
Lin Fan muncul di gunung lava. Lingkungan yang cukup ganas pasti juga dihuni oleh makhluk yang ganas.
Tapi Lin Fan tak mempermasalahkan hal itu. Menurut panitia pelaksana pertandingan ini, kekuatan makhluk hidup disini paling tinggi hanya mencapai puncak tingkat 7.
Dan kekuatan Lin Fan saat ini telah mencapai puncak tingkat 9, apa yang perlu ia takutkan disini.
"Bertahan hidup selama 4 hari untuk memburu binatang buas cukup menarik" ucap Lin Fan,"Lebih baik aku lakukan diawal agar nanti aku bisa bersantai"
5 jam berlalu dengan cepat.
Makhluk hidup yang dijumpai disini Lin Fan cukup menarik. Seperti harimau lava. Seluruh tubuhnya terdiri dari tanah lava yang membara.
Ada juga hewan seperti kadal. Tapi ekornya berapi-api seperti obor. Tubuhnya juga penuh dengan duri tanah.
Namun yang paling banyak di jumpai Lin Fan adalah Golem lava. Melihat makhluk ini, Lin Fan menjadi tertarik untuk membuatnya.
Dengan niat setelah pulang dari pertandingan ini, ia akan meminta pamannya atau ayahnya untuk mencari teknik elemen tanah lagi.
Dalam beberapa jam ini, Lin Fan juga tidak hanya berjumpa dengan makhluk asli planet ini tapi juga para peserta.
Para peserta lainnya juga sama dengan nya, berburu, bertahan dan kembali berburu. Banyak yang bertahan dan banyak juga yang menyerah.
Alasan karena terluka parah, ketakutan, ataupun tak bisa bertahan dilingkungan yang keras seperti ini. Mungkin telah terbiasa tinggal di kota sehingga kurang nyaman melihat dunia luar.
Tetapi sejauh ini belum ada korban jiwa. Semuanya tak lebih dari campur tangan para panitia dari pihak militer yang senantiasa menjaga pergerakan para peserta dengan cermat.
Lin Fan tak memperdulikan hal ini. Tujuan nya sekarang memastikan adiknya aman dan setelah itu ia bisa bersantai di pulau ini.
Menyusuri gunung lava, akhirnya Lin Fan bertemu dengan hutan belantara. Banyak pohon tinggi dan besar didalamnya.
Didalam hutan juga tidak memiliki ruang bagi cahaya. Hanya kegelapan total yang mengisi hutan belantara ini.
Namun Lin Fan tak memiliki kekhawatiran, dengan kekuatan nya saat ini ia dapat merasakan yang apa saja yang ada didalam hutan ini.
__ADS_1
Apalagi Lin Fan juga melihat beberapa prajurit militer tingkat komandan beladiri tengah mengawasi para peserta.
Lin Fan dengan cepat menutup energi spiritual nya. ia hanya ingin mencari adiknya saja dan belum ingin mengungkapkan kekuatan sejatinya.
Jika kekuatan ini terungkap, ia tidak bisa mengikuti pertandingan dan melihat para peserta yang cantik, ahem maksudnya melihat para jenius sebayanya.
"Lin Mei sangat aman saat ini. Apalagi pihak militer disekitarnya hampir selusin" ucap Lin Fan,"huh ini pasti pekerjaan tua bangka itu"
Lin Fan sangat tahu kepribadian ayahnya. Jika sudah menyangkut Lin Mei, bahkan presiden federasi galaksi pun tidak akan pernah ia beri ampun.
"Tapi aku merasa tidak nyaman tinggal di pulau ini" gumam Lin Fan. Saat masuk ke pulau ini, Lin Fan telah memiliki firasat yang tidak enak.
Dia juga merasakan semacam mata mengerikan selalu mengintai dimana pun ia berada.
Memikirkan hal ini, Lin Fan melanjutkan perjalanannya.
"hah? apa yang terjadi?" tanya Lin Fan kaget melihat ketubuhnya.
"Oh apakah kekuatan ini akan aktif saat aku dalam ruang lingkup gelap?" Lin Fan mencoba untuk keluar dari hutan, dan benar saja kekurangan gelap perlahan memudar dan menghilang.
"Pantas saja kelinci itu sangat kuat" ujar Lin Fan kemudian melanjutkan," kekuatan gelap ini hampir sama dengan booster, dapat meningkatkan kekuatan juga. Mungkin kekuatan gelap ini telah berintegrasi dengan kekuatan booster dari kelinci itu"
Dengan semangat, Lin Fan merasakan kekuatan barunya sambil berjalan. Setelah beberapa saat ia sudah terbiasa dengan kekuatan gelap ini. Selanjutnya ia akan mencari teman yang lain kecuali Ryu Jin.
"Dia laki-laki pasti bisa menjaga dirinya sendiri hehe" ujar Lin Fan, kemudian ia berkata dalam hati, ' ya aku yakin itu. Jangan pernah kalian berpikir aku membedakan. Salah kan dia karena terlahir sebagai pria'
Saat menyusuri hutan yang gelap, Lin Fan banyak sekali melihat makhluk hidup yang aneh. Ada yang seperti monyet tapi bersayap, bentuk sapi tapi kepala kadal dan sebagainya.
"Jika saja makhluk ini ditemukan oleh dunia ku sebelumnya, dunia pasti berguncang" kata Lin Fan.
Setelah mengelilingi hutan belantara beberapa kali, Lin Fan yakin akan keselamatan adiknya. Para pelindung pertandingan yang bertugas melindungi Lin Fan saat ini bingung dengan apa yang dilakukan Lin Fan.
"Apa yang sedang dilakukan oleh tuan muda?" tanya seorang bertopeng didekat Lin Fan. Suaranya terdengar parau seperti orang tua.
__ADS_1
Namun Lin Fan saat ini tidak mengetahui pihak lain. Jangan tanya mengapa, walaupun Lin Fan memiliki kekuatan gelap ataupun kekuatan tingkat komandan, kekuatan ini tidak akan berlaku untuk pria topeng ini.
Pria topeng ini khusus dikirim untuk memastikan keselamatan Lin Fan oleh kakeknya. Walaupun sebelum itu ia sempat dilarang oleh panitia, namun siapa yang berani melanggar perintah dari presiden federasi galaksi.
Dan mereka juga akhirnya tahu, siapa Lin Fan ini. Alice juga kaget saat mendengar nya namun itu berlalu dengan cepat. Ia sudah menduga hal ini karena ia cukup memperhatikan Lin Fan sangat berbeda dari peserta biasa.
Apalagi kekuatan Lin Fan yang tak bisa ia lihat. Ia yakin Lin Fan memiliki latar belakang yang mengerikan.
Faktanya Lin Fan juga tidak tahu bahwa kekuatan nya tak terlihat sekarang. Jika ia tahu ia tidak akan repot bersembunyi dari panitia ini.
Ling Wei lah yang berperan penting disini. Saat ia mengetahui fakta tentang fragmen ditubuh Lin Fan, dengan cemas ia langsung menggunakan kekuatan segel ruang nya untuk mengunci seluruh aura tubuh Lin Fan.
Lin Zheng mengetahui hal ini dan juga ikut andil memasang perisai cahaya diam-diam ke tubuh Lin Fan.
Melihat Lin Fan yang melanjutkan perjalanan nya keluar dari hutan belantara, pria topeng itu juga mengikuti tuan mudanya.
Jika tuan mudanya sampai lecet, ia tidak yakin bisa hidup saat pulang nanti. Apalagi majikannya akan datang melihat cucu kesayangannya ini.
Tanpa sadar pria topeng ini bergidik ngeri.
"Huh jangan sampai. Semoga saja tuan muda tidak melakukan hal aneh pada tubuhnya"
Untuk episode ini, Lin Fan tidak tahu sama sekali. Ia hanya memikirkan tujuannya saat ini yaitu melihat para gadisnya.
"Hehehe aku seperti bajingan. Padahal aku sudah berjanji untuk tidak membuka hati tapi huh sudahlah"
Diperjalanan Lin Fan juga mencoba kekuatan nya pada binatang buas disini. Melempar, membunuh, menyiksa, memakan, memutilasi, membakar, menguburkan, semuanya telah dilakukan oleh Lin Fan.
"Yah kekuatan pengendalian ku sudah hampir sempurna saat ini" gumam Lin Fan," yang aku butuhkan lagi hanya lah cheat elemen-elemen ini"
Note:
"Maaf pembaca, author ga sempat update kemarin. Soalnya banyak kerjaan n tugas. Mungkin untuk hari Minggu author ga akan update atau author usahain untuk update 1 eps"
__ADS_1