Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Vs Elf


__ADS_3

Kali ini Lin Fan menghadapi ras elf wanita dengan panah yang telah siap di tangan nya.


Melihat lawan memiliki senjata, Lin Fan juga menggunakan elemen tanah untuk membentuk perisai yang kokoh.


Secara serempak mereka mulai menyerang. Panah elf bercahaya biru seperti es. Serpihan es yang muncul di udara membentuk anak panah yang sangat dingin.


Lin Fan yang melihat ini menjadi sangat serius. Elf yang memiliki elemen selain kayu merupakan jenius sejati dari klan nya. Apalagi elemen es yang cukup langkah.


"Whosss"


Anak panah dilepaskan oleh gadis elf tersebut. Menghasilkan ledakan sonik yang memenuhi udara.


Lin Fan mengangkat perisainya untuk memblokir anak panah es itu.


"Boom"


Dengan benturan yang sangat keras, Lin Fan sampai mundur beberapa langkah. Perisai yang dipegang oleh Lin Fan pun mulai membeku. Merasakan dingin yang mulai menjalar ditangannya, Lin Fan dengan cepat mundur dan melepaskan perisainya.


"Sangat kuat"


Lin Fan sedikit gugup melihat serangan kuat ini. Jika ia terlambat melepaskan tangannya, mungkin ia menjadi buntung sekarang. Walaupun ini cuma virtual, cukup memalukan melihat tangannya yang tampan hilang.


"Baiklah giliran ku untuk menyerang" ucap Lin Fan.


Menggunakan peningkatan kekuatan 3 kali lipat. Kekuatan Lin Fan setara dengan prajurit tingkat 4 menengah.


Walaupun belum cukup, tapi ia sudah yakin dengan kekuatan nya. kemudian Lin Fan menghilang dari posisi awalnya.


1 detik kemudian Lin Fan muncul di depan gadis elf tersebut dengan kepalan tangan yang telah dilapisi kekuatan elemen tanah dan kekuatan spiritual.


"Boom Whosss"


Dengan panah nya, gadis elf dengan mudah memblokir serangan Lin Fan. Lin Fan tidak berhenti sampai disitu, tanpa henti melancarkan serangan yang sama pada ras elf ini.


Ras elf juga tidak bisa diam. Menggunakan elemen es ia memanipulasi udara menjadi serpihan es disekitar tubuhnya.


Setiap serangan Lin Fan datang, es akan menghalangi atau menyerang balik. Lin Fan yang kewalahan mengubah gaya serangan.

__ADS_1


Badai pasir langsung terbentuk disekitar gadis elf tersebut. Lin Fan tahu bahwa itu tidak akan memberikan efek apapun terhadap nya tetapi cukup untuk mengurangi pandangan disekitar nya.


Menggunakan sepertiga kekuatan spiritualnya, Lin Fan membentuk ribuan tombak tanah yang melayang di udara.


Gadis elf yang sibuk mengurus badai pasir yang merepotkan tidak tahu bahwa ribuan tombak menunggu perintah untuk membunuh nya.


Lin Fan menggunakan sepertiga lagi kekuatan yang tersisa saat ini ke badai pasir, sehingga badai pasir bertambah besar dan mencapai tinggi 15 meter.


Ribuan tombak yang melayang pun melaju menusuk ke dalam badai pasir. Badai pasir tidak mempengaruhi arahnya karena sudah di atur oleh Lin Fan.


Gadis elf juga tidak bodoh. Ia memanipulasi kekuatan es nya untuk membuat formasi es. Sekelilingnya telah menjadi dinding es yang cukup tebal.


Tepat setelah formasi es terbentuk, ribuan tombak telah memasuki badai pasir dan menyerang ke arah formasi.


Setelah beberapa saat, formasi es mulai goyah. Dan tombak masih menyerang seolah tak terbatas. Gadis es membuat ide untuk menembakkan anak panah melawan tombak tapi karena masih ada badai ia mengurungkan niatnya.


Melihat formasi es yang hampir hancur, Lin Fan menambah kekuatan spiritual nya tombak tanah.


"Krak krak...boom"


Terpelanting kesana kemari, ditambah tombak yang selalu melukai nya, gadis menggunakan seluruh kekuatannya.


Seolah dunia membeku, tombak dan badai pasir menjadi patung es yang indah. Elf tersebut perlahan keluar dari es dengan lemah.


Kekuatan spiritual Lin Fan pun juga semakin lemah karena mengendalikan tombak tanah dan badai pasir.


Karena masih belum ditentukan siapa pemenangnya, mereka berdua pun terpaksa melawan menggunakan seni beladiri.


Seni beladiri Elf cukup menarik. Tubuh mereka sangat elastis seolah tidak dipengaruhi oleh gravitasi.


Tetapi sayangnya kekuatan fisik Elf cukup lemah. Setelah beberapa menit bertarung dan saling melukai, Lin Fan keluar sebagai pemenangnya.


"Selamat kepada siswa Lin Fan memenangkan prajurit tingkat 5"


Seketika para penonton heboh mendengar ini. Lin Fan yang hanya tingkat 3 bisa melawan yang 2 tingkat lebih tinggi dari nya. Dan itu pun dia menang. Bisa dibilang Lin Fan merupakan jenius sejati melebihi senior yang telah lulus di SMA mereka.


Ayah Lin Fan pun heboh melihat anaknya yang sangat jenius. " Ahaha anakku memang jenius seperti ayahnya"

__ADS_1


Penonton disekitar yang mendengar tawa Lin Zheng hanya bisa ikut tertawa dan memberikan selamat. Lin Zheng pun tidak sopan dan menerima selamat itu dengan bangga.


Pertarungan yang lain pun tak kalah seru. Seperti Bing Rui yang melawan gadis elf dengan kekuatan elemen api.


Bing Rui yang memiliki kekuatan elemen es yang berlawanan dengan lawannya elemen api bertempur dengan sengit.


Kekuatan Elf sangat besar di bidang elemental. Energi mana yang mereka gunakan mengandung kekuatan elemen lebih besar daripada energi spiritual.


Apalagi api yang ia miliki merupakan jenis api yang cukup tinggi yaitu api biru.


Bing Rui yang belum pernah melawan kekuatan elemen api cukup canggung saat ini. Pedang es yang ia gunakan selalu mencair saat menyerang lawannya.


Gadis elf pun begitu, tombak yang ia bentuk dari kekuatan api pun cepat padam saat menyerang Bing Rui.


Jadi mereka tidak bisa bersaing menggunakan kekuatan elemen. Fisik Bing Rui sedikit lebih tinggi daripada gadis elf apalagi kekuatan nya sudah tingkat 6.


Menggunakan kekuatan tinju yang dingin dan seni beladiri yang diajarkan Lin Fan kepadanya, Bing Rui menang dengan cukup mudah.


Adik Lin Fan, Lin Mei juga ikut mewakili kelasnya. Ia 2 tahun lebih muda dari Lin Fan tetapi kekuatan nya saat ini telah melampaui Lin Fan yaitu prajurit tingkat 3 puncak.


Dengan kekuatan ruang yang sangat sangat langkah, memenangkan pertandingan ini sangat mudah bagi Lin Mei.


Memanipulasi ruang disekitar lawan sehingga tidak ada kekuatan elemen pun yang bisa di manipulasi oleh lawannya.


Apalagi teleportasi nya yang tak terbatas, Lin Mei tidak repot melawan ras elf ini. Menghilang kemudian muncul kemudian serang dan kemudian menghilang lagi begitu seterusnya.


Lin Zheng yang melihat pertempuran anak gadis nya hanya menggelengkan kepalanya dan mendesah pelan.


Banyak yang sangat iri dengan pemilik kekuatan ruang. Seberapa kecil pun kekuatan mereka apabila mereka menggunakan kekuatan ruang peluang menang sangat besar.


Ras manusia saat ini cuma memiliki 2 orang yang memiliki kekuatan ruang Lin Mei dan satu lagi disembunyikan. Hanya orang penting yang tahu siapa pemilik kekuatan ruang pertama ras manusia.


Kekuatan ruang Lin Mei pun hanya ras manusia galaksi Heren yang mengetahui nya.


Setelah semua orang menyelesaikan pertandingan nya, tingkat ke 6 pun akan segera dimulai.


----next----

__ADS_1


__ADS_2