Beberapa yang selamat memilih bergabung dengan kelompok lain atau menjadi pekerja gratis atau bayaran. Termasuk wanita yang baru datang itu. Ia adalah seorang yang sudah kehilangan rekan-rekannya karena dibunuh. Lalu terpaksa menjadi pelayan pribadi Lei Zuzuran.
Setidaknya setiap pelayan yang baru masuk, jika itu adalah wanita cantik, maka diharuskan melayani Lei Zuzuran sebagai tanda kesetiaan. Pria itu akan ditemani sampai ranjangnya hingga terpuaskan. Selanjutnya ia akan menghisap kultivasinya hingga menjadi lemah. Meski tidak mati, para wanita itu akan menderita kerugian dan terpaksa tergantung pada kekuatan Lei Zuzuran untuk tetap bisa menjalani hidup.
Malam yang telah larut, hanya mengandalkan cahaya obor yang terapasang di tiang-tiang bambu, mereka dapat melakukan aktifitas berjaga. Tidak perlu khawatir akan datangnya penyusup yang datang. Setiap wilayahnya sudah dipagari dengan ketat. Sehingga sulit orang bisa masuk ke dalamnya.
"Kita akan mencari informasi ke dalam. Kamu ikuti aku saja, oke?" tanya Ning Yue dengan pakaian pelayan dan memakai masker.
Yin Long dan Ning Yue masuk ke dalam dan melewati para penjaga dengan tenang. Keduanya membawa makanan yang sesekali dimakan oleh Yin Long dengan sembunyi-sembunyi. Ia bisa menghabiskan makanan dengan cepat sebelum sampai tempat tujuan.
"Kalian berdua, tuan muda Lei sedang menunggu kalian. Kenapa lama sekali baru datang? Cepat sajikan makanan yang kalian bawa ke kamar!" perintah salah seorang penjaga.
Dalam keadaan remang-remang, para penjaga tidak bisa melihat jelas pelayan yang berkeliaran. Namun yang mereka tahu, kedua pelayan itu tidak cantik. Sehingga membuat Lei Zuzuran tidak menyukainya. Membuatnya menjadi pelayan meski kultivasinya tetap diserap.
"Maafkan kami. Sebenarnya kami tadi membawa cukup makanan. Sayangnya ada prajurit di sana yang mengambil makanan ini. Jadi membuat kami terlambat dan takut," ucap Ning Yue berbohong. Karena ia tahu, Yin Long telah menghabiskan makanannya sebelum sampai.
"Apa? Apa yang kamu lakukan? Pelayan tidak berguna! Kalau begitu, cepat katakan siapa yang mengambil makanan untuk tuan muda?" Penjaga pun terpengaruh dan menyelidiki langsung. Dan melihat piring kosong yang dibawa Yin Long.
"Benar, Tuan. Kita sudah melarang dia untuk makan. Tapi dia mengancam kamu," imbuh Yin Long. Ia merasa dirinya akan dihukum jika terus berada dalam situasi saat ini. Beruntung ia diselamatkan kali ini berkat Ning Yue.
__ADS_1
Penyamaran dua gadis cantik itu berhasil menipu para prajurit jaga. Mereka terlihat konflik hingga membuat pertarungan di malam itu. Sedangkan Yin Long dan Ning Yue segera meninggalkan kekacauan yang mereka perbuat.
***