Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Vs 2 Kelinci


__ADS_3

Lin Fan melihat kelinci yang sedang makan berdua dengan pasangan nya.


"Hmm...semoga kelinci ini memiliki kekuatan peningkat"


Kemudian Lin Fan muncul di belakang kelinci. Tendangan dengan aura spiritual menghantam salah satu kelinci.


Melihat pasangan nya diserang, kelinci jantan pun langsung menggunakan kekuatan booster (peningkat) . Yang semula hanya setinggi 1 meter langsung berubah menjadi 5 meter.


Kekuatan, kelincahan dan pertahanan nya langsung bertambah beberapa kali lipat.


Lin Fan sangat bersemangat melihat ini. Jika ia berhasil menyerap kekuatan ini, mungkin ia bisa meningkatkan kekuatan menjadi 5 kali atau 6 kali lipat.


Lin Fan juga tak meremehkan lawannya, ia juga menggunakan kekuatan booster dan elemen tanah.


Kelinci memulai serangan pertama nya dengan pukulan yang besar. Lin Fan juga ikut mengandalkan pukulannya yang telah dilapisi tanah untuk melihat seberapa besar kekuatan kelinci jantan ini.


"Boom"


Mereka saling mundur beberapa langkah. Dari segi kekuatan Lin Fan memang kalah dari nya terlihat Lin Fan yang mundur lebih jauh. Namun dalam pertahanan Lin Fan jauh lebih kuat dari nya.


Tangan kelinci jantan terlihat sedikit mengeluarkan darah.


Kelinci betina yang terlempar pertama oleh Lin Fan juga telah bangun. Ia bergabung dengan pasangannya untuk melawan Lin Fan.


Kelinci betina juga menggunakan kekuatan booster walaupun hanya bisa meningkatkan kekuatan sebanyak 3 kali lipat yang sama dengan Lin Fan.


Lin Fan merasa tertekan melihat ini. Namun semangat Lin Fan sangat membara. Teringat beberapa kenangan indah waktu dulu ia dia militer.


Bertarung dalam keadaan tertekan meningkatkan adrenalin dalam tubuh manusia sehingga ia berusaha mengeluarkan semua potensi diri yang bersembunyi dalam jiwanya.


Setelah bertarung selama beberapa menit, mereka cukup lelah. Apalagi Lin Fan yang kekuatan spiritual nya hampir habis. Kedua kelinci pun juga sama.Tubuh mereka penuh dengan luka dan darah.


Mengingat kekuatan spiritual yang hanya tinggal seperlima saja, Lin Fan mencoba membunuh salah dari mereka secepatnya agar bisa leluasa untuk bergerak untuk memulihkan beberapa kekuatan.


Sebuah tombak besar dari tanah muncul ditangan Lin Fan. Memegang tombak yang berat nya hampir seratus kilogram membuat tubuh Lin Fan sedikit tertekan.


Karena takut fisiknya cepat melemah, Lin Fan langsung memberikan sedikit badai pasir ke arah dua kelinci dan ia melesat ke kelinci betina.

__ADS_1


Muncul dibelakangnya, Lin Fan langsung menancapkan tombaknya ke kepala kelinci itu.


Kelinci yang telah lemah ditambah dengan badai pasir tidak bisa menghindar.


Alhasil ia hanya bisa menerima kematian nya yang cukup tragis. Badai pasir hanya berlalu sebentar.


Kelinci jantan yang melihat pasangannya yang telah mati dengan mengenaskan. Ia menjadi semakin gila.


Jika diperhatikan baik-baik, fluktuasi aura kelinci tersebut langsung berkumpul dalam dantian nya.


Lin Fan pun memperhatikan ini, mengingat salah satu teknik yang mematikan bagi seluruh pembudidaya, Lin Fan langsung cemas.


Tanpa sadar ia langsung membentuk beberapa lapis dinding tanah yang sangat tebal. Ia pun juga memegang perisai yang menutupi seluruh tubuhnya.


Kelinci yang telah mendekati Lin Fan langsung meledakkan dirinya.


"Boom... boom.. boom"


Seluruh medan pertempuran sangat hancur. Lubang sedalam 10 meter terbentuk di atas padang rumput yang sebelumnya sangat indah.


Lin Fan yang bertahan pun terlempar sejauh seratus meter.


Setelah beberapa saat, tubuh kelinci yang telah hilang digantikan dengan beberapa fragmen merah dan putih.


Ada juga salah satu fragmen merah yang besar dan cerah dari mayat kedua kelinci tersebut. Melihat itu Lin Fan pun menjadi semangat:


"Hehehe kekuatan booster ku pasti akan meningkat pesat"


Setelah mengambil semua fragmen Lin Fan langsung kabur dari tempatnya. Ia merasakan beberapa fluktuasi aura yang sangat mengerikan menuju tempatnya.


Beberapa jam kemudian Lin Fan keluar dari gua yang ia buat dari elemen tanah sebelumnya. Kekuatan nya telah sampai ke puncak lagi.


"Hmm sekarang mari kita cari ular elemen tanah. Dari penjelasan ayah sebelumnya, kekuatan elemen memiliki beberapa tahap. Jika melihat kekuatan elemen tanah ku selanjutnya yaitu tanah lava. Jika aku bisa mendapatkan beberapa fragmen tanah kali ini, cukup untuk membuka tahap selanjutnya" ucap Lin Fan sembari berjalan menjauh dari tempat sebelumnya.


Setelah beberapa saat berjalan, Lin Fan menemukan danau yang sebelumnya ia temui.


"Hah bukankah ini danau kemarin. Jika aku bisa mendapatkan ikan kecil itu apakah aku bisa menguasai elemen air?"

__ADS_1


Mata Lin Fan berbinar memikirkan ini. Jarang bagi orang yang memiliki elemen ganda. Apalagi elemen air yang cukup keren. Memikirkan ia mengendarai air, Lin Fan sangat bersemangat.


Tanpa basa-basi ia langsung melompat kedalam danau. Mengingat arah ikan kemarin kabur, itu tepat ditengah danau.


Setelah hampir satu jam mencari, Lin Fan hampir kehabisan nafas.


"Ugh dimana ikan ini, apakah ia dimakan oleh ular?" gumam Lin Fan.


Ia pun kembali melompat ke tanah.


"Hmm apakah cuma satu ikan didanau yang besar ini, atau ada ruangan khusus didalam danau"


"Mungkin keberuntungan ku sedikit menurun hari ini" desah Lin Fan.


Setelah mengitari danau beberapa, ia memastikan tidak melihat makhluk apapun didalam nya.


Lin Fan kembali melanjutkan perjalanan nya. Tetapi sebelum berjalan ia melihat lubang yang besar dan aneh di samping rawa.


"Hah apakah ini sarang ular??" kata Lin Fan dengan semangat yang kembali membara.


Lin Fan kemudian berlari mendekati lubang. Melihat ukuran nya yang cukup besar dan rapi bisa dipastikan ini dibuat oleh makhluk hidup.


Untuk memastikan nya, Lin Fan menggunakan kekuatan spiritual nya untuk melihat situasi didalam lubang.


Lubangnya cukup dalam. Beberapa kilometer telah di jelajahi oleh Lin Fan. Banyak juga cabang dari lubang ini.


Saat ingin menarik kesadaran nya, Lin Fan menemukan ruangan yang sangat besar. Karena penasaran Lin Fan pun menambahkan kekuatan spiritual nya untuk menjangkau ruangan tersebut.


Ia melihat puluhan bahkan ratusan ular besar yang sama persis ia lawan waktu itu. menelusuri berbagai ruangan, Lin Fan memastikan bahwa ini merupakan basis kelompok ular ini.


Setelah puas, Lin Fan ingin menarik kembali kesadarannya tetapi sebelum dilakukan Lin Fan langsung diterpa oleh kegelapan.


"Akhhhh"


Lin Fan berteriak kesakitan. Mengingat apa yang terjadi, ia melihat bayangan ular yang sangat besar melebihi semua ular di ruangan itu. Ular itu juga menggunakan mahkota emas di kepalanya.


Ular tersebut membuka mulutnya, dan mengeluarkan kekuatan spiritual yang langsung memakan jiwa Lin Fan.

__ADS_1


"Huh huh huh itu sangat mengerikan. Untung nya ini hanya dunia yang berbeda" ucap Lin Fan lega.


----next----


__ADS_2