Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Tubuh Elf


__ADS_3

Masuk ke ruang jiwa, Lin Fan melihat ratusan fragmen biasa yang memenuhi ruangan. Ada juga beberapa fragmen elemen yang ikut bergabung didalam nya.


Lin Fan menjilati bibirnya melihat calon kekuatan nya berserakan dimana-mana.


"Saat nya meningkatkan kekuatan"


Pagi pun tiba. Lin Fan perlahan membukanya dan merasakan kekuatan nya meningkat lagi. Ia bangun dari tempat tidur dan pergi membersihkan diri.


Setelah beberapa menit, Lin Fan pergi ke tempat latihan dirumah. Melihat tidak ada orang, Lin Fan melakukan latihan untuk mengetahui sampai kekuatan nya meningkat.


1 jam kemudian, Lin Fan menyudahi latihan. Ia melihat Lin Mei yang sedang latihan virtual. Lin Fan menjadi ingat pertandingan individu di sekolah saat dia melawan klan mata pasukan Alpha.


Jika sekarang ia melakukan adu banding lagi, mungkin ia bisa mengalahkan nya dengan satu tamparan.


"Hehe aku tak menyangka secepatnya meningkatkan kekuatan" Mengingat bahwa ia baru 1 minggu pindah ke dunia ini.


Lin Fan memikirkan apa selanjutnya yang akan ia lakukan.


"Oh ya.. aku lupa memberi tahu mereka mengenai kekuatan ku"


Melihat orang tuanya tidak ada dirumah Lin Fan mengurungkan niatnya untuk memberi tahu mengenai fragmen.


"Yah lebih baik aku mengumpulkan beberapa fragmen lagi"


Melihat ke arah adiknya yang masih latihan, Lin Fan kembali ke kamarnya untuk menyerap fragmen.


Tujuan pertama Lin Fan yaitu menembus elemen kayu tingkat 2. Mengingat semalam ia mendapatkan hampir 15 fragmen elemen kayu.


Memasuki ruang jiwa, Lin Fan langsung menyerap 2 sekaligus fragmen hijau gelap. Kekuatan kehidupan perlahan memasuki tubuh Lin Fan.


Setiap sel di tubuh Lin Fan berubah menjadi warna hijau gelap. Darah Lin Fan pun juga ikut berubah. Ada sedikit aura keemasan yang sama persis dengan aura Natasha dalam darahnya.


1 jam berlalu, aura kehidupan pun telah habis diserap oleh Lin Fan. Lin Fan merasakan sedikit kesejukan dalam tubuhnya.


Merasakan hal baik, Lin Fan kembali menyerap 5 fragmen hijau gelap. Rasa sakit perlahan datang dari tubuh, karena energi kehidupan yang cukup besar diserap oleh Lin Fan.


Sel-sel ditubuh Lin Fan berubah semakin cepat. rambut Lin Fan yang semula pendek, tumbuh menjadi panjang. Aura emas di darah Lin Fan pun semakin padat.


Perubahan ini terjadi selama 2 jam penuh. Lin Fan melihat tubuhnya yang telah berubah. Rambut hitam panjang, mata berwarna hijau dan tinggi Lin Fan pun bertambah.


Kulit yang lebih cerah dari sebelumnya. Dan tubuh yang sangat ideal. ditambah wajah tampan Lin Fan, sangat sulit untuk menghindari romansa.


Lin Fan mendesah pelan,

__ADS_1


"Huh jika begini aku harus siap menanggung kejaran para gadis"


"Yah masih ada 8 fragmen kayu, jika meningkat elemen tingkat 3 mungkin butuh ratusan fragmen lagi. Lebih baik berikan ke ayah ibu Lin Mei dan Bing Bing" Lin Fan berkata sambil melihat fragmen hijau gelap yang masih banyak di ruang jiwanya.


Melihat rambutnya yang panjang Lin Fan langsung pergi ke kamar Lin Mei. Lin Fan perlahan mengetuk pintu dan memanggil.


"Mei Mei oh Mei Mei"


"Ya kakak ada apa?" suara Lin Mei terdengar dari dalam kamar.


"Oh aku ingin meminjam ikat rambut mu" Jawab Lin Fan.


"Ha.. untuk apa?" Lin Mei turun dari kasur nya untuk membuka pintu.


Setelah membuka pintu Lin Mei kaget melihat wanita didepannya. Rambut panjang dengan mata hijau dan kulit yang halus.


Lin Fan menjawab,


"Apa kau tidak melihat rambut panjang ku ini?"


Lin Mei bertanya dengan bingung.


"Eh kakak?"


"Wow kakak kau sangat tampan"


"Huu narsis"


"Eh kau yaang bilang ya"


"Kapan"


"...."


...


Lin Fan saat ini sedang berada di kamar Lin Mei. Ia melihat banyak foto dirinya di dinding kamar Lin Mei.


"Hei hei..aku tidak tahu ternyata ada yang ngefans dengan ku" Lin Fan menggoda adiknya.


Lin Mei lupa bahwa foto kakak nya dipajang di dinding. Dengan cepat ia mencari alasan.


"Bu- bukan aku yang pasang. i-itu ibu. Dia ingin menyimpan foto mu disini" jelas Lin Mei dengan malu.

__ADS_1


"Yah jangan malu begitu. Lagian kita juga bukan saudara kandung. Mana tau kita besok menjadi pasangan yang bahagia hehe" goda Lin Fan lagi.


Lin Mei menjadi semakin malu tetapi didalam hatinya ia sangat bahagia. Cinta nya yang telah lama dipendam mungkin bisa segera di ungkap.


Dengan tegas ia kembali ke sikap keras nya. Lin Mei pun menjawab,


"Ya jangan bicarakan itu. Apa yang ingin kau katakan kepada ku"


Melihat adiknya tidak bisa digoda lagi, Lin Fan pun membuka topik yang ingin dibahasnya dengan adik cantiknya ini.


Lin Fan menutup mata sebentar, kemudian membuka matanya lagi. Ditangan Lin Fan terdapat 2 cahaya bulat berwarna merah dan putih.


Lin Fan dengan hati-hati menjelaskan ke Lin Mei,


"Ini merupakan fragmen kekuatan. Kekuatan asal kakak yang menghasilkan nya. Fragmen ini bisa meningkatkan kekuatan fisik dan spiritual. Jadi kakak ingin meningkatkan kekuatan mu juga"


Melihat Lin Fan yang serius menatapnya, Lin Mei menjadi malu. Dengan cepat ia menjawab.


"Kakak lebih membutuhkan ini daripada aku. Sebaiknya kakak gunakan untuk diri kakak sendiri"


Mendengar jawaban adiknya, Lin Fan cukup terharu. Di dunia nya dulu ia hanya seorang sebatang kara. Ia ingin sekali memiliki saudara tetapi sekarang ia bisa mencapai hal itu.


Dengan lembut ia mengusap kepala adiknya dan berkata.


"Kakak memiliki banyak hal ini. Jadi kakak ingin kamu menggunakan. Kakak juga akan memberikan ini kepada ayah dan ibu. Jadi jangan risau, fragmen ini cukup untuk kita semua"


Lin Mei pun dengan cepat memeluk kakaknya dan berkata.


"Terima kasih kakak"


"Hahaha..jika kau kuat aku bisa berlindung dengan mu jadi jangan berterimakasih" Jawab Lin Fan kemudian mengeluarkan 50 fragmen putih dan 50 fragmen merah.


Lin Fan kembali menjelaskan.


"Ingat jika ini habis, segera beritahu kakak. Kakak ingin menjadikan mu tempat perlindungan ku Hahaha"


Melepaskan pelukan kakaknya, Lin Mei melihat seratus bola cahaya di kamarnya. Mengibaskan tangannya, semua cahaya tersebut telah masuk ke dalam gelang penyimpanan.


"Nah masih ada lagi" Lin Fan kemudian memasuki ruang jiwa kembali dan mengambil 2 fragmen hijau gelap.


Aura vitalitas menyembur ke kamar Lin Mei. Lin Mei pun merasa nyaman merasakan aura ini.


"Ini fragmen apa kak?"

__ADS_1


"Yah dari sini lah semua kekuatan elemen yang kakak dapatkan. Fragmen hijau gelap ini mengandung kekuatan elemen kayu. Jadi kakak ingin kamu menyerap ini juga agar kamu juga bisa menguasai elemen ini"


"Elemen kayu mengandung kekuatan regenerasi yang sangat kuat jadi jangan sia-sia kan"


__ADS_2