Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Tingkat 9


__ADS_3

Lin Fan perlahan menarik semua naga buatannya yang tersisa. Ia cukup skeptis menghadapi situasi ini.


Jika saja ia memiliki kekuatan api, elemen kayu domba ini hanya angin lalu saja baginya. Lin Fan ingin mundur tapi jalan keluar ia tak tahu di mana.


Kekuatan spiritual nya tidak dapat menghubungi dunia luar. Pintu masuk pun tak dapat lagi di deteksi oleh Lin Fan. Saat ini ia hanya bisa menghadapi situasi ini dengan tenang.


Jika ia menang kemungkinan besar ia bisa keluar. Dan jika kalah ia juga akan keluar dari ruangan ini. Jadi Lin Fan tidak memiliki beban pikiran dengan situasi ini.


"Huh coba saja dulu bertahan mana tau ada keajaiban" ujar Lin Fan, "semua teknik elemen yang aku gunakan pasti tidak akan ada manfaatnya, malahan dia mendapatkan keuntungan dari menyerap kekuatan spiritual ku"


"Jadi mari kita coba pertarungan fisik. Aku sudah lama tidak menggerakkan tinjuku" lanjut nya.


Lin Fan mengibaskan tangannya, dan semua naga buatannya runtuh dengan sendirinya.


"Jika saja aku memiliki kekuatan raksasa seperti Ryan"


Kekuatan Ryan sebenarnya hampir sama dengan kekuatan booster Lin Fan. Tapi Ryan memiliki efek dengan tubuhnya bertambah besar bersamaan dengan kekuatan nya.


Tanpa senjata apapun, Lin Fan melompat ke arah domba raksasa itu. Kepalan tangan sudah disiapkan oleh nya. Dengan aura merah darah disekitar kepalan Lin Fan menambah perasaan ganas.


Domba itu tidak merasakan ancaman apapun dari pukulan Lin Fan. Dengan sekali hentakan, angin kencang menerpa Lin Fan yang tengah melompat ke arahnya.


Lin Fan yang tak bisa terbang, jatuh dengan keras ke tanah akibat dorongan badai yang terbuat dari hentakan domba.


"Boom"


"Ugh.. pinggang ku" rintih Lin Fan, "Bisakah aku menyerah saja?"


Akar tanah dengan cepat mengunci pergerakan Lin Fan. Dan kekuatan spiritual Lin Fan juga Perlahan diserap olehnya.


Melihat Lin Fan tak ada pergerakan, domba tersebut perlahan mendekat. Ia sangat marah karena kristal vitalitas telah dicuri oleh Lin Fan.


"Bom bom bom"

__ADS_1


Pergerakan domba ini hampir membentuk gempa disekitar Lin Fan. Pinggang Lin Fan pun bertambah parah akibat guncangan ini. N


Namun ia heran, karena ia tidak bisa merasakan kristal tersebut berada pada tubuh Lin Fan. Jadi untuk melampiaskan kemarahannya, dengan santai ia menginjak tubuh Lin Fan.


"Boom"


Pandangan Lin Fan perlahan menggelap. Dan ia langsung bangun dari tidurnya. Kemudian berkata,


"bahkan setelah belasan kali masuk, aku masih merasa seperti mimpi"


Pandangan Lin Fan kembali berubah, sekarang ia melihat ratusan bahkan ribuan cahaya terang dalam ruangan ini.


Ruang jiwa Lin Fan terasa lebih ramai dari sebelumnya. Saat pertama ia hanya memiliki beberapa fragmen tingkat rendah.


Dan sekarang fragmen tingkat rendah hanya digunakan sebagai pandangan. Karena Lin Mei masih menyimpan cukup banyak fragmen, Lin Fan menyimpan nya sendiri terlebih dahulu.


Jika sesuatu terjadi, fragmen ini pasti berguna untuk menyelesaikan nya. Beberapa ide mengenai fragmen juga pernah dipikirkan Lin Fan sebelumnya seperti membentuk organisasi, mendirikan sekolah beladiri sendiri, membuat geng perompak seperti pamannya, dan bahkan menyumbangkan beberapa fragmen untuk federasi.


Jadi untuk beberapa tujuan sebelumnya harus benar-benar dihilangkan olehnya. Walaupun ia seorang yang kasih tapi ia tidak cukup munafik menilai ini.


Kembali ke ruang jiwa, Lin Fan melihat kristal hijau gelap terletak di lantai dengan acak acakan.


"Huh jika domba gila itu melihatnya, bagaimana ekspresi nya saat ini?" ucap Lin Fan bergidik.


Kemudian ia melihat lagi ke arah fragmen yang cukup besar dan elegan. Fragmen ini berasal dari raja ular. Fragmen tingkat komandan telah memiliki corak disekitar permukaan nya.


5 fragmen merah biasa dan 5 fragmen putih di tingkat Komandan beladiri. Lin Fan yakin bahwa ia bisa menerobos ke tingkat 9 setelah menyerap nya.


Pagi telah tiba, Lin Fan perlahan membuka matanya dan merasakan bahwa kekuatan nya saat ini telah menembus tingkat 9 prajurit beladiri.


Jika semua orang tahu kekuatan Lin Fan seperti ini, mereka sujud didepan Lin Fan. Pasalnya belum pernah ada yang mencapai tingkat ini di umur 18 tahun.


Ayah dan ibu Lin Fan yang merupakan jenius terkenal di seluruh galaksi saja, saat menerobos tingkat komandan mereka berumur 25 tahun lebih.

__ADS_1


Bisa dibayangkan betapa mengagumkan nya bakat Lin Fan.


"Yah lebih tepatnya ini disebut sebagai cheat. Dengan tekun memanen fragmen, kecepatan meningkatkan kekuatan ku tak akan pernah menurun"


Karena tujuan kali ini cukup jauh, perjalanan masih membutuhkan waktu 8 jam lagi untuk sampai. Jadi akan sampai pada malam nanti.


Lin Fan tidak keluar dari kamarnya, ia harus fokus yg untuk meningkatkan kekuatan nya sebanyak mungkin agar dapat mengalahkan domba raksasa itu.


Setelah membalas pesan dari Akira, Lin Fan perlahan terintegrasi dengan meditasi nya. Sekali lagi, fluktuasi kekuatan spiritual muncul dari kamar Lin Fan.


Lin Fan perlahan menyatu dengan aura keras tingkat komandan beladiri. Aura tanah yang sangat tebal perlahan memasuki tubuh Lin Fan.


Tujuan Lin Fan kali ini untuk meningkatkan elemen tanah tahap ketiga yaitu kekuatan gravitasi. Jika sebelumnya ia memiliki kekuatan gravitasi Lin Fan juga bisa yakin ia bisa menang.


Karena kekuatan gravitasi dapat membuat kita terbang ke udara lepas. 4 jam kemudian Lin Fan merasakan kekuatan spiritual dalam fragmen menghilang bersamaan dengan cahaya fragmen yang perlahan redup.


Kekuatan tanah Lin Fan saat ini murni telah menjadi lava. Bahkan tanah Lin Fan saat ini lebih panas dari api biru.


"Apakah yang kekuatan gravitasi. Jika ada aku harus menemuinya untuk melihat teknik gravitasi" ujar Lin Fan.


"Tetapi aku merasa kristal tanah dari raja ular tersebut mengandung kekuatan gravitasi yang sama. Bahkan gravitasi di kristal ini sangat besar" lanjutnya.


Lin Fan kembali menyerap fragmen tanah. Kali ini ia menyerap fragmen tanah di tingkat 8 ke atas.


Menyerap 4 sekaligus fragmen tanah tingkat 8, memberikan Lin Fan perasaan semacam kepuasan. Tidak menyakitinya dan tidak juga meringankannya.


2 jam kemudian, fragmen tanah menghilang dari tangan Lin Fan. Dan fragmen tanah baru kembali muncul ditangan Lin Fan.


Kali ini ia menyerap 2 fragmen tingkat 9 sekaligus. Walaupun hanya 2 tapi fragmen tingkat 9 ini belasan lebih kuat dari fragmen tingkat 8.


Lin Fan juga merasakan sedikit rasa sakit pada dantian nya saat menyerap fragmen ini. Tapi dengan tekad yang kuat untuk meningkatkan kekuatan, Lin Fan menerima nya dengan santai.


Penderitaannya dahulu di ketentaraan lebih mengerikan daripada ini. Apalagi disini bisa menggunakan kekuatan spiritual.

__ADS_1


__ADS_2