
Selain adanya monyet-monyet penunggu lembah, masih banyak jenis makhluk penghuni. Di antaranya adalah Viper Permata Merah. Dimana mereka adalah hewan magis level dua.
Hewan buas atau hewan magis dibagi menjadi beberapa tingkat. Di antaranya adalah tingkat yang paling bawah adalah hewan buas. Hewan buas, pada umumnya masih hewan biasa dan tidak memiliki kekuatan magis.
Tingkat hewan selanjutnya adalah Hewan Magis level satu sampai hewan magis level lima. Semakin tinggi level mereka, semakin kuat dan besar batu roh yang dimiliki. Selanjutnya ada Hewan Iblis. Yang setara dengan kekuatan iblis dan memiliki energi iblis yang sangat kuat.
Hewan Neraka adalah yang paling berbahaya. Karena konon mereka bisa menghancurkan neraka sekalipun. Tahan akan api neraka dan bisa membunuh dewa. Bagi hewan yang berkultivasi, bisa menjadi makhluk spiritual. Makhluk Spiritual adalah hewan yang telah berkultivasi demi menyerupai bentuk manusia.
"Ternyata di sini ada Viper Permata Merah. Ini merupakan hewan magis level dua. Kita akan sulit mengalahkannya. Namun ada tanaman yang aku perlukan, yang dilindungi oleh Viper itu," ungkap Tou Zhao.
"Kita akan bekerja sama untuk mengalahkannya. Mohon Tuan Yan turut membantu," pinta Fang Gong. Ia mengeluarkan aura hitam dari tubuhnya. Bersiap menyerang hewan magis tingkat dua tersebut.
"Aku mengerti. Tetua sekalian juga membutuhkan bisa dari Viper itu, bukan? Ini memang merepotkan. Kalau begitu, Yin Long, usahakan panahmu mengenainya. Junior Han, kau usahakan untuk membuat dinding tanah. Sementara nona Ning, kau ikut denganku untuk alihkan perhatian. Hati-hati dengan semburan dan lilitannya. Kedua tetua mohon diam dan membantu jika diperlukan. Juga, kalian bisa mengambil tanaman itu."
Yan Sheng memberi instruksi kepada semuanya. Sesuai dengan kemampuan masing-masing. Yan Sheng mengeluarkan Pedang Safir Langit. Melesat dengan cepat untuk menyerang. Ning Yue tidak mau kalah. Ia juga turut membantu dengan menarik perhatian.
Yin Long menyiapkan panahnya. Sementara Han Doran membuat tembok besar untuk mengunci pergerakan Viper Permata Merah. Sementara Tou Zhao dan Fang Gong bersiap mengambil tanaman spiritual yang dijaga oleh hewan magis level dua itu.
"Aku akan menyerang dari kiri! Tuan Yan dari kanan!" Ning Yue telah bergerak ke arah kiri. Ia bertugas mengalihkan perhatian agar Viper Permata Merah mengalihkan perhatian padanya.
Tanpa menunda waktu, Yan Sheng telah berada di belakang Viper Permata Merah. Sementara Han Doran telah membuat tembok tanah agar pergerakan Viper Permata Merah terganggu.
__ADS_1
Yin Long menembakan panah ke arah ekor Viper Permata Merah. Namun itu masih tidak mempan. Karena hanya bisa menghentikan laju sementara. Itu yang membuat istimewa dari Viper Permata Merah. Ia memiliki tubuh yang panas dan tidak mudah dibekukan. Gerakannya yang sangat cepat juga menimbulkan gesekan panas yang membuat tubuh sulit dibekukan.
Meskipun sudah ada tembok tanah, itu tidak bisa menghentikan Viper Permata Merah. Karena kekuatannya yang dahsyat, membuatnya mampu menghancurkan tembok itu dengan beberapa kali serangan. Ekor kuatnya dihentakan seperti cambuk besar yang memiliki kekuatan cukup besar.
Selain ekor yang bisa mencambuk dan melilit lawan, kepalanya juga sangat keras. Memiliki racun yang tersimpan di taring bagian atas. Jika terkena racun, manusia dengan kultivasi dibawah Ranah Magis, akan mati dalam setengah hari.
"Tubuh ular ini sangat kuat. Seranganku bahkan tidak mempan." Yin Long kembali menyalurkan energi pada anak panah. Dengan kapasitas yang lebih besar dari sebelumnya.
"Tembokku bahkan bisa ditembus. Sungguh sangat kuat. Tapi ini belum berakhir!" seru Han Doran. Ia kembali membuat tembok untuk mengunci pergerakan Viper Permata Merah untuk sementara.
Ning Yue bergerak dengan cepat, mengalihkan perhatian. Sementara Yan Sheng menebas ekor Viper Permata Merah. Namun karena sisiknya yang sangat kuat, sulit untuk menebasnya. Itu pun hanya bisa tertebas sedalam dua inci. Memanjang dua puluh inci.
"Bahkan dengan pedang ini, hanya bisa menebas sedalam ini. Sangat disayangkan, tubuh Viper Permata Merah ini sangat keras." Yan Sheng kembali membuat luka tebasan.
"Gawat! Menghindar dari sana!" Yan Sheng menebas pohon dan dilemparkan ke arah Ning Yue. "Maaf, harus menderita sedikit," ucapnya tanpa rasa bersalah.
Ning Yue terlempar ke belakang setelah terkena batang pohon. Jika saja ia terkena semburan racun tersebut, ia juga akan kehilangan nyawanya.
"Yin Long, serang bagian mulut!" perintah Yan Sheng. Ia tidak bisa mengambil resiko racun yang lebih berbahaya. "Adik Han, sumpal mulutnya!" Kembali ia memerintahkan hal yang patut diwaspadai.
Yin Long menembakan panahnya ke arah mulut Viper Permata Merah. Setelahnya Han Doran menerbangkan batu besar untuk menyumpal mulut Viper Permata Merah.
__ADS_1
"Aku yang terlalu gegabah. Tapi ini akan segera berakhir." Yan Sheng bergerak menuju bagian bawah Viper Permata Merah. Ia mengingat bagian perut yang memiliki kulit yang lebih lunak.
Yan Sheng menebas perut Viper Permata Merah. Kali ini dapat menembus kulitnya lebih dalam dari sebelumnya. Setelah mengalirkan energi spiritual ke dalam pedang, dapat memunculkan fenomena.
Cahaya berwarna hijau kebiruan menyelimuti Pedang Safir Langit. Yan Sheng merobek semakin dalam perut hewan magis tersebut. Itu membutuhkan waktu beberapa saat sebelum membuat serangan kembali.
"Ternyata pedang ini cukup hebat. Sekarang saatnya mengakhiri hidupmu!" Yan Sheng mengeluarkan api dari tangannya. Lalu menyemburkan ke arah luka Viper Permata Merah.
"Tuan Yan sungguh hebat. Pedang itu adalah pusaka langit, kah?" tebak Ning Yue. Ia bisa melihat kilatan cahaya dari Pedang Safir Langit. Dan juga api yang keluar dari tangannya.
"Tetua Fang, bukankah itu Pedang Safir Langit? Mengapa tuan Yan bisa memilikinya? Sungguh orang ini penuh misteri," ucap Tou Zhao sambil mengamati.
"Kita tidak bisa menang melawan anak muda ini. Memang tidak bisa dibayangkan kekuatan besar apa yang ada di belakangnya?" jawab Fang Gong. "Sekarang, tugas kita adalah mendapatkan tanaman spiritual ini."
Tanaman spiritual berbeda dari tanaman obat lainnya. Karena tanaman ini memiliki kesadaran spiritual sendiri dan dapat mengeluarkan kekuatannya untuk mempertahankan diri. Sebagian besar, tanaman spiritual juga dapat bergerak dengan sendirinya. Agar bisa menjauh dari marabahaya.
Sebelumnya, tanaman spiritual yang dijaga oleh Viper Permata Merah, tidak bisa meloloskan diri. Itu adalah jenis tanaman yang bisa membuat kekuatan racun Viper Permata Merah meningkat. Namun harus menunggu buahnya matang dengan sempurna.
"Akhirnya Viper Permata Merah itu mati. Sekarang kita bisa mengambil racunnya. Aku akan mengambil racunnya. Kau bisa mengambil batu rohnya."
"Ini bukan batu roh. Tapi sebuah mustika. Mustika ini memiliki atribut racun mematikan." Yan Sheng mengambil mustika tersebut dan memegangnya dengan tangan diselimuti api.
__ADS_1
Api dapat membakar racun yang berada di mustika dari Viper Permata Merah. Namun Yan Sheng hanya menggunakannya untuk melindungi tubuhnya. Perlindungan api itu dapat membuatnya memilih untuk menggunakannya atau tidak.
***