Pedang Naga Giok

Pedang Naga Giok
Gorila Besi Bersaudara


__ADS_3

Yang mereka dapatkan dari dasar lembah cukup banyak. Dari tanaman obat, tanaman spiritual dan masih banyak lagi. Dengan melakukan kerjasama, membuat semuanya dapat diatasi lebih mudah.


Dalam waktu dua hari, mereka sudah hampir kehabisan ruang penyimpanan. Karena hal itu, membuat mereka memutuskan untuk menyudahi pemburuan di lembah. Setelah keluar dari lembah, selanjutnya adalah tempat utama yang memiliki lebih banyak peluang.


Sekarang mereka telah berada di bukit Penglai selama empat hari. Tinggal tiga hari lagi sebelum terbukanya kembali formasi bukit Penglai. Setelah tiga hari ke depan, siapapun harus keluar. Jika berada di sana, mereka harus menunggu terbukanya kembali bukit Penglai. Yang berarti selama dua puluh tahun berada di sana tanpa melihat dunia luar.


"Ternyata kita datang paling akhir. Tidak mungkin tidak mendapatkan harta, bukan?" Tou Zhao menyilangkan tangan di dadanya.


Kembali ke mode awal, Yang Sheng berubah menjadi tuan muda yang suka memerintah. Tuan muda lemah yang membawa kipas di tangannya. Sementara Yin Long harus menjadi pelayan.


'Huh, kenapa tuan melakukan ini semua? Harus pura-pura jadi tuan muda lemah, sombong dan suka memerintah? Huh, kesal jadinya,' pikir Yin Long. Ia menunduk di depan Yan Sheng agar lebih meyakinkan.


Sementara yang lainnya juga memperlakukan hal yang sama dengan Yin Long. Namun mereka lebih mudah karena status mereka adalah penjaga yang melindungi dari marabahaya.


Posisi Yan Sheng berada di tengah. Dilindungi oleh Yin Long dan Tou Zhao di belakang. Di samping ada Fang Gong dan Han Doran. Sementara itu, Ning Yue berada di depan dan memegang pisaunya yang telah diasah.


"Hahaha! Ternyata ada tuan muda lainnya. Namun mengapa pengawalnya hanya sedikit? Dua gadis cantik itu lumayan juga. Terutama pelayan yang ada di belakang. Eh, yang di depan juga lumayan."


Seorang pria berusia tiga puluhan dengan badan besar berwarna gelap dan membawa kapak besar di tangannya. Ia menghampiri Yan Sheng dengan membawa tiga orang lainnya yang membawa senjata berat.


"Lancang! Tidak hormat dengan tuanku? Kau hanya berandalan yang entah dari mana berasal. Jangan sampai mengganggu tuanku. Kalau tidak, kau merasakan akibatnya!"


Han Doran menggertak dengan menggunakan duri tanah yang hampir mengenai empat pria berbadan besar tersebut. Hal yang tidak pernah mereka duga, ternyata keempat pria itu malah tersenyum lebar.

__ADS_1


Saat mereka ingin mendapatkan sesuatu. Terutama wanita cantik, mereka akan melakukan apapun. Demi melampiaskan hasrat terpendamnya, melakukan penjarahan dan penculikan terhadap wanita-wanita cantik.


Jika tidak ada yang mau melakukan apa yang mereka inginkan, hanya mengantarkan nyawa yang mereka anggap enteng. Ada banyak orang membuat kelompok. Namun keempat orang itu malah memilih lawan yang salah.


"Hohoho! Karena sudah berani melawan kamu, kalian tidak akan dibiarkan hidup. Serahkan kedua gadis cantik dan harta kalian. Maka akan kami buat kalian mati tanpa penyesalan."


"Kami adalah empat saudara gorila besi. Tidak ada yang sanggup menahan kekuatan kami. Apalagi hanya sampah ini." Dengan satu ayunan gada, pria besar itu pun menghancurkan dinding duri Han Doran.


Senjata mereka beragam. Mulai dari kapak besar, gada berduri, golok yang sangat besar dan kuat, serta rantai yang ujungnya adalah bola berduri berbentuk seperti durian.


Tidak sedikit kelompok yang merasa takut dengan kehadiran empat saudara gorila besi. Namun mudah bagi kelompok Yan Sheng untuk menghadapi semuanya. Tanpa aba-aba, Yan Sheng melemparkan jarum beracun dengan kipasnya.


"Hahaha! Jarum beracun? Tuan muda ini sangat bodoh. Hanya dengan ini, bagaimana kau bisa melawan kami? Hahaha! Sekarang giliran kami yang maju!"


"Baiklah! Hancurkan kesombongan mereka!" Yan Sheng bersikap seperti tuan muda sombong yang sangat berkuasa. Meskipun ia belum pernah menjadi tuan muda, setidaknya hari ini ia bisa menjadi tuan muda pura-pura.


"Sialan! Tuan muda ini juga sombong, Kakak! Aku mau membuatnya jadi tuan muda panggang. Biarkan dagingnya jadi makanan serigala!"


"Tenanglah, Adik. Kita bunuh mereka satu persatu. Setelah ini, kuserahkan tuan muda itu padamu untuk dipanggang dan buat makanan serigala. Kita juga dapat menikmati dua gadis cantik itu. Meski pelayan dan barang bekas pun, tubuh pelayan itu sangat menggairahkan."


Melihat Yin Long, mulut mereka tidak hentinya mengeluarkan cairan menjijikan. Air liur yang sangat bau karena terlalu banyak makan, makanan busuk. Juga karena perilaku jorok mereka. Apalagi saat melihat pesona wanita yang membuat tidak dapat menahan diri.


"Mengalahkan Gorila Besi Bersaudara ini sangat mudah untukku. Tidak perlu waktu lama. Kalian maju semuanya dengan tertib!" Fang Gong mengeluarkan aura hitam dari telapak tangannya. Lalu membantuk sebuah teratai hitam.

__ADS_1


"Hey, orang tua bodoh. Hanya dengan seperti itu, apa mau melawan kami sekaligus? Apa kalian tidak ada lawan yang bisa bersaing? Mengandalkan pria tua yang bau tanah ini? Sungguh memalukan!"


Fang Gong terlihat sangat marah dengan perkataan pria besar itu. Ia meluncurkan puluhan teratai hitam. Dengan sebuah formasi berbentuk teratai besar yang ada di belakangnya. Yang mengeluarkan teratai-teratai kecil yang dapat meledak saat mengenai target.


Mereka yang menangkisnya dengan senjata, membuat teratai hitam meledak. Mengaburkan pandangan dan racun yang telah dikembangkan. Efek dari racun yang baru dibuat di lembah, sangat efektif.


Mereka merasa pusing dan tak bisa bertahan. Keracunan dengan tingkat yang berbahaya, Ranah Ksatria menjadi mangsa yang mudah. Fang Gong tidak main-main dengan ucapannya. Bukti bahwa ia tidak bisa diremehkan adalah dengan jurusnya yang mengandalkan formasi.


Sebagai tetua dari perguruan Teratai Emas, Fang Gong tidak hanya memiliki kekuatan besar. Ia juga memiliki kultivasi yang masih tersembunyi sejak awal. Bahkan dalam keadaan terdesak sebelumnya, ia masih belum mengeluarkan seluruh kekuatannya.


'Tidak disangka, orang tua ini menyembunyikan kultivasinya begitu dalam. Kalau begitu, sia-sia aku melakukan penggabungan dengan Yin Long waktu itu. Huh, sekali lagi aku tertipu oleh pria tua ini.'


Yan Sheng menggeleng pelan. Lalu melihat keadaan empat saudara gorila besi yang tergeletak di tanah. Mereka tidak sadarkah diri dan tubuhnya berubah menjadi hitam. Menandakan racun telah sepenuhnya menguasai tubuh mereka.


"Tubuh mereka sangat kuat. Jika bertarung dengan fisik, tentu saja tidak bisa. Namun dengan racun, tidak mungkin bertahan, bukan?" Fang Gong mengusap jenggotnya dengan santai. Memamerkan kemampuannya pada semua orang yang hadir.


Masih banyak praktisi yang masih diam. Mereka sedang menunggu giliran mendapatkan kesempatan memperoleh harta. Dengan kemampuan yang ditunjukan Fang Gong, membuktikan kalau mereka tidak bisa diganggu.


Meski masih banyak kekuatan yang lebih, tidak semudah itu mengalahkan lawan. Apalagi setiap kelompok tidak saling kenal dan dapat sewaktu-waktu menyerang. Identitas yang digunakan Yan Sheng adalah seorang tuan muda. Dengan begitu, masih banyak orang yang segan untuk menyerang.


Jika menggunakan identitas biasa, kemungkinan mereka sudah tersingkir karena tidak memiliki kekuatan di belakang mereka. Dengan identitas itu, banyak yang mengira, Yan Sheng berasal dari bangsawan yang tidak bisa diusik.


***

__ADS_1


__ADS_2