Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Pemilihan Kandidat Kelas


__ADS_3

Zaman sekarang, mobil maupun motor telah digantikan dengan kendaraan terbang sehingga lalu lintas telah digantikan melalui langit.


Pesawat luar angkasa salah satu kendaraan yang paling dominan saat ini. Karena hanya orang yang memiliki izin tertentu bisa menggunakan nya di dalam planet.


Lin Fan dan yang lainnya telah naik dalam kapal luar angkasa. Perjalanan dilakukan secara otomatis karena mereka belum cukup umur untuk mengendarainya.


Setelah beberapa saat mereka sampai ke tujuan. Sekolah sangat meriah hari ini. Banyak orang tua maupun anggota militer yang datang ke sekolah.


Penyebabnya yaitu pemilihan untuk mengikuti pertandingan sekolah antar galaksi. Galaksi Heren selalu mengadakan pertandingan setiap 2 tahun sekali untuk memilih bibit prajurit unggul sehingga mereka yang lulus bisa menjadi anggota militer secara langsung tanpa memasuki universitas.


Lin Fan dan adiknya berpisah saat sampai sekolah. Pemilihan dilakukan dari tingkat kelas hingga sekolah. Jadi setiap kelas juga harus memilih kandidat yang akan mewakili mereka.


"Seperti yang kita tahu, sekolah akan mengadakan seleksi besok hari ini. Jadi kita akan memilih kandidat yang akan mewakili kelas kita"


Guru Ivan memberikan beberapa penjelasan mengenai pertandingan nanti.


"Setelah latihan yang kita lakukan kemarin, saya telah memilih beberapa kandidat yang cocok untuk ikut dalam seleksi. Yang pertama Ryan, si gendut yang melawan Leo hari itu. Yang kedua adalah Bing Rui. Dan untuk kuota yang ketiga kita akan melakukan pertandingan dikelas kali ini"


Guru Ivan langsung membuka arena virtual. Kali ini arena berada di hutan pegunungan yang sangat luas.


"Baiklah siapa yang ingin mengisi kuota ketiga silahkan memasuki arena"


Hampir separuh kelas memasuki arena kecuali Ryan dan Bing Rui yaitu berjumlah 20 orang. Dan Lin Fan salah satu dari mereka. Sebenarnya dia tidak ingin mengikuti kegiatan yang cukup merepotkan ini. Tetapi karena ayahnya memaksa bahkan mengancamnya mengeluarkan dia dari kartu keluarga Lin Fan harus mengikuti kegiatan yang membosankan ini dengan sangat sangat enggan.


Dan ibunya juga memberikan persyaratan yang sangat mengerikan. Jika Lin Fan tidak mendapatkan peringkat 10 besar dia harus menikahi Bing Rui setelah ujian masuk universitas.


"Huh sungguh merepotkan. Apakah aku ini anak pungut" desah Lin Fan. Sebenarnya ia cukup bahagia menikahi gadis cantik. Tapi dia tak ingin terlalu cepat sebelum dia menguasai beberapa galaksi (hehe).


"Tugas kalian kali ini ialah menemukan beberapa bendera yang telah disebarkan didalam hutan. Diperbolehkan merebut dan dilarang membentuk tim. Juga kalian akan dimunculkan pada titik yang berbeda. Waktu yang diberikan hanya satu jam, gunakan semaksimal mungkin. Baiklah silahkan mulai"


Setelah beberapa siswa mulai menghilang dan muncul ditempat yang berbeda. Mereka langsung bergerak tanpa membuang waktu.


Lin Fan yang kurang beruntung di teleportasi kan didalam hutan yang gelap. Melihat sekeliling yang kurang cahaya Lin Fan hanya bisa melompat ke puncak pohon untuk melihat arah.


Di arah selatan, ia melihat danau yang cukup besar dan ada satu bendera di sana. Lin Fan segera bergegas. Tapi sebelum sampai, ia melihat teman sekelasnya lebih dulu mengambil bendera tersebut.


"Ahaha sorry brother Lin Fan. Jika kamu mau bendera ini ayo bertarung" ucap siswa itu sambil menyeringai.

__ADS_1


"Karena kamu sangat ingin bertarung ayo lakukan"


Jawab Lin Fan yang kemudian mengangkat tangan nya. Sebuah tombak yang terbuat dari tanah langsung terbang menusuk ke arah siswa tersebut.


Melihat ini, siswa tersebut langsung menggunakan kekuatan nya yang merupakan kecepatan tinggi untuk mengelak dari tombak Lin Fan.


Tetapi saat ingin bergerak, ia merasakan kaki nya di tahan dengan tanah yang keras. Terlambat untuk menghindar, ia hanya bisa pasrah untuk menerima tombak Lin Fan.


Tombak mengenai tepat di kepalanya. Karena ini hanya arena virtual ia kembali ke kelas dengan aman. Hanya saja ia kesal karena terlalu meremehkan Lin Fan.


Dengan kekuatan prajurit tingkat 4 seharusnya cukup untuk melawan Lin Fan yang hanya tingkat 3.


Lin Fan yang mengalahkan temannya ini tidak cukup bersemangat. Hanya sekali trik saja bisa dikalahkan. Walaupun ia tahu bahwa dia sedang diremehkan, tapi menurut nya tingkat 4 masih belum lawan cocok untuknya.


Bing Rui yang tingkat 6 saja juga kalah melawan nya, apalagi Bing Rui juga bergabung dengan Lin Mei tingkat 4.


Setelah Lin Fan mengambil bendera ia pergi ke arah yang menurutnya sangat beruntung.


Setelah beberapa menit berjalan, ia melihat teman sekelasnya yang sedang bertarung. Karena cukup membosankan, Lin Fan memilih mengganggu pertarungan mereka.


Pertarungan mereka pun berhenti melihat tanah yang mulai melonjak naik membentuk lingkaran seperti arena.


"Apa yang terjadi?" ucap salah satu dari mereka.


"Seperti nya ada yang menggunakan elemen tanah untuk membentuk arena ini" jawab lawannya.


"Hey bukan kah dikelas kita tidak ada yang menggunakan elemen tanah?"


"Eh bukankah disini tidak ada monster?"


Saat keduanya bingung, arena pun sudah terbentuk. Lin Fan yang telah bersembunyi menunjukkan dirinya.


"Ahaha hai sobat jangan linglung. Karena kita saling membutuhkan bendera bagaimana kalau kita bertarung saja di arena ini?"


"Ya cukup menarik" jawab mereka.


"Berapa bendera yang kalian miliki?" tanya Lin Fan.

__ADS_1


"Aku memiliki 3 bendera"


"Aku juga punya 3 bendera"


Jawab mereka. Lin Fan pun mengeluarkan 3 bendera dari penyimpanan nya. Sebelum datang kesini Lin Fan telah menemukan banyak bendera jadi dia hanya ingin bersenang-senang dengan mereka.


"Baiklah mari kita bertaruh, kita akan bertarung bertiga. Siapa yang bertahan di atas arena dia yang memiliki semua bendera. Bagaimana??"


Mereka juga sangat senang mendengar ini,dengan semangat mereka setuju dengan Lin Fan.


"Oke cukup membosankan bertarung tanpa kesenangan"


"Ya aku setuju tapi mari kita tambahkan syarat nya. Tidak diperbolehkan menggunakan spritual biar lebih menarik"


"Ahaha..baiklah cukup membosankan bertarung dengan cara lama"


"Sepakat" ucap mereka bertiga.


Sebelum mereka mulai, beberapa orang yang sebelumnya telah mendengar cukup tertarik.


"Hei bawa aku juga. aku memiliki 3 bendera disini"


"Yaya kami juga ikut bersenang-senang" ucap mereka yang baru datang.


"Hahaha.. lebih banyak yang ikut lebih menyenangkan. Kumpulkan bendera dimeja tanah di sana. Dan segera naik ke arena"


Dengan menambahkan 10 orang, total bendera yang terkumpul berjumlah 39. Cukup untuk menjadi no 1 untuk kuota ketiga.


Didalam arena telah berkumpul 13 orang yang saling memandang satu sama lain.


"Ingat bertarung kali ini tanpa kekuatan spiritual dan hanya kalah dengan mengeluarkan lawan dari arena"


Lin Fan mengambil daun dari tanah kemudian menerbangkan nya. "Saat daun jatuh kita mulai bertarung"


Semua orang mulai bersiap sambil menatap daun yang hampir menyentuh tanah.


----next----

__ADS_1


__ADS_2