Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Persiapan


__ADS_3

Lin Fan memilih untuk menyerah kali ini diruang dimensi. Ia dengan tegas membunuh dirinya sendiri.


Setelah satu tarikan nafas, Lin Fan telah kembali ke kamarnya. Kemudian ia menghela nafas dan berkata,


"Huh aku tidak menyangka akan ada waktunya aku bunuh diri"


Lin Fan diam sebentar untuk menenangkan diri. setelah cukup tenang, Lin Fan memasuki ruang jiwanya.


Kali ini ruang jiwa Lin Fan bertambah ramai. Dengan ribuan fragmen tingkat rendah ( tingkat 7 kebawah) dan ratusan fragmen tingkat tinggi (tingkat 8 dan 9).


"Yah sebaiknya aku menyusun fragmen ini terlebih dahulu" gumam Lin Fan, "Dan untuk fragmen elemen lebih baik dikumpulkan berdasarkan tipe elemen nya"


Butuh beberapa menit untuk mengumpulkan semua ini. Ruang jiwa Lin Fan sama dengan ruang dimensi yang tidak terikat ruang dan waktu.


Jadi setiap Lin Fan masuk waktu akan berhenti hingga ia keluar. Namun hanya jiwa Lin Fan yang bisa masuk. Tubuh nya tetap diluar.


"Yah seperti ini kan lebih baik" ucap Lin Fan sambil memandang ruang jiwa nya telah kembali rapi.


Melihat kearah beberapa fragmen, Lin Fan menjadi ingat tentang fragmen gelap dari raja kelinci.


Lin Fan mengambil fragmen tersebut. Dengan penasaran ia langsung menyerap nya.


"Coba kita lihat kekuatan apa yang dimiliki fragmen ini"


Aura gelap perlahan muncul ditubuh Lin Fan. Energinya cukup mengerikan, kamar disekitar Lin Fan juga merasakan aura gelap ini.


Tapi itu hanya sebentar, Lin Fan perlahan membukanya. Lin Fan sedikit bingung dengan fragmen satu ini. Hanya butuh 1 menit untuk menyerap nya.


Kemudian Lin Fan merasakan dalam dantiannya, inti elemen gelap yang belum terbentuk muncul.


"Oh jadi fragmen gelap ini tidak utuh. kemungkinan raja kelinci tersebut belum membangkitkan elemen gelap sepenuhnya" gumam Lin Fan.


Lin Fan mendesah ringan, dan berkata,


"Jika tahu begitu lebih baik aku menunggu elemen gelap ini sepenuhnya terintegrasi dengan nya"

__ADS_1


Membuang pikiran tentang elemen gelap, Lin Fan kembali fokus untuk meningkatkan kekuatannya. Menyerap fragmen tingkat komandan masih sedikit menyakitkan bagi Lin Fan.


Tapi apalah daya, ia ingin secepatnya menaklukkan ruang dimensi ini. Jadi hanya dengan kerja keras dan pantang menyerah bisa mencapai tujuannya.


Sampai fajar tiba, baru Lin Fan selesai menyerap semua fragmen yang ia dapatkan dari raja kelinci.


Kekuatan Lin Fan saat ini telah menembus tingkat 9 puncak. Walaupun telah sampai puncak, namun masih membutuhkan beberapa fragmen tingkat komandan untuk menembus penghalang.


Apalagi kristal yang diciptakan dari tubuh Lin Fan sedikit berbeda dari orang biasa. Dengan banyak kekuatan dalam dirinya memberikan efek tertentu dalam terobosan Lin Fan. Dan Lin Fan pun menganggap nya dengan biasa.


Kekuatan booster Lin Fan pun juga telah menerobos hingga 25 kali lipat. Mungkin karena fragmen tingkat komandan jadi peningkatan nya cukup cepat.


...


Lin Fan dan lainnya saat ini tengah berkumpul di depan markas militer. Dan pembimbing mereka Alice, telah berdiri diatas podium dengan gagah.


"Perhatian semuanya, pertandingan kali ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kalian akan dibuang ke sebuah pulau dan tujuan kalian ada bertahan dan membunuh monster. siapa yang bertahan sampai akhir dan membunuh monster paling banyak dia lah pemenangnya" jelas Alice dengan tegas.


Kemudian ia melanjutkan,


"Dilarang membentuk tim walaupun itu satu sekolah. Dilarang membunuh dan dilarang melakukan hal negatif di pulau tersebut. Setiap peserta akan diberikan gelang yang akan menilai perburuan kalian nantinya"


Banyak siswa menjadi ragu saat mendengar penjelasan Alice. Mereka duga pertandingan nya sama seperti disekolah.


Seperti 1 vs 1 atau pertandingan virtual. Dan sekolah pun tidak menjelaskan sebelumnya. Jika mereka tahu mungkin mereka lebih baik tidak ikut.


Jadi hampir separuh dari siswa mundur dari pertandingan. Melihat ini banyak pihak sekolah yang kecewa. Bukan hanya pihak sekolah, para petinggi militer yang melihat pun cukup kecewa.


Tetapi mereka cukup sadar, karena saat ini ras manusia dalam masa damai sehingga banyak dari mereka yang tidak tahu perjuangan itu seperti apa.


Bahkan kemungkinan para remaja ini tidak tahu sejarah kelam ras manusia. Tetapi walaupun begitu mereka hanya menerima keputusan ini.


Keputusan ikut atau tidak tergantung pada individu masing-masing. Karena ini menyangkut nyawa, kepentingan mana pun dilarang ikut campur dalam mengambil keputusan.


Yang paling menarik adalah siswa dari planet Neon. Tak ada satupun dari mereka yang keluar. Dan mereka juga meremehkan pertandingan ini.

__ADS_1


Seperti penjelasan sebelumnya, sekolah dari planet Neon mengandung pembelajaran yang sedikit berbeda. Mereka lebih menonjolkan praktek dari pada materi.


Apalagi kondisi planet mereka juga mendukung kegiatan tersebut. Dan pemimpin dunia mereka juga seorang mantan jenderal federasi dulunya.


Jadi pendidikan di sana lebih keras dan jarang terkontaminasi dengan teknologi. Sehingga siswa nya sudah memiliki arti prajurit sejati di hati dan pikiran mereka.


Banyak sekolah yang sebenarnya juga ingin melakukan hal yang sama, tapi mereka tidak ingin mengambil resiko tinggi. Karena pembelajaran seperti ini sangat berbahaya bagi para siswa.


Setelah beberapa saat, dapat dilihat siswa yang ikut telah berkurang setengah dari sebelumnya.


Alice pun berkata dengan remeh,


"Yah hanya ini yang berani?"


"ckckck.. yang bertahan, saya tanyakan sekali lagi apa kalian yakin untuk ikut?" tanya Alice.


"Siap kami berani" teriak para siswa dengan keras.


"Hehehe.. beginilah prajurit itu sebenarnya" ujar Alice, " jika begitu kalian bersiap sekarang. Diberikan waktu 10 menit jika telat tanggung resiko. Dan naik kapal ruang angkasa yang telah disediakan"


Kemudian Alice memandang siswa yang sebelumnya menyerah,


"Dan untuk yang tidak ikut, kalian harus menghadapi hukuman. Setiap dari kalian harus mengikuti latihan militer hingga teman kalian yang ikut selesai dalam pertandingan nya"


"Huh mengapa aku harus mengikuti kegiatan sekolah sebelumnya "


"Yah lebih baik bermain video game sekarang"


"Hmm sekolah pun tidak membahas ini sebelum nya. Jika aku tahu aku tidak akan ikut"


Banyak para siswa yang mengeluh tetapi mereka tetap melakukan hukuman nya. Tapi ada juga sebagian yang membangkang.


Mereka adalah anak dari para petinggi di planet nya masing-masing. Tapi Alice tidak peduli, siapa pun yang tidak mendengarkan nya, dihancurkan oleh Alice dengan keras.


Lin Fan dan teman sekolah nya, tidak ada yang menyerah. Karena mereka cukup yakin dengan pertandingan kali ini. Apalagi sebelum pergi pasti mereka telah diberikan sesuatu oleh orang tua mereka.

__ADS_1


Seperti Bing Rui, Natasha, Lin Mei yang merupakan anak dari para petinggi. Apalagi Akira dan Ryu Jin keturunan utama dari klan mereka, pasti telah dilindungi.


Tetapi melihat siswa yang mundur Lin Fan menjadi kurang bersemangat. Karena yang mundur lebih banyak perempuan, jadi Lin Fan sangat enggan melihatnya.


__ADS_2