Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Buka Portal


__ADS_3

Situasi perang makin memanas. Bing Luo selaku presiden federasi galaksi juga ikut andil dalam peperangan kali ini.


Bom ruang tidak hanya ada didalam planet. Diluar angkasa pun juga diledakkan oleh bom ruang ini. Cacing-cacing yang keluar juga lebih kuat dari didalam.


Untuk mencegah hal diluar rencana, Bing Luo telah menghubungi pejuang tingkat galaksi yang berada didekat galaksi Heren untuk membantu.


Salah satu dari mereka yaitu wakil pemimpin keluarga Lin, Lin Dong paman dari Lin Zheng. Lin Dong sedang melakukan perjalanan antar galaksi untuk mencari sumber daya keluarga dan tepat singgah diperbatasan galaksi Heren dan galaksi tetangga.


"Jika bukan karena cucu ku disini aku tidak akan membantu orang tua itu" ucap Lin Dong.


"Hehe tak apa wakil pemimpin, mereka juga menawarkan berbagai macam sumber daya spritual jadi tidak ada salahnya untuk membantu" jawab wanita di samping Lin Dong. Lin Dong juga menyetujui perkataan istrinya ini yang bernama Gu Yuena.


Gu Yuena merupakan salah satu putri dari keluarga Gu. Sebuah keluarga misterius dari galaksi yang sangat jauh. Ia berjumpa dengan Lin Dong karena perjodohan antar keluarga. Tetapi walaupun begitu mereka juga saling mencintai walaupun terasa asing sebelumnya.


"Ya kalau begitu ayo kita singgah dulu. Aku juga sudah lama tidak melihat Lin Fan dan Lin Mei" ajak Lin Dong.


...


Bing Luo yang tengah sibuk mengatur berbagai pasukan dengan petinggi militer tak tahu bahwa satu orang telah menyelinap keluar dari ruangan.


Seorang wanita yang selalu berada dekat dengan Bing Luo yaitu sekretaris nya. Wanita ini bernama Sasha. Salah satu dari petinggi ras iblis yang juga menyamar dilingkungan ras manusia.


"Bagaimana dengan portal? apakah sudah bisa dibuka?" tanya Sasha ke salah seorang pria gelap dibelakang nya.


"Sudah yang mulia. Portal telah ditempatkan sesuai dengan rencana" jawab pria gelap itu.


Sasha senyum menyeringai mendengar hal ini. Hampir sepuluh melayani Bing Luo bagaikan neraka baginya. Ia juga menyadari ada keanehan dari Bing Luo tapi ia tak tahu apa itu. Jadi ia hanya fokus menjalankan tugasnya yang diberikan oleh lord Lucifer.


"Kalau begitu, buka portal sekarang. Yang mulia Lucifer sudah lama menunggu momen ini" perintah Sasha.


Tak lama kemudian ratusan portal ruang terbuka lebar di ruang angkasa. Dapat dilihat di sebalik portal sudah tersusun rapi ribuan pasukan dari ras iblis.


Kemudian Lucifer memimpin pasukannya untuk masuk ke dalam portal. Lalu keluar dari portal dan menginjak ruang angkasa dari ras manusia.


"Hahaha...sudah lama sekali aku menunggu hal ini" tawa besar Lucifer menggema di ribuan pasukannya.


"Selamat datang Yang mulia" teriak Sasha dan para bawahannya.

__ADS_1


"Yah kerja bagus Sasha. Aku akan melayani mu nanti. Jadi bagaimana situasi dari ras manusia saat ini?" tanya Lucifer.


"Sejauh ini mereka masih berurusan dengan cacing ruang angkasa. Jadi kita bisa mulai melakukan inflasi dan kerjasama dengan cacing besar itu" jelas Sasha.


"Bagaimana pasukan perbatasan?" tanya Lucifer lagi ke Sasha.


"Hanya sepertiga dari pasukan sebelumnya. Dan itu hanya pasukan biasa"


"Nah kalau begitu, perintah armada yang menunggu diluar untuk melancarkan serangan langsung ke perbatasan"


"Baik Yang mulia"


Tak jauh dari portal itu, ada sosok hitam yang berbaur dengan ruang melihat situasi mereka. Ia juga mendengar pembicaraan dari ras iblis ini.


Kemudian sosok ini berbicara,


"Target sudah muncul. Meminta izin penyerangan"


"Diizinkan"


"Boom"


"Ahh apa yang terjadi?" teriak Lucifer sambil memandang semua sisi untuk melihat musuh yang menyerangnya.


"Apakah kalian berkhianat?" tanya Lucifer ke pasukan nya. Ia juga melihat Sasha, Laksamana Cheng dan pasukan mereka masing-masing.


"Tidak Yang mulia, mungkin mereka sudah mengetahui hal ini sebelum nya" jawab Laksamana Cheng.


"Hahaha" suara tawa terdengar disekitar mereka. Kemudian ruang terdistorsi dan terlihat sekelompok orang keluar dari sana.


Bing Luo serta para jenderalnya, Lin Zheng dan keluarganya kemudian Lin Dong dan pasukannya.


Dan sosok gelap yang menyatu dengan ruang kemudian muncul disekitar mereka. Ia perlahan membuka topeng dan terlihat wajah cantik yang sangat mirip dengan Ling Wei.


"Saudari" sapa Ling Wei.


"Ya kita sudah lama tidak berjumpa. Bagaimana dengan keponakan ku?" tanya Ling Xue yang melihat saudara kembarnya.

__ADS_1


Ling Xue merupakan saudari kembar Ling Wei. Tidak banyak orang yang tahu karena ia merupakan pemimpin pasukan khusus Tetha.


Ia juga memiliki kemampuan ruang seperti Ling Wei tetapi ia juga memiliki tubuh dewa kegelapan. Sehingga ia sering dijuluki sebagai Dewi Kematian karena musuhnya yang tak pernah hidup setelah bertemu dengannya.


Contohnya didepan ini, hampir seribu ras iblis yang menjadi korban akibat serangan santainya.


"Yah reuni kalian dilakukan nanti saja. Masih ada musuh didepan" ucap Ling Guo ke kedua putrinya.


"Hehehe" tawa mereka.


"Oh Laksamana Cheng, Sekretaris kalian disini rupanya. Aku sudah susah mencari kalain. Apakah kalian sudah bersenang-senang?" ejek Bing Luo melihat mantan bawahannya.


Laksamana Cheng dan lainnya hanya diam dan menatap cemas kearah raja mereka Lucifer. Rencana yang matang telah gagal hanya butuh beberapa menit.


Lucifer bertanya dengan suara rendah samar,


"Bagaimana kalian bisa tahu?"


"Hahaha... baiklah kawan lama aku akan menjelaskannya dengan singkat"


"Pertama, planet zerg dikirim oleh mu dengan ruang yang dibuka oleh salah satu bawahan mantan sekretaris ku. Kedua kedatangan planet zerg ini hanya menjadi pengecoh dan mengulur waktu agar mantan Laksamana kami memasang bom ruang. apakah benar?"


"Hahah tak usah dijawab melihat wajah suram mu aku sudah tahu jawabannya. Yang ketiga, bom yang sebelumnya sudah diamankan ternyata belum. Itu hanya berita palsu yang kalian buat. Tetapi bom ruang yang ditangani oleh Ling Wei itu tidak terjadi apa-apa hingga sekarang"


"Yang terakhir dan mungkin harapan terakhir kalain yaitu prajurit perbatasan. Hahaha aku tak pernah menarik pasukan khusus disana. Malahan aku telah menambah 2 kali lipat pasukan dari sebelumnya"


"Dan kenapa aku bisa tahu, ayolah jangan pandang aku sebelah mata. Penampilan anak buah mu sangat mencolok jadi nikmati lah hasilnya"


"Serang!!!!"


Portal yang telah ditutup dan dihancurkan oleh elemen ruang Ling Xue tidak bisa lagi digunakan. Sehingga Lucifer dan pasukan hanya bisa bertahan dan menanggapi serangan ini.


"Domain es" ucap Bing Luo.


Seluruh area ratusan mil dikunci oleh es. Lucifer yang menjadi lawan pun terkunci akibat penguasaan domain ini.


Lucifer juga tak mau kalah, Ia juga menggunakan teknik beladiri nya.

__ADS_1


"Domain api" es yang hampir membekukan seluruh tubuhnya dengan cepat mencair.


Api hitam melayang ditubuh iblis Lucifer. tubuh nya juga bertambah tinggi dan besar.


__ADS_2