
Di pusat galaksi, tepatnya planet di planet H, terlihat banyak sekali pesawat luar angkasa di atas langit.
Berbagai macam orang turun didalamnya. Bisa dilihat orang-orang ini sangat berpengaruh.
Salah satu dari mereka yaitu Lin Zheng dan istrinya Ling Wei. Mereka disini akan menghadiri pertemuan darurat.
Tadi malam sebuah berita mengejutkan seluruh militer galaksi Heren. Karena planet ras zerg yaitu ras yang paling berbahaya tiba-tiba muncul diperbatasan galaksi.
Sebenarnya kemunculan ras zerg sudah biasa diberbagai tempat. Karena ras ini hanya memiliki 2 tujuan yaitu makan dan berkembang biak.
Namun kekuatan mereka tidak bisa diremehkan. Zerg yang baru lahir setara dengan prajurit tingkat 5.
Apalagi mereka perkembangan mereka sangat cepat. Oleh karena itu, pertemuan darurat pun segera dilaksanakan.
"Perhatian semuanya, pertemuan akan segera dimulai. Harap para hadirin semuanya dalam keadaan tenang" ucap salah seorang yang duduk di kursi pemimpin.
Semua orang pun mulai tenang. Melihat ini, para pemimpin memulai pertemuan dengan menampilkan informasi yang telah mereka peroleh.
Salah seorang pemimpin wanita mulai berbicara: "Seperti yang telah diberitakan, ras zerg muncul diperbatasan galaksi kita. Walaupun kali ini hanya gelombang kecil, kita tidak tahu bagaimana mereka sampai disini".
Melihat kesadaran semua orang yang telah masuk dalam keadaan yang serius, ia pun melanjutkan.
"Para intelijen dari tim Alpha dan Beta telah kami kirim untuk menyelidiki. Mereka juga telah mendarat di tempat ras zerg itu muncul. Setelah melakukan penyelidikan secara keseluruhan kita mendapatkan beberapa informasi kekuatan mereka kali ini"
"Ras zerg di planet mereka sekarang berjumlah berkisar 2 miliar lebih dari berbagai tingkatan"
"Dan juga sesuai dengan kesepakatan, Untuk mengantisipasi terjadinya peperangan, masing-masing planet akan mengirimkan 500 juta pasukan mereka yang akan menjaga perbatasan"
"Dan sekarang untuk yang memimpin perang akan kita diskusikan selanjutnya. Jika terjadi perang akan dipimpin oleh 10 jenderal. Bagaimana dengan pendapat hadirin sekalian. Siapa yang cocok untuk memimpin kali ini?"
Pemimpin wanita pun menyelesaikan pembicaraan dengan pertanyaan. Menghadapi pertanyaan ini banyak orang yang mulai berdiskusi.
Salah satu perwakilan dari planet Neon memberikan saran: "Bagaimana jika masing-masing planet mengutus salah seorang jenderal nya. Jika begitu kita akan mengirimkan masing-masing 2 jenderal untuk memimpin kali ini"
Mendengar pendapat ini, banyak juga yang setuju. Karena pembagian prajurit juga dilakukan seperti itu sehingga memudahkan mereka untuk memobilisasi prajurit apabila di dipimpin oleh jenderal mereka masing-masing.
Presiden federasi galaksi Heren pun juga menerima pendapat ini dengan baik. Mengingat banyaknya tentara yang akan dikirim pasti sangat sulit untuk dikendalikan.
"Jika semua menerima pendapat ini kita akan menyimpan nya terlebih dahulu. Bagaimana dengan pendapat yang lain?" ucap pemimpin wanita yang sebelumnya.
Setelah setengah jam berdiskusi dan tidak menemukan pendapat lain. Pendapat pertama pun dilaksanakan dengan baik-baik. Jenderal yang akan dikirim akan dipilih oleh pemimpin militer di planet masing-masing.
__ADS_1
Pertemuan berlangsung hingga sore hari. Setelah selesai para pemimpin tidak langsung pulang tetapi langsung memobilisasi para anggotanya untuk melaksanakan tugas sesegera mungkin.
Mengingat ancaman yang telah ditimbulkan oleh ras zerg ini diberbagai tempat. Sangat merugi apabila dibiarkan.
...
Lin Fan saat ini tengah bersantai dirumah. Budidaya nya telah sepenuhnya digantikan dengan fragmen.
Jadi di waktu luang dia hanya menikmati hidup dengan santai.
Saat ini hanya sendirian dirumah. Lin Mei telah pergi membuat janji dengan sahabat nya Zhao Yun.
Lin Fan yang sebelumnya ingin ikut langsung ditolak mentah-mentah oleh Lin Mei. Karena itu ia hanya bisa pasrah sendirian dirumah.
Merasa bosan Lin Fan memiliki ide untuk keluar rumah mengingat ia belum pernah melihat dunia ini kecuali sekolah dan rumah.
Membuka ponsel dan menekan serangkaian nomor.
"Halo Bing Bing. Apakah kau sibuk?" tanya Lin Fan
Suara manis Bing Rui pun terdengar didalam telpon: "Hey apakah kau salah minum obat Fan Fan. Tumben sekali untuk menelepon"
"Hehehe ya aku ingin keluar mengajak mu jalan-jalan. Apakah kau ingin ikut?"
"Oi apa yang kau pikirkan gadis bodoh. Umur kita belum mencukupi untuk berkencan ahaha" jawab Lin Fan tertawa seperti orang bodoh.
Mendengar jawaban Lin Fan pun, Bing Rui sedikit sedih.
" Hmm baiklah..akan akan bersiap"
"Oke tunggu dirumah mu aku akan datang sebentar lagi. bye"
Setelah mematikan telfon, Lin Fan langsung bersiap menuju rumah Bing Rui yang sebenarnya tepat disebelah rumah nya.
Bing Rui didalam kamarnya cukup bersemangat memilih pakaian apa yang akan digunakan. Mengingat ini pertama kali nya ia keluar dengan seorang yang ia suka.
2 jam kemudian, Bing Rui keluar dari rumahnya dan melihat Lin Fan yang tengah tiduran di depan pintu.
"Oh nyonya manis, apa kau sudah berdandan?" ucap Lin Fan geram.
"Hehehe...Sudah. Ayo kita pergi. Kemana tujuan kita?" tanya Bing Rui tanpa perasaan bersalah.
__ADS_1
"Huh dasar wanita. Karena kau terlambat aku jadi lupa memikirkan kemana akan kita tuju. Menurut mu tempat mana yang bagus?"
"Oh bagaimana jika pergi ke taman kota atau ke mall memainkan sesuatu?"
"Ya jika begitu ayo kita pergi"
....
Setelah beberapa jam, hari pun mulai gelap.
"Bagaimana kalau kita melihat bulan di danau Fan Fan?" ajak Bing Rui.
"Hmm boleh...aku sangat bosan dirumah" jawab Lin Fan.
Bulan yang cerah dipadu dengan danau yang tenang memberikan semacam perasaan menyejukkan bagi yang menikmati.
Melihat suasana yang cukup membosankan, Bing Rui membuka percakapan:
"Fan Fan kampus mana yang akan kau masuki setelah lulus"
"Yah mungkin aku akan mencoba daftar ke galaksi Bima sakti. Aku ingin melihat bagaimana planet pertama ras kita, bumi". jawab Lin Fan dengan santai.
Kemudian ia melanjutkan:
"Bagaimana dengan mu?"
"Aku... aku akan ikut dengan mu. Apakah bisa?" tanya Bing Rui dengan ragu sambil melihat kearah Lin Fan.
"Ahaha.. tentu saja. Jika tidak aku pasti akan dihabisi oleh ibu. Tapi apa kau yakin, galaksi Bima sakti cukup jauh" tanya Lin Fan lagi.
"Hehehe kemana Fan Fan pergi. Bing Rui akan ikut. Aku tak ingin jauh dari Fan Fan" jawab Bing Rui dengan wajah yang memerah.
Mendengar jawaban ini, Lin Fan menjadi malu. Mengingat sikapnya yang terus acuh tak acuh kepada Bing Rui.
Ia sebenarnya tahu, tapi tujuan Lin Fan kali ini harus menjadi kuat secepatnya agar bisa menjelajah galaksi luar perbatasan.
Tetapi melihat harapan gadis yang selalu bersamanya ini, ia tak tahan untuk berkata.
"Yah kalau begitu aku akan terus bersama Bing Bing".
Malam yang indah, diisi dengan suasana yang bahagia.
__ADS_1
Setelah bicara selama beberapa jam mereka pun kembali ke rumah dengan bahagia. Tak ada yang terjadi, melainkan hanya menghasilkan sebuah janji diantara 2 orang.
----next----