Pedang Naga Giok

Pedang Naga Giok
Identitas


__ADS_3

"Inti api sebenarnya sangat berguna untuk berkultivasi sebagai seorang alkemis. Namun inti api yang kamu miliki tidak terlalu hebat. Ini hanya pendapatku saja. Namun orang tua ini dapat memberikan beberapa petunjuk."


"Terima kasih atas petunjuk dari senior. Saya sudah mendengar nama baik perguruan yang jauh di sana. Kurasa saya datang ke tempat yang tepat."


Yan Sheng sebisa mungkin berusaha berteman dengan orang-orang misterius tersebut. Mereka adalah orang-orang berbakat dan memiliki pengalaman bertarung tinggi. Selain itu, mereka tidak bergabung dengan sekte atau perguruan lain.


Tempat yang hanya bisa ditinggali orang-orang tertentu, bukanlah tempat yang bisa didatangi sembarang orang. Jika mereka berniat tinggal lebih lama, mereka dapat melakukannya. Namun tidak ada yang memastikan mereka betah berada di tempat yang sama setiap hari selama mungkin.


Terlihat juga dari bangunan penginapan yang terlihat masih baru. Adapun tempat mereka tidak diketahui siapapun. Orang lain kemungkinan hanya menganggap sebagai hutan biasa.


"Perguruan Teratai Emas kami hanya menerima murid dengan berpikiran lurus. Namun sayangnya kau tidak diterima di perguruan kami."


"Begitupun saya sudah tahu. Bagaimanapun juga, perguruan ini bukanlah perguruan sembarangan. Siapa yang tidak mengetahui aturannya? Kurasa yang di hadapanmu ini bukanlah anak-anak polos."


Yan Sheng mengeluarkan aura menekan yang sangat kuat. Namun ia tidak berniat bertarung dengan pria tua di depannya. Sedangkan pria tua itu terlihat menimang apa yang harus dilakukan selanjutnya. Berpikir secara kritis terhadap situasi yang terjadi saat ini. Ia tidak bisa menerima orang begitu saja tanpa mengetesnya.


"Hahaha! Anak muda, kau pasti becanda. Baiklah, cukup main-mainnya. Orang tua ini sudah hidup lama dalam dunia persilatan. Tentu bukan hal yang mustahil kalau memiliki banyak musuh. Karena tetua kami sudah bertindak, saya hanya bisa menyetujui saja."


Karena memang mereka masih merasa kekurangan orang. Maka dengan bekerja sama, mereka bisa menjadi tim yang kuat. Dengan mengandalkan orang dari perguruan yang tinggal sedikit, membuat pria berumur itu selalu memasang kewaspadaan. Terutama pada Yan Sheng. Namun ia juga bukan orang yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Tetua dari perguruannya telah menyetujui bergabungnya mereka.

__ADS_1


Informasi yang diperoleh masing-masing sudah mereka kantongi. Yan Sheng sudah mengetahui semua orang yang berada dalam tim. Begitu juga dengan pria berambut putih itu. Ia juga sudah mengantongi nama dari Yan Sheng dan Yin Long.


Yan Sheng dan Yin Long tidak terdaftar dalam sekte ataupun perguruan manapun. Sehingga tidak mudah bagi mereka mengetahui identitas sebenarnya. Namun soal kultivasi mereka, tak ada yang dapat menyembunyikannya.


Karena mereka berada dalam kabut yang diciptakan oleh sang ketua sekte. Memungkinkan orang tidak bisa melihat keadaan di dalam penginapan. Atau mereka sebut sebagai tempat singgah sementara.


"Anak muda, coba kau sebutkan, apa saja yang kau ketahui tentang kami. Maksudku orang-orang yang berada dalam kelompok. Saya ingin mendengarkan secara langsung."


Yan Sheng menatap pria tua itu dengan sebuah senyuman datar. Ia sudah mengantongi semua nama dan kekuatan mereka secara spesifik. Namun tidak mengetahui secara pasti kekuatan siapa yang kuat dan lemah tanpa pertarungan.


"Karena senior telah mengatakannya. Maka saya hanya mengatakan apa yang saya dapat dari ketua Fang. Yang kutahu, kalian hanya ada empat orang. Yang pertama adalah salah satu tetua Perguruan Teratai Emas. Fang Gong, merupakan seorang ahli ilusi dan formasi."


Dengan yakin, Yan Sheng mengatakan apa yang ia ketahui tentang tetua mereka. Diantaranya adalah kekuatan dari Fang Gong yang mendominasi. Bahkan tidak seorangpun yang sanggup keluar dari formasi yang diciptakan.


"Hahaha! Kau sangat mengetahui tentangku? Kurasa tetua Fang telah menceritakan hal yang baik-baik dariku." Tou Zhao merasa senang dan percaya diri setelah identitasnya terlihat sangat baik dimata orang lain.


"Saya tidak mendapatkan informasi ini dari tetua Fang. Saya hanya tahu nama-nama kalian berempat saja. Dan untuk orang yang ketiga adalah seorang wanita muda, Ning Yue. Identitasnya juga tidaklah biasa. Kurasa tidak perlu kujelaskan mengapa."


"Hmm ... kata-katamu itu membuatku sedikit merasa bangga. Ternyata kau tidak diberitahu secara langsung oleh tetua. Hahaha! Selanjutnya, apakah kau tidak tahu siapa orang terakhir? Dan apa kekuatannya? Karena aku yakin, kamu tidak pernah melihatnya."

__ADS_1


Yan Sheng duduk di kursi yang tersedia di taman tersebut. Ia menghela nafas sejenak lalu berpura-pura berpikir meski sudah tahu akhirnya. Ia menunjuk ke arah bangunan yang terlihat kokoh dan sangat menakjubkan.


"Yang terakhir adalah hal yang paling mendasar. Di dunia ini sangat sulit mencari seseorang yang melatih elemen kayu. Kurasa hanya satu dibanding satu juta miliar orang yang terlahir dengan bakat tersebut."


Tou Zhao tidak begitu terkejut dengan perkataan Yan Sheng. Tentu saja Informa tentang perguruan mereka tidak ada yang tahu akan adanya murid yang melatih elemen kayu.


"Apakah ini harus aku teruskan, Senior Tou?" tanya Yan Sheng memastikan. Ia dengan yakin mengetahui identitas orang yang belum muncul sejak saat mereka datang.


"Mungkin kau kelewatan identitas satu orang yang sudah kau rasakan. Namun kurasa tidak perlu dikatakan. Hanya saja, untuk yang terakhir dan satu orang yang belum dikonfirmasi, apakah kau tahu atau tidak. Kurasa ini adalah peringatan kecil untukmu. Jangan pernah sombong dan seakan-akan tahu semuanya."


"Untuk nona Ning Yue kurasa tidak pantas untuk mengatakannya. Yang jelas orang ini tidak bisa disinggung. Dan untuk orang terakhir, kau pasti tahu apa yang ada di pikiranku, bukan?"


"Katakan saja! Apa yang kau ketahui selanjutnya? Aku penasaran, bagaimana bisa kau tahu identitas kami hanya dari nama? Dan kau belum menemui seorang yang memiliki identitas lain itu." Tou Zhao terlihat tidak sabar lagi.


"Maksud senior, pria bernama Han Doran? Yang kudengar, dia adalah anak orang manusia biasa. Berasal dari suatu desa yang miskin. Namun karena tubuhnya istimewa, dia ditemukan oleh sekte kalian. Seseorang pengguna elemen kayu yang sangat langka."


Tou Zhao merasa dirinya tidak berguna. Namun ia sudah melihat seorang pemuda dengan bakat yang sangat hebat. Namun ia melihatnya dengan mata yang sudah tua. Melihat penampilan dan aura yang dipancarkan Yan Sheng, pria tua itu tidak mungkin mengangkat murid yang telah melebihi usia tiga puluh tahun.


Yan Sheng paham apa yang ada dalam pikiran pria tua itu. Meskipun ia juga tidak tertarik menjadi bagian dari sekte yang mengikat. Usia proporsional bagi calon murid adalah usia dua puluh tahun ke bawah.

__ADS_1


"Kurasa hanya ini yang bisa ku katakan. Ini sudah malam dan aku akan berbicara dengan kalian besok. Sebelum memasuki bukit Penglai, kita harus memaksimalkan kekuatan kita." Sebenarnya Yan Sheng ingin berlatih menjadi seorang alkemis. Namun ia harus beristirahat malam ini. Ia sudah terlalu banyak menggunakan kekuatan untuk membunuh.


***


__ADS_2