
Beberapa hewan magis memiliki kemampuan yang unik dan kesulitan tersendiri. Maka dari itu, tidak mudah mengalahkan mereka yang lemah. Untungnya kelompok Yan Sheng bukanlah kelompok yang lemah.
Beberapa praktisi mencoba keberuntungan mendapatkan batu roh yang sangat langka. Karena tidak semua hewan mistis memilikinya. Kendati demikian, mereka akan mencoba berbagai cara. Karena mereka juga memiliki hal lain yang berguna.
Ada beberapa hewan magis yang memiliki tanduk atau kulit yang tebal. Bahkan tukang dan darahnya juga memiliki manfaat seperti untuk membuat obat atau yang lainnya. Seperti halnya hewan mistis di depan mereka.
"Sepertinya kita kedatangan mangsa yang menakjubkan. Ada beberapa hewan magis di sini. Aku akan menangani yang ini." Ning Yue melesat dan menyerang hewan mistis yang ia temui.
Vermilion Tiger adalah hewan mistis berupa harimau besar yang memiliki bulu berwarna merah. Juga berukuran tiga sampai lima kali lipat dari ukuran harimau seperti pada umumnya.
Ning Yue berlarian sambil mencoba menyayat kulit harimau dengan kedua pisau di tangan kanan dan kirinya. Sedangkan di tempat lain, yang lainnya juga menghadapi hewan mistis juga. Seperti Yin Long yang terus memukul dengan kekuatan pukulannya.
"Di sini tidak ada kultivator lainnya selain kita. Jadi, aku mengizinkanmu menggunakan Panah Pembeku Gunung. Aku akan mengalihkan mereka dan kau bisa konsentrasi."
Karena akan sulit jika mengandalkan pukulan yang memakan banyak tenaga, Yan Sheng membiarkan Yin Long kali ini. Karena Vermilion Tiger tidak mudah kalah jika hanya serangan biasa. Hanya dengan menggunakan senjata hebat, maka bisa dikalahkan dengan mudah.
Yin Long mengerti apa maksud dari Yan Sheng. Gadis Naga itu pun bergegas mengeluarkan busur panah dan mengumpulkan energi. Sementara Yan Sheng sendiri menghadapi para Vermilion Tiger. Dengan sebuah pedang pusaka di tangannya.
"Apa? Tongkat Bambu Selatan? Kau sepertinya tidak bisa diremehkan, anak muda. Sepertinya kita yang orang tua dan kolot ini tidak melihatnya dengan jelas. Identitas seperti apa yang kau miliki sebenarnya?" Fang Gong pun tercengang setelah melihat pusaka level bumi tersebut. Tidak disangka akan melihat salah satu pusaka hebat yang pernah mengguncang dunia persilatan.
"Bukan hanya itu, sepertinya pemuda ini juga memiliki bakar luar biasa. Meski kultivasinya tidak terlalu tinggi, pengalamannya dalam bertarung tidak kalah dengan kita. Sebenarnya siapa kau, Tuan Yan?" sahut Tou Zhao seraya mengeluarkan beberapa pil dari kantong ruang.
__ADS_1
Selanjutnya Yan Sheng mengeluarkan beberapa ketrampilan dengan tongkat di tangannya. Beberapa pukulan membuat beberapa hewan magis terkapar. Tidak banyak tapi cukup membuat mereka untuk sementara tidak dapat menyerang.
Fang Gong dan juga Tou Zhao pun tidak hanya berpangku tangan. Mereka menggunakan ketrampilan untuk menghadapi musuh kali ini. Mereka juga memukul mundur beberapa hewan mistis. Beberapa dari mereka kehilangan nyawa setelah terkena serangan dari kedua pria tua tersebut.
Dengan kultivasi mereka berdua, tidak sulit menghadapi para hewan magis. Han Doran mengeluarkan kurungan tanah untuk membuat hewan-hewan mistis terkurung. Di saat itulah Ning Yue langsung menyergap dan membunuh mereka satu persatu.
Han Doran memang bisa saja menghimpit atau mencoba menemukan tubuh raksasa dari Vermilion Tiger. Namun tubuh mereka sangat keras dan tidak akan menimbulkan luka berarti. Sementara kedua pisau milik gadis itu adalah senjata hebat. Senjata yang keras dan dapat memotong baja sekalipun.
"Kalian tidak bisa lolos dari sepasang pisau pemotong tulang ini. Hyaa!" seru Ning Yue. Gadis itu menampilkan gerakan indah dalam memainkan pisaunya. Memutar dan memasukan energi spiritual ke dalamnya.
"Aku akan menahan mereka. Cepat bunuh semuanya." Han Doran meringis menahan dirinya. Ia sudah dalam kesulitan menahan tanah tetap di tempat. Mengurung para hewan magis.
Selanjutnya Ning Yue melesatkan kedua pisau dengan bantuan energi spiritualnya. Dengan energi besar dan kuat, membuat area sekitar seperti terjadi badai.
"Panah Pembeku Gunung!" Giliran Yin Long yang memanah para hewan magis yang dihadapi Yan Sheng. Sebelumnya hewan-hewan magis tersebut sudah kehilangan kekuatannya.
Yan Sheng bergerak sangat lincah dan cepat. Beberapa kali kerap memberikan pukulan pada kaki Vermilion Tiger. Dengan kemampuan miliknya, ia telah berhasil melumpuhkan belasan hewan magis tersebut.
"Heh, Tetua Fang. Kita tidak boleh kalah dari para anak muda. Kita selesaikan pertarungan ini dengan cepat. Kita akan mendapatkan banyak harta setelah mengalahkan mereka."
"Tetua Tou juga jangan kalah hanya karena sudah tua. Kita bisa menghancurkan mereka sendiri. Tunjukan saja kekuatanmu yang sebenarnya!"
__ADS_1
Kedua pria tua itu pun menunjukan kemampuan aslinya. Mereka terlihat sudah tua dan renta. Namun usia bukanlah segalanya. Terbukti mereka memiliki sesuatu yang dapat diandalkan dalam pertarungan.
Dengan kabut hitamnya, Fang Gong memukul beberapa Vermilion Tiger. Ia juga dapat mengikat dan menjatuhkan dengan lebih cepat. Lain halnya dengan Tou Zhao yang mengeluarkan inti api miliknya yang membakar area luas di sekitar.
Menciptakan tempat pertarungan sengit antara gerombolan Vermilion Tiger dengan para pendatang yang bermaksud mengambil harta karun di bukit Penglai. Beberapa diantaranya sudah meninggalkan tempat yang jauh. Kemungkinan sudah menemukan beberapa harta yang berada di tempat yang berbeda.
Fang Gong mengeluarkan jarum-jarum kecil dan melemparkan pada para Vermilion Tiger. Mereka sudah terkena kabut yang bisa berubah menjadi padat dan memukul. Itu sudah sangat sulit dihadapi meski kultivator hebat sekalipun. Namun itu ternyata bukan senjata terakhir yang bisa digunakan. Ia memiliki banyak keahlian seperti menanggulangi dampak dari serangan musuh. Ia bisa melemahkan bahkan membunuh musuhnya tanpa ampun.
Di antara mereka ada seorang kultivator yang juga merupakan seorang Master Alkemis. Tou Zhao dapat menggunakan inti api untuk membuat kobaran api yang bahkan tidak padam jika terkena air. Itu karena inti api yang ada padanya adalah inti api murni yang didapat dari makhluk spiritual khusus.
Sebuah pemandangan luar biasa terjadi di sekitar Tou Zhao. Karena api yang berkumpul mengelilinginya dapat menyapu banyak Vermilion Tiger. Ia menumbangkan bahkan menggosongkan mereka dengan sekali hempasan.
"Kau sangat keterlaluan, Orang Tua Tou, hahaha. Bagaimana kau bisa seperti itu? Menghanguskan mereka dan membuat kucing panggang."
"Kau jangan menghinaku lagi, Tetua Fang. Bukankah kita berada di perguruan yang sama? Jika bukan kau seniornya, mungkin aku sudah muak denganmu dan membakarmu juga."
"Dasar orang tua aneh. Kau mau aku menusukan jarum pelemas raga ini, kah? Atau mati kehabisan nafas? Asal kau tahu, apimu juga tidak bisa menyala di dalam kabut yang kubuat."
Mereka saling berdebat namun tetap bertarung melawan para Vermilion Tiger. Keduanya adalah tetua dari Perguruan Teratai Emas. Meskipun Fang Gong adalah pemimpin mereka, Tou Zhao juga merupakan kultivator kelas atas yang sebanding dengannya. Persahabatan mereka sudah berlangsung kian lama.
***
__ADS_1